Ambal WarsaBeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 8 September 2021
Gugur Gunung merupakan peringatan hari ulang tahun program studi Sastra Jawa yang menjadi salah satu program tahunan yang rutin dilaksanakan. Acaranya biasa dilaksanakan rutin pada bulan Oktober. Bukan hanya sebagai acara peringatan, namun Gugur Gunung ini juga menjadi jembatan untuk membantu merekatkan tali silaturahmi antar civitas akademika program studi Sastra Jawa. Melalui sederet rangkaian acara yang disiapkan, semua civitas akademika dapat ikut bergabung dan memeriahkan acara tahunan tersebut.
Berbagai acara dirangkai sedemikian rupa sehingga membuat peringatan ulang tahun program studi Sastra Jawa menjadi semakin meriah. Adapun rangkaian acara yang menjadi pelengkap peringatan ulang tahun program studi Sastra Jawa tersebut antara lain, lomba membuat poster bertema kebudayaan, lomba membuat infografis kebudayaan, webinar, dan pada puncak acara diakhiri dengan pentas seni dari mahasiswa program studi Sastra Jawa.
Acara Gugur Gunung menjadi salah satu acara tahunan terbesar yang dilaksanakan oleh program studi Sastra Jawa. Selain memperingati hari ulang tahun program studi Sastra Jawa, Gugur Gunung juga menjadi simbol untuk menghaturkan rasa syukur kepada Tuhan karena program studi Sastra Jawa tetap berjaya hingga saat ini.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Kamis, 2 September 2021
Minggu (22/08/2021), Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (KAMASTAWA) melakukan sebuah aksi peduli sesama di daerah Kulon Progo, Yogyakarta. Kegiatan peduli sesama tersebut bernama Sastra Jawa Berbagi. Sastra Jawa Berbagi adalah sebuah program kerja KAMASTAWA dari divisi Sosial Masyarakat.
Melalui Sastra Jawa Berbagi, seluruh civitas akademika program studi Sastra Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, berkesempatan untuk berkontribusi dengan memberikan bantuan berupa dana dan pakaian layak pakai. Penggalangan dana serta baju layak pakai tersebut dilakukan oleh panitia yang dimulai pada tanggal 23 Juli sampai 10 Agustus 2021 dengan hasil uang tunai sebesar Rp 1.050.000,00 dan 10 kantong besar pakaian layak pakai.
Banyak yang mengira bahwa seluruh masyarakat di daerah Yogyakarta mungkin sudah terjamin kesejahteraannya. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan serta kepedulian kita seperti warga Desa Kalirejo, Sangon II, Kec. Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. Tidak hanya satu atau dua orang, tetapi hampir sebagian besar masyarakatnya memiliki keterbelakangan, baik itu secara mental, psikis, maupun ekonomi.
Kala itu, teman-teman KAMASTAWA berkesempatan untuk mengunjungi secara langsung masyarakat yang berkebutuhan khusus sebanyak kurang lebih tiga puluh keluarga. Kegiatan tersebut juga melibatkan Lembaga Kesejahteraan Sosial "Baitunnajah" Desa Kalirejo Kec. Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun harus melalui akses jalan yang kurang memadai, namun hal itu tidak menyurutkan niat teman-teman Kamastawa untuk melakukan kegiatan tersebut. Kepedulian serta ketulusan yang diberikan melalui paket kebutuhan bahan-bahan pokok, menciptakan senyum bagi mereka yang menerimanya. Tentu saja hal itu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman Kamastawa yang dapat berkontribusi secara langsung pada kegiatan tersebut.
Penulis & editor : Anggra Dini
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |