Arsip:
Pada Hari Senin, 4 Maret 2024, pukul 09.30 WITA, Dr. Arsanti Wulandari, S.S., M.Hum, seorang dosen dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, menjadi pemateri dalam kuliah umum dengan tajuk 'Filologi dalam Studi Pernaskahan Jawa'. Kegiatan ini diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan diinisiasi oleh Program Studi Sastra Jawa Kuna, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana (FIB UNUD).
Dalam kuliah umum tersebut, Dr. Arsanti Wulandari memaparkan pengantar tentang filologi, mengulas konsep filologi, obyek kajian, tugas-tugas para filolog, hingga produk akhir yang dihasilkan. Pemaparan tersebut dilengkapi dengan contoh-contoh naskah Jawa dan identifikasinya, sehingga audiens dapat memahami seputar filologi dengan lebih mudah. Sesi diskusi yang menyusul memberikan ruang bagi para peserta untuk mengajukan berbagai pertanyaan, menunjukkan tingginya antusiasme mereka terhadap topik yang dibahas.
Kuliah umum mengenai filologi ini diadakan sebagai respons terhadap semakin berkurangnya minat mahasiswa dalam bidang studi filologi. Meskipun demikian, saat ini pemerintah sedang serius mendorong penggalian pengetahuan dan nilai-nilai yang terkandung dalam naskah kuno. Harapannya, melalui kegiatan semacam ini, minat, dan pemahaman terhadap filologi dapat tumbuh kembali di kalangan mahasiswa.
Pentingnya memahami dan menjaga keberlanjutan pengetahuan serta nilai-nilai kebudayaan yang terdapat dalam naskah kuno menjadi fokus kuliah umum ini. Dengan memberikan bekal pengetahuan, semangat, dan menjalin kerja sama yang baik, diharapkan pengetahuan dan nilai-nilai kebudayaan pada naskah kuno dapat tetap lestari dan dapat kemudian dikembangkan sesuai dengan kebutuhan zaman. Hal ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan (poin 4) dan memperkuat kerja sama untuk mencapai tujuan bersama (poin 17).
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Minggu, 10 Maret 2024
Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (munas) Temu Budaya Nusantara XXIX di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Bangli, pada tanggal 8 November 2023, Universitas Gadjah Mada (UGM) terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Temu Budaya Nusantara (TBN) ke-XXX yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
Imbasadi merupakan organisasi khusus mahasiswa jurusan atau program studi bahasa dan sastra daerah yang diselenggarakan oleh universitas-universitas di Indonesia. Terdapat 36 universitas yang tergabung dalam organisasi ini. Dalam pelaksanaanya, Imbasadi terbagi atas beberapa wilayah Divisi Regional antara lain Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.
Setiap tahun, Imbasadi memiliki dua kegiatan yang diselenggarakan secara rutin, yaitu Sarasehan Nusantara (SN) dan Temu Budaya Nusantara (TBN). Berkaitan dengan TBN, kegiatan ini diadakan sekitar bulan November atau Desember. Tujuan utama dari penyeleggaraan TBN adalah Musyawarah Nasional, demisioner dan reorganisasi pengurus Imbasadi. Adapun kegiatan pendukung yang diselanggarakan adalah Pergelaran Budaya Nusantara dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional. Kegiatan-kegiatan lainnya bergantung panitia pelaksana kegiatan TBN.
Dalam rangka penyelenggaraan TBN XXX, panitia pelaksana kegiatan Temu Budaya Nusantara dari Universitas Gadjah Mada membuka kesempatan bagi mahadaya untuk berpartisipasi dalam berbagai divisi, seperti acara, hubungan masyarakat (humas), media kreatif, perlengkapan, konsumsi, dana usaha (danus), Keamanan, Sponsor, dan Liaison Officer. Dengan mengikuti kepanitian Temu Budaya Nusantara, mahadaya berkesempatan mendapatkan sertifikat nasional, relasi baru yang luas, serta pengalaman dalam menyelenggarakan acara atau event.
Berikut adalah lini masa open recruitment:
Mahasiswa yang berminat dapat mendaftar melalui tautan pendaftaran dan mengakses guidebook untuk informasi lebih lanjut. Untuk pertanyaan, mahadaya dapat menghubungi Mayla (08998001072 via Whatsapp) atau Gulang (Rickrowens01 via Line) selaku contact person.
Imbasadi sebagai organisasi memiliki tujuan untuk mempelajari, melestarikan, mengembangkan, dan memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan daerah di Indonesia. Melalui kerja sama yang baik panitia tuan rumah dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kegiatan Temu Budaya Nusantara ke-XXX Imbasadi dapat terselenggara dengan baik. Kegiatan ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pada poin 4 (peningkatan kualitas pendidikan) dan poin 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 6 Maret 2024
Pada hari Sabtu, 2 Maret 2024, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) telah menyelenggarakan ‘gebyar acara dies’, sebuah perayaan yang meriah dalam rangka memperingati dies natalis FIB ke-78. Acara tersebut telah dihiasi dengan berbagai penampilan yang berasal dari masing-masing program studi (prodi), di antaranya adalah Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa.
Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa menampilkan karawitan yang dipersembahkan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Gamelan Sastra Nusantara, yang juga dikenal sebagai Gamasutra. Gamasutra, yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai tahun angkatan, telah menampilkan tiga buah gending, yakni ‘Ladrang pangkur pelog barang’, ‘Lancaran kuwi apa kuwi’, dan ‘Lancaran gugur gunung’ sebagai sajian terakhir.
Penampilan karawitan ini adalah ekspresi dari identitas Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa yang konsisten dalam melestarikan dan menghidupkan kebudayaan Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Lebih jauh, penampilan gamelan dari Gamasutra telah berkontribusi dalam memeriahkan acara dies natalis FIB UGM ke-78.
Dalam konteks yang lebih luas, penampilan ini juga menjadi simbol dari upaya FIB UGM dalam melestarikan ragam budaya Nusantara, sekaligus menggugah kesadaran akan pentingnya mempertahankan dan mengapresiasi warisan budaya yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Pengembangan minat belajar menulis fiksi Jawa di kalangan mahasiswa menjadi salah satu upaya baik yang dilakukan Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Upaya tersebut tercermin melalui penyelenggaraan mata kuliah secara terstruktur. Akan tetapi, program studi melakukan upaya lain guna menemukenali bakat terpendam, meningkatkan kompetensi dasar mahasiswa, dan memastikan keberlanjutan minat tersebut. Salah satunya adalah mendekatkan mahasiswa kepada penulis/pengarang yang mumpuni di bidang tersebut melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan menulis.
Tawaran terbuka tersebut disampaikan kepada mahasiswa melalui kelompok komunikasi kelas. Komunitas kelas tersebut telah terbentuk dalam rangka kegiatan pelatihan menulis cerita anak oleh Budi Sardjono (Gubug Nyawang Giri), pengarang mumpuni dengan nama samaran Agnes Yani Sardjono. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 24 Februari 2024, dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di Gubug Nyawang Giri-Sleman, bekerjasama dengan PASBUJA (Paguyuban Sastra dan Budaya Jawa) Kawi Merapi Sleman melalui Sekolah Sastra Sleman (S3)-nya. Komunitas ini merupakan komunitas binaan program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Wiwien W. Rahayu, dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa sejak tahun 2022 hingga saat ini secara berkelanjutan.
Tawaran tersebut tidak mendapat beragam respon, kecuali oleh enam mahasiswa yang tertarik meraih kesempatan tersebut. Mahasiswa tersebut adalah Dian Nitami, Maysa Putri, Siti Nurhayati, Pingky Putri, Ilman Nafia, dan Nisrina Dyah.
“Saya ingin belajar menjadi penulis, mengembangkan ide, dan tertarik menulis cerita anak,” demikian alasan Nisrina menerima tawaran tersebut. Lain halnya alasan keikutsertaan Maysa, “…memanfaatkannya untuk membangkitkan niat, semangat, dan motivasi untuk menulis,” terangnya. Hal yang sama juga disampaikan Ilma Nafia dan Dian Nitami. Energi positif yang diberikan pengarang melalui cerita pengalamannya menjadi salah satu daya tarik partisipasi para mahasiswa. Bisa jadi dengan cara ini dapat memicu gairah kepenulisan fiksi di kalangan mahasiswa Prodi Sastra Jawa. Sehingga di kemudian hari, respon terhadap peluang yang ada menjadi lebih optimal.
Tidak hanya sekedar hobi, pilihan menjadi penulis merupakan salah satu tawaran kepada para mahasiswa. Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa berkomitmen menyediakan program-program strategis guna mendukung perkembangan keterampilan menulis fiksi. Pemenuhan hal tersebut dilakukan dengan serius dan berkelanjutan melalui pembangunan kemitraan dengan berbagai pihak. Melalui implementasi tri dharma perguruan tinggi, tujuan tersebut diharapkan dapat tercapai.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 4 Maret 2024
Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar serah terima jabatan (Sertijab) Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa) periode 2024/2025. Acara pengukuhan pengurus baru tersebut berlangsung pada Kamis, 29 Februari 2024, pukul 16.00-17.00 WIB di Ruang Multimedia, Gedung Margono, lantai empat. Kehadiran acara ini dihadiri Dr. Daru Winarti, M. Hum, selaku Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Imam Prakoso, S.S., M.A., sebagai pembina HMJ Kamastawa, perwakilan pengurus HMJ Kamastawa periode 2023/2024, dan pengurus baru HMJ Kamastawa periode 2024/2025.
Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan pembukaan oleh Bagus Ulin Nuha, mahasiswa angkatan tahun 2023, sebagai pewara. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Dr. Daru Winarti, M.Hum., dan Imam Prakoso, S.S., M.A.
Imam Prakoso, S.S., M.A., kemudian membacakan berita acara, dan dilanjutkan dengan pembacaan sumpah yang diikuti oleh segenap pengurus HMJ Kamastawa periode 2024/2025. Pelantikan dan penyematan tanda jabatan secara simbolis kepada Ketua HMJ Kamastawa 2024/2025 dilakukan oleh Dr. Daru Winarti, M.Hum. Adjit Royan Mustafa Ganda Sukma, Ketua HMJ Kamastawa periode 2023/2024, melepaskan tanda jabatan dan disematkan kepada Gilang Cahyo Nusantara, Ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025.
Sebagai momen perpisahan dan penyambutan, Adjit Royan Mustafa Ganda Sukma menyampaikan kata perpisahan mewakili pengurus HMJ Kamastawa 2023/2024. Sementara itu, Gilang Cahyo Nusantara memberikan kata sambutan mewakili pengurus HMJ Kamastawa 2024/2025. Sesi selanjutnya adalah penyerahan kenang-kenangan dari Dr. Daru Winarti, M.Hum., kepada perwakilan setiap divisi pengurus HMJ Kamastawa periode 2022/2023. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Imam Prakoso, S.S., M.A. sebelum kemudian ditutup oleh MC.
Sertijab HMJ Kamastawa periode 2024/2025 menjadi momentum penting bagi pengurus baru untuk terus melanjutkan dan meningkatkan kualitas organisasi. Harapannya, kepengurusan baru dapat melaksanakan program-program unggulan kedepannya, terutama Gugur Gunung ke-13 dan Temu Budaya Nusantara XXX Imbasadi 2024. Dengan demikian, diharapkan HMJ Kamastawa mampu untuk terus berperan aktif, memberikan kontribusi positif, serta menjaga reputasi baik Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Selamat dan sukses untuk kepengurusan HMJ Kamastawa periode 2024/2025!
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 1 Maret 2024
Pada Minggu (25/02/2024), Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa) periode 2024/2025 menggelar first gathering (pertemuan pertama) dengan tujuan saling mengenal dan berinteraksi antara anggota pengurus serta mengetahui program-program yang telah direncanakan. Acara ini bertempat ruang 302-303, Gedung Margono, lantai tiga, pada pukul 14.00-16.00 WIB.
First Gathering menjadi momen penting bagi anggota pengurus yang baru. Suasana kehangatan terpancar sepanjang acara, memungkinkan masing-masing anggota saling mengenal, baik sesama divisi ataupun dari divisi yang berbeda. Selain itu, acara ini memberikan kesempatan bagi setiap divisi untuk mempresentasikan perencanaan program yang akan dijalankan selama kepengurusan.
Acara ini dipandu oleh dua pewara, yakni Septi Indah Lestari, mahasiswa angkatan 2022 dan Bagus Ulin Nuha, mahasiswa angkatan 2023. Rangkaian kegiatan first gathering antara lain perkenalan masing-masing divisi beserta anggota divisi, pemaparan berbagai program oleh setiap divisi, games atau permainan interaktif, dan diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen tersebut.
Melalui First Gathering, diharapkan dapat terjalin hubungan yang erat dan interaksi yang intens antara anggota pengurus HMJ Kamastawa 2024/2025. Lebih lanjut, dengan mengetahui program-program dari masing-masing divisi, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang tujuan dan strategi pelaksanaannya. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan mahasiswa pengurus HMJ Kamastawa periode 2024/2025 dapat bekerja sama secara efektif dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program-program yang telah dicanangkan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, khususnya pada poin 4 (peningkatan kualitas pendidikan) dan poin 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan bersama).
Pada Jumat (02/02/2024), Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa menerima kunjungan dari siswa dan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium, Gedung Soegondo, lantai 7, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Partisipan dari kunjungan kali ini sejumlah130 siswa dan 10 guru.
Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Dr. Daru Winarti, M.A., memberikan sambutan pada awal acara. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Raditya Bagus G.P., selaku perwakilan guru dari SMPN 1 Munjungan. Dalam sambutannya, Raditya Bagus G.P., mengungkapkan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memotivasi siswa SMPN 1 Munjungan agar tetap giat belajar dan bersungguh-sungguh dalam mengejar impian.
(Dr. Daru Winarti, M.Hum., memberikan sambutan)
(Raditya Bagus G. P. memberikan sambutan)
Pada acara inti, Nila Okta Pawestri, pendidik sekaligus alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa angkatan 2019, menjadi pewara dalam kegiatan tersebut. Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., selaku dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, sebagai pembicara utama. Dosen dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa tersebut memperkenalkan fakultas-fakultas yang ada di Universitas Gadjah Mada. Salah satunya adalah Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa.
Salah satu hal yang menarik dari pemaparan beliau, yaitu ketika Rudy Wiratama S.I.P., M.A., membahas mengenai kesalahpahaman persepsi masyarakat terkait program studi tersebut. “Lantas bagaimanakah kemudian prospek bagi mahasiswa Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa? Apakah kedepannya akan diarahkan untuk menjadi dukun? Tentu saja tidak demikian. Di sini, kami mengkaji kebahasaan, kesusastraan, dan kebudayaan Jawa dalam koridor ilmiah. Akan ada banyak hal yang dapat dikaji dari Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa sebab menyangkut berbagai hal, mulai dari cara pandang hingga tata cara hidup masyarakat Jawa” terang beliau.
(Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., mengenalkan Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ilmu Budaya, dan Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa)
Setelah audiensi berakhir, pewara membuka sesi tanya-jawab yang berlangsung antara pembicara dan siswa SMPN 1 Munjungan. Beragamnya pertanyaan yang diajukan menunjukkan antusiasme dan rasa ingin tahu para siswa tentang topik tersebut. Beberapa pertanyaan yang diajukan, antara lain syarat menjadi mahasiswa UGM, motivasi belajar, hingga fenomena yang terjadi dalam masyarakat Jawa. Rangkaian acara selanjutnya yaitu penyerahan kenang-kenangan dari SMPN 1 Munjungan kepada narasumber dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen pembelajaran bagi siswa SMPN 1 Munjungan tetapi juga sejalan dengan misi penyelenggaraan pendidikan bermutu untuk masyarakat, yaitu pada poin keempat dari Sustainable Development Goals (SDGs).
Bima Muslih Wicaksono, mahasiswa angkatan 2022, berhasil terpilih sebagai Ketua Panitia Temu Budaya Nusantara (TBN) ke-XXX Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia (Imbasadi). Pemilihan ini dilakukan dalam rapat persiapan TBN yang digelar secara daring pada Sabtu (27/01/2024).
Rapat persiapan TBN tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa anggota Imbasadi, namun juga melibatkan perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa), serta beberapa alumni program studi yang juga merupakan alumni dari Imbasadi. Diskusi selama rapat tidak hanya mencakup pemilihan ketua panitia, tetapi juga membahas rencana pelaksanaan TBN XXX ke depannya.
Temu Budaya Nusantara adalah agenda tahunan Imbasadi yang biasanya diselenggarakan pada bulan November atau Desember. Acara tersebut mencakup berbagai kegiatan, seperti Musyawarah Nasional, demisionel, dan re-organisasi pengurus Imbasadi. Selain itu, terdapat pula kegiatan pendukung, termasuk Pergelaran Budaya Nasional dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).
Hasi kesepatakan Musyawarah Nasional (Munas) Temu Budaya Nusantara ke-XXIX Imbasadi di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, kampus Bangli (08/11/2023), ditetapkan bahwa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM akan menjadi tuan rumah untuk TBN ke-XXX pada tahun 2024. Penetapan UGM sebagai tuan rumah TBN ke-XXX menunjukkan keterlibatan aktif UGM dalam mengkaji, memperkenalkan, dan melestarikan kebudayaan daerah Indonesia kepada khalayak luas. Langkah ini sejalan dengan misi keempat Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu meningkatkan mutu pendidikan bagi masyarakat Indonesia.
Dengan terpilihnya Bima Muslih Wicaksono sebagai Ketua Panitia, diharapkan kegiatan TBN ke-XXX Imbasadi dapat terselenggara dengan sukses serta memberikan kontribusi positif dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia. Dukungan dan doa dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk turut menyukseskan acara prestisius ini yang akan digelar dalam beberapa waktu mendatang.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 19 Januari 2024
Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah berhasil melaksanakan program mengajar siswa dan siswi di SMP Negeri 1 Seyegan. Program mengajar ini merupakan kerjasama dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Seyegan, sebagai upaya bersama untuk melestarikan budaya Jawa, khususnya dalam penggunaan aksara Jawa. Periode pelaksanaan program ini berlangsung mulai tanggal 12 hingga 21 Desember 2023, diakhiri dengan penyelenggaraan lomba pada tanggal 22 Desember 2023.
Sebanyak sembilan (9) mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa turut serta dalam program ini. Mereka adalah Sindi Virninda, Nanda Nursa Alya, Rafael Raga B.P., Faradila Putri M., Ahmad Nur Astha, Enjang Prasetyo W., Fazi Arifian Pradara, Novita Nurhasanah, dan Inayah Milati. Pengajaran dilakukan dengan menerapkan metode kreatif, dengan harapan para siswa dapat memahami aksara Jawa secara menyeluruh.
Nanda Nursa Alya, salah satu peserta pengajar, menyatakan kegembiraannya dalam wawancara, "Sangat menyenangkan, karena kami dapat berinteraksi dengan siswa." Nanda menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa, akan tetapi juga berkembangnya kemampuan mahasiswa, "Program ini melatih kami sebagai mahasiswa agar dapat menjadi pengajar sekaligus teman bagi para siswa. Selain itu, program ini juga menuntut kreativitas mahasiswa dalam menciptakan metode dan media pembelajaran yang baik dan menyenangkan bagi siswa."
Dengan diadakannya program mengajar ini, Nanda berharap agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan setiap tahunnya. "Semoga saja program ini akan selalu ada setiap tahun" ucapnya. Program mengajar ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya poin keempat, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 22 Desember 2023
Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperoleh prestasi membanggakan. Kali ini, kelompok Wignyasta UGM berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Reportase Sastra Jawa yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Perlombaan tersebut berlangsung dari tanggal 7 November 2023 hingga masa pengumuman pada 3 Desember 2023 secara daring.
Reportase sastra Jawa yang digarap oleh Wignyasta UGM berjudul "Sapa sing Temen, Bakal Tinemu." Dalam reportase ini, tim Wignyasta UGM mewawancarai Nini Klenyem, seorang penulis karya sastra Jawa dari dulu hingga kini. Nini Klenyem mengisahkan lika-likunya dalam menerbitkan karya. Meskipun beliau tidak melanjutkan pendidikan formal seperti kebanyakan, tekad yang kuat dalam berkarya membawa karya-karya beliau semakin beragam dan diterbitkan hingga saat ini.
Kelompok Wignyasta UGM beranggota empat mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa angkatan 2023, yaitu Alma Syahwalani, Bernadetta Rahayuning Tyas, Rachel Aulia, dan Dian Nitami.
Secara etimologis, Wignyasta berasal dari kata 'wignyan,' yang berarti "3 sandhangan panyigeg," dan "asta" yang berasal dari Bahasa Jawa yang berarti "tangan." Kata 'wignyan' dimaknai bernilai 3, sedangkan 'asta' dimaknai bernilai 2 sehingga menghasilkan angka 32. Dengan mengikuti sistem sengkalan, angka-angka tersebut diposisikan terbalik sehingga menjadi angka 23. "Kami menjadikannya sebagai nama tim kami agar mengangkat angkatan 2023," ungkap Alma dalam wawancara pada Kamis (21/12/2023).
Proses penciptaan reportase nyatanya tidak lepas dari tantangan. Alma menerangkan, "Dalam pembuatan teks reportase, kami menghadapi kendala yakni harus mengetahui dan menggunakan tingkat tutur bahasa Jawa secara tepat, terutama ketika mewawancarai Nini Klenyem. Kami juga menghadapi kendala lainnya seperti terbatasnya penyimpanan pada perangkat kami, sedangkan kami harus melakukan revisi terkait karya tersebut."
"Tetapi, Alhamdulillah, kami berhasil melalui semua itu sehingga hasil karya reportase siap dilombakan. Pembuatan reportase sastra Jawa ini juga tidak lepas dari bimbingan Ibu Wiwien (Dra. Wiwien Widyawati Rahayu, M.A), dosen pengampu mata kuliah 'Pengantar Sastra Jawa' kami. Beliau juga membantu dalam pemilihan narasumber, karena kami tidak memiliki banyak informasi terkait penulis karya sastra Jawa," lanjut Alma.
Dengan prestasi yang diraih oleh Wignyasta UGM, ke depannya diharapkan mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM dapat terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait kebudayaan, kebahasaan, dan kesastraan Jawa. diharapkan agar mahasiswa terus bersemangat dalam berkarya, serta dapat menggunakan waktunya untuk menggapai prestasi. Prestasi ini juga selaras dengan poin empat dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu menyediakan dan mengembangkan kualitas pendidikan.
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||