• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Deskripsi Mata Kuliah
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Kerjasama
    • Beasiswa
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
  • Kemahasiswaan
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
    • Gugur Gunung
  • Alumni
    • Profil Alumni
    • Form Registrasi Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • 2025
  • Juli
Arsip 2025:

Juli

Memenangkan Lomba Literasi Aksara Jawa dalam Hadeging Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 22 Juli 2025

Pada Sabtu, 17 Mei 2025, seorang mahasiswa prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa angkatan 2023, Maysa Putri Fatihah, memenangkan juara harapan 1 lomba Literasi Aksara Jawa. Lomba ini diselenggarakan oleh Pura Pakualaman dalam rangka Hadeging Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta kaping 219 tahun Jawa atau 213 Masehi. Tahun ini, acara Hadeging Kadipaten Pakualaman mengusung tema ‘Manggala Gati Wiwaraning Rat’.

Lomba Literasi Aksara Jawa ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu Umum dan Pelajar. Untuk kategori umum, lombanya adalah mengalihaksarakan teks latin ke aksara Jawa serta menggambar rerenggan/ilustrasi sesuai interpretasi peserta atas isi teks. Soal berbentuk tembang macapat dari teks naskah Sestra Ageng Adidarma koleksi Perpustakaan Widyapustaka Pakualaman. Teks ini berisi 6 bait tembang durma yang seluruh pemaknaannya harus digambarkan pada renggan, tetapi teks yang dialihaksarakan hanya bait pertama. Teks tersebut sudah diberikan ketika pengumuman pendaftaran, sehingga peserta dapat mempersiapkan ide ilustrasi sejak jauh hari.

Di hari pelaksanaan, peserta diberi waktu pengerjaan selama 5 jam. Selama proses pengerjaan, peserta dilarang membuka hp, contekan aksara, atau menjiplak gambar. Panitia hanya menyediakan kertas gambar berstiker Pakualaman sehingga meminimalisir kecurangan.

Karya Maysa sendiri bermakna mendalam. Ia menyebutkan dalam deskripsi rerenggan-nya, bahwa warna merah melambangkan keberanian, sedangkan biru melambangkan perdamaian dan budi pekerti luhur. Pada ornamen di bawah renggan, digambarkan sebuah lingkaran yang memiliki makna rat atau semesta. Selain itu ada ornamen meriam, anak panah, dan tombak sebagai senjata perang. Senjata perang tersebut menyimbolkan sumber kekuatan atau penyangga untuk meraih kemenangan.

Selain Maysa, terdapat 2 orang mahasiswa angkatan 2023 lain yang mengikuti lomba ini yaitu Rafi Nur Fauzy dan Rafif Wicaksono. Keduanya masuk dalam 10 besar nominator dengan karya terbaik. Dengan mengikuti lomba ini, diharapkan mahasiswa bisa lebih mencintai dan menghargai karya sastra peninggalan nenek moyang bangsa.

“Rasanya tentu bahagia bisa berkesempatan untuk mengikuti lomba literasi aksara jawa hingga bisa mendapatkan juara. Senang bisa berjumpa orang-orang hebat di sana (khususnya ahli filologi). Alhamdulillah, bisa membawa pulang trofi dari Pakualaman dan membuat bangga orang tua. Semoga teman-teman yang lain terpacu semangatnya agar di kesempatan berikutnya bisa berpartisipasi dan bersaing bersama,” ujar Maysa.

Praktik Membuat Pelindung Naskah dan Mencipta Naskah

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Sabtu, 19 Juli 2025

Hingga menjelang masa Ujian Akhir Semester, tak habis-habis keseruan mata kuliah Kodikologi. Setelah membawa mahasiswaprodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa mengunjungi tiga perpustakaan di Yogyakarta, kali ini mahasiswa diajak untuk praktik membuat pelindung naskah dan mencipta naskah.

Sesuai dengan namanya, pelindung naskah merupakan kotak yang dirancang khusus untuk melindungi naskah kuno dari kerusakan fisik dan degradasi akibat paparan lingkungan. Kotak ini biasanya terbuat dari bahan yang tidak asam dan netral, seperti karton sirio black, untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada naskah kuno. Kotak pelindung naskah ini biasanya dibuat untuk buku-buku langka, manuskrip, ataupun pustaka yang usianya sudah tua dan rapuh.

Mahasiswa belajar membuat pelindung naskah ini dengan tujuan supaya mahasiswa memahami dasar ukuran pembuatan kotak pelindung dan bisa mengaplikasikannya suatu hari apabila diperlukan. Banyak tempat atau perpustakaan yang membutuhkan kemampuan ini.

Selain membuat pelindung naskah, di minggu selanjutnya, mahasiswa diajak untuk mencipta naskah. Naskah karya mahasiswa ini nantinya akan dimuat dalam buku yang diterbitkan dalam rangka purnatugas dosen senior, yaitu Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum. Mahasiswa bebas membuat dan mengkaryakan naskah buatannya. Bahan teks bisa diambil dari naskah yang sudah ada, maupun buatan sendiri. Namun dalam pengerjaannya, mahasiswa wajib menambahkan ilustrasi dalam bentuk rerenggan, gapura renggan, wedana renggan, maupun rubrikasi. 

Mahasiswa dibagi menjadi 16 kelompok, dengan masing-masing kelompok membuat satu karya. Dengan praktik-praktik ini, mahasiswa jadi bisa mengaplikasikan materi yang didapatkan selama satu semester ke dalam bentuk karya buatan tangannya sendiri. Tentunya hal ini akan sangat berkesan, apalagi nantinya akan diterbitkan.

Mengabdi kepada Masyarakat Padukuhan Wotawati

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 15 Juli 2025

Bersama dengan Pusat Studi Kebudayaan dan Pusat Studi Bencana UGM, mahasiswa prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa berkesempatan terjun langsung ke dalam lingkungan masyarakat dalam rangka pengabdian. Kegiatan ini melibatkan angkatan 2023 dan 2024, yaitu ada Abimanyu Mahendra, Yanuar Agung, Noviyanti Alfitri, Bayu Seta Ardiansyah, Maylafaizza Nafisha, Fega Achillea, Rafi Nur Fauzy, dan Rafif Wicaksono.

Kegiatan ini dipimpin oleh dosen filologi, Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum. yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Kebudayaan UGM saat ini. Selama dua hari (22-23 Juni 2025), tim ini berkegiatan di Padukuhan Wotawati, Kecamatan Pucung, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Desa Wotawati yang terletak di lembah unik bekas aliran Bengawan Solo Purba ini memiliki potensi sejarah dan budaya namun menghadapi permasalahan signifikan. Tantangan utamanya meliputi ketiadaan narasi komprehensif dan kredibel mengenai identitas desa yang rentan misinformasi, minimnya edukasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologis, serta pelestarian budaya lokal yang belum optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan Wotawati melalui pendekatan berbasis kearifan lokal dan edukasi partisipatif.

Maka dari itu, tim gabungan ini bermaksud menyusun sebuah karya sastra Babad Wotawati yang berisi sejarah, geografi, potensi budaya, dan edukasi kebencanaan secara holistik. Babad ini diharapkan bisa menjadi sumber rujukan resmi mengenai informasi dan jati diri desa Wotawati serta bisa menjadi peninggalan budaya yang berharga di kemudian hari. Babad ini tidak hanya menjadi media pelestarian identitas, tetapi juga sebagai alat edukasi kebencanaan yang mudah diakses masyarakat. Pelatihan tembang Macapat juga akan melengkapi upaya ini, mengangkat kembali tradisi lisan sebagai sarana penyampaian pesan kepada generasi muda. Dengan demikian, Wotawati dapat bangkit sebagai komunitas yang mandiri, berdaya, dan dikenal luas dengan narasi yang utuh serta akurat, sekaligus siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan demikian, dibutuhkan upaya riset yang mendalam dengan mengunjungi dan observasi secara langsung di lokasi penelitian. Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa mendapat tugas melatih karawitan, mengenalkan tembang dolanan, melatih macapatan, wawancara penduduk, ataupun mendokumentasikan kegiatan.

Dengan kegiatan ini, diharapkan mahasiswa bisa menerapkan ilmu dan keahlian yang telah didapatkan selama kuliah dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat secara langsung.

Mahasiswa Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Menyelami Laut Karimunjawa

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Kamis, 10 Juli 2025

Pada Mei lalu, seorang mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa 2023, Fega Achillea Maydena mengetuai kegiatan Latihan Perairan Terbuka (LPT) XXXV yang diselenggarakan oleh UKM Selam UGM. LPT merupakan salah satu agenda tahunan persyaratan dari kegiatan sertifikasi untuk para penyelam sekaligus akhir dari rangkaian pendidikan yang disusun dalam kurikulum pendidikan UKM Selam UGM. Kegiatan ini juga merupakan sarana pengenalan laut yang pertama kali untuk calon anggota UKM Selam UGM dan penerapan materi yang telah didapatkan selama latihan mingguan. Selain itu, kegiatan ini ditujukan pula untuk menciptakan rasa cinta akan bahari dan regenerasi anggota UKM Selam UGM. read more

Recent Post

  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM Perkuat Kolaborasi Lewat Partisipasi dalam Seminar Incolwis dan RAKORNAS IV ADISABDA 2025
    Agustus 21, 2025
  • Memenangkan Lomba Literasi Aksara Jawa dalam Hadeging Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta
    Juli 22, 2025
  • Praktik Membuat Pelindung Naskah dan Mencipta Naskah
    Juli 19, 2025
  • Mengabdi kepada Masyarakat Padukuhan Wotawati
    Juli 15, 2025
  • Mahasiswa Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Menyelami Laut Karimunjawa
    Juli 10, 2025

Kalender

Juli 2025
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
« Jun   Agu »
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Juli 2025
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
« Jun   Agu »

Rilis Berita

  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM Perkuat Kolaborasi Lewat Partisipasi dalam Seminar Incolwis dan RAKORNAS IV ADISABDA 2025
    Agustus 21, 2025
  • Memenangkan Lomba Literasi Aksara Jawa dalam Hadeging Kadipaten Pakualaman Ngayogyakarta
    Juli 22, 2025
  • Praktik Membuat Pelindung Naskah dan Mencipta Naskah
    Juli 19, 2025
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 081211911281
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY