Lain-lain
Jumat, 17 Juli 2020 Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada dan Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana bekerja sama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali menyelenggarakan kuliah umum dengan mengangkat tema kajian “Mantra Ruwat: Relasi Kompendium naskah-naskah di Kraton dan Skriptorium Merapi-Merbabu”. Kuliah umum pada kesempatan tersebut diselenggarakan secara daring menggunakan sarana Webinar dari Cisco Webex dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube BPNB Bali. Kegiatan yang berlangsung hampir 2,5 jam tersebut menghadirkan narasumber Rendra Agusta (Peneliti Naskah-naskah Surakarta) dan Dr. Abimardha Kurniawan (Peneliti Naskah-naskah Merapi-Merbabu) serta dipandu oleh Zakariya Pamuji Aminullah (Dosen Prodi Sastra Jawa). Kuliah umum dimulai pukul 13.00 WIB / 14.00 WITA hingga pukul 17.00 WIB / 18.00 WITA dengan diawali oleh sambutan dari Kaprodi Sastra Jawa UGM kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, tanggapan sekaligus sambutan dari BPNB Provinsi Bali, diskusi dan tanya jawab.

Pada 31 Desember 2019, Program Studi Sastra Jawa UGM meraih prestasi sebagai satu-satunya program studi jenjang sarjana di UGM yang berhasil melengkapi tracer study UGM 2019 sebanyak 100%. Perlu diketahui, Tracer Study UGM 2019 merupakan survei yang dilakukan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan proses penyelenggaraan dan sistem pendidikan di UGM. Hasil survei akan menjadi data yang berharga bagi UGM dan diperlukan untuk berbagai kebutuhan pengembangan dan kemajuan UGM.
Penghargaan tahunan ini diberikan oleh Direktorat Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM kepada lima fakultas dan delapan program studi yang mendapatkan persentase pengisian tracer study tertinggi, serta kepada para tenaga administrasi tiap-tiap fakultas yang berhasil menyukseskan program tersebut. Dalam kesempatan itu, Prodi Sastra Jawa berhasil meraih response rate sebanyak 100%, disusul oleh Prodi Pembangunan Wilayah sebanyak 88,57%, Prodi Geografi Lingkungan 85,45%, Prodi Pendidikan Dokter Gigi 84,57%, Prodi Akuakultur 83,33%, Prodi Ilmu Ekonomi 80,85%, Prodi Kehutanan 72,4% dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter Hewan 50%.

