• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • hal. 15
Arsip:

Berita

Macapatan Jumat Legen, Mengaji dan Mengkaji Serat Panitisastra

BeritaMahasiswaSDGS Jumat, 3 November 2023

Yogyakarta (03/11/2023) – Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Gadjah Mada (UGM), mengadakan kegiatan Macapatan Jumat Legen pada hari Kamis malam (02/11/2023) dengan bertempat di Pusat Kajian Jawa (PUSAKA JAWA), Jl. Bungur No. F9, kompleks Perum UGM, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan PUSAKA JAWA UGM kali ini mengangkat sebuah karya Sastra Jawa yang dibuat pada masa Sri Susuhan Pakubuwana VII dan digubah oleh Yasadipura II, yakni Serat Panitisastra. Serat berisi tentang piwulang mengenai pedoman mengenai etika yang bijaksana dan moral-moral baik yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Serat Panitisastra yang ditembangkan adalah hasil dari alih aksara yang dilakukan oleh Alexander Sudewa. Dalam karya sastra tersebut mengandung 10 pupuh yang di antaranya:

  • Dhandhanggula 10 bait,
  • Sinom 16 bait,
  • Gambuh 13 bait,
  • Pocung 19 bait,
  • Dhandanggula 14 bait,
  • Kinanthi 20 bait,
  • Asmaradana 18 bait,
  • Sinom 15 bait,
  • Jurudemung 9 bait
  • Dhandhanggula 19 bait.

Macapatan Jumat Legen ini menghadirkan R. Putra Sukaca (Angkatan 2020) sebagai MC atau Pewara, Rudy Wiratama, S.I.P., M.A. sebagai pemateri, dan para penampil dari Gamelan Mahasiswa Sastra Nusantara (GAMASUTRA). Para peserta terdiri atas Mahasiswa, dosen, hingga dari Balai Bahasa Yogyakarta dan Komunitas Pemasyarakatan Sastra Lama Jumat Legen. Para peserta amat antusias dalam mengikuti kegiatan Macapatan Jumat Legen, ditandai dengan keaktifan peserta dalam mendapat giliran membaca dan bertanya. Penampilan dari GAMASUTRA dalam menembangkan Serat Panitisastra memberikan kesan Kebudayaan Jawa yang Indah nan luhur ini.

Tujuan dari diadakannya Macapatan Jumat Legen adalah untuk melestarikan tradisi tembang Jawa, sekaligus mengenalkan tradisi tersebut kepada generasi muda saat ini. Selain itu juga, diharapkan pesan moral yang terkandung di dalam Serat Panitisastra dapat dipahami dan dipraktikan dalam berkehidupan. Dengan demikian, tujuan-tujuan tersebut selaras dengan salah satu misi dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’S), yakni memperbaiki dan mengembangkan kualitas pendidikan.  

Mempelajari Metode Penelitian Berbasis Korpus Bersama Karlina Denistia, Ph.D.

BeritaMahasiswa Senin, 30 Oktober 2023

Yogyakarta (30/10/2023) – Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Gadjah Mada (UGM), telah menyelenggarakan kuliah umum dengan topik “metode penelitian berbasis skorpus” pada Jumat (27/10/2023) dan bertempat di ruang 709, Gedung Soegondo lantai 07, FIB, UGM. Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, serta peserta-peserta lainnya yang tertarik dengan topik tersebut.

Kuliah umum pada kesempatan ini menghadirkan Karlina Denistia, Ph.D., dosen Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai pemateri, Imam Prakoso, S.S., M.A., dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM, sebagai moderator, dan Nanda Nursa Alya, mahasiswa angkatan 2021, sebagai pewara.

Dalam pemaparannya, Karlina Denistia, Ph.D., memperkenalkan korpus kepada peserta. Korpus adalah kumpulan kata yang terdapat dalam suatu teks, kemudian diolah secara elektronik dengan maksud mengetahui penggunan suatu bahasa dalam Masyarakat. Selain memperkenalkan korpus, beliau juga membimbing peserta untuk menggunakan korpus, serta memuatnya dalam metode penelitian.  Korpus yang dipelajari adalah korpus yang terdapat dalam cqpweb.lancs.ac.uk. Pembelajaran mengenai korpus dibalut dengan kuis sehingga lebih mengguggah rasa ingin tahu peserta kuliah umum tersebut. Antusiasme para peserta dapat diketahui dari berbagai pertanyaan yang diajukan kepada Karlina Denistia, Ph.D.

Pengenalan korpus oleh Karlina Denistia, M.Hum. (kanan).

Setelah pemaparan, sesi kuliah umum dilanjutkan dengan pemberian cendera mata oleh Dr. Daru Winarti, M.Hum., selaku ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, UGM kepada Karlina Denistia, Ph.D. Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi untuk menangkap kebersamaan dalam moment tersebut.

Pemberian cendera mata oleh Dr. Daru Winarti, M.Hum., kepada Karlina Denistia, Ph.D.

Dengan dilaksanakan kuliah umum tersebut, diharapkan bahwa para peserta, terutama mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, dapat mengoperasikan, serta memanfaatkan korpus Bahasa Jawa dalam penelitian mereka ke depannya.

Dr. George Quinn, Dosen Senior Australian International University Canberra, Mengisi Kuliah Umum Bertajuk “Cinta Kakak-Beradik dalam Sastra Jawa Modern: Sebuah Cangkriman untuk Peneliti Sastra”

BeritaMahasiswaSDGS Selasa, 17 Oktober 2023

Yogyakarta (17/10/2023) – Kuliah umum bertajuk “cinta kakak-beradik dalam sastra Jawa modern: sebuah cangkriman untuk peneliti sastra” telah diselenggarakan oleh Program Studi Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Gadjah Mada (UGM). Kuliah umum yang diselenggarakan pada Senin (16/10/2023) tersebut bertempat di ruang Auditorium, Gedung Soegondo lantai 7, FIB, UGM, dan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, dan peserta lainnya yang tertarik dengan topik tersebut.

Kuliah umum ini menghadirkan Dr. George Quinn, dosen senior Australian International University Canberra, sebagai narasumber, Rudy Wiratama, S.I.P, M.A., dosen Program Studi Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa UGM, sebagai moderator, dan Nurma Aisyah, mahasiswa Angkatan 2022, sebagai pewara.

Dalam kesempatan tersebut, Dr George Quinn memaparkan terkait sebuah situasi inses dalam novel Karya Sastra Jawa Modern dari tahun 1939 hingga 2021. Sebuah hal menarik yang dipaparkan oleh Dr. George Quinn bahwa adalah cinta kakak-beradik ini selayaknya cinta suami-istri.

“Ketika kedudukan tokoh dan pasangannya adalah kakak-beradik itu diketahui, maka mereka seolah-olah tidak apa-apa dan hubungannya sebagai kekasih harus dirumuskan kembali menjadi hubungan kakak-beradik. Dengan demikian, karena cinta seksual kakak-beradik  berbenturan dengan larangan inses, suami-istri yang mencontoh “kesempurnaan” cinta kakak-beradik yang mengandung ketegangan psikologis dan agamis, tidak akan mungkin terwujud”, terang Dr. George Quinn.

Dr. George Quinn (kanan) sedang menyampaikan pemaparannya.

Topik pembahasan yang terkesan tabu tersebut nyatanya membangkitkan rasa ingin tahu yang besar pada diri peserta. Hal tersebut dibuktikan dengan baragam pertanyaan yang diajukan kepada Dr. George Quinn pada sesi diskusi, sehingga kuliah umum ini sukses menjadi wadah untuk mendiskusikan topik yang diajukan tersebut.

Seusai sesi diskusi, Dr. Daru Winarti, M.Hum, selaku Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, menyerahkan buku sebagai cendera mata. Dr. George Quinn juga memberikan cendera mata berupa buku kepada Dr. Daru Winarti, M.Hum. Setelahnya, sesi dokumentasi dilaksanakan untuk menangkap momen kebersamaan tersebut.

Pemberian cendera mata oleh Dr. George Quinn (kiri) dan Dr. Daru Winarti, M.Hum (kanan).

Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., menyampaikan harapannya bahwa kuliah umum pada siang hari itu sebagai inspirasi bagi peserta yang hendak meneliti topik tersebut ke depannya. “Kami harapkan bahwa kuliah umum ini menjadi sebuah cangkriman bagi teman-teman semua, kiranya agar dapat menginspirasi dan menjembatani penelitian-penelitian terkait Sastra Jawa ke depannya”.

Selapanan Talk #2 PUSAKA JAWA Dimeriahkan dengan Penampilan Kesenian Banyumasan oleh PASEBAN dan Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa

BeritaMahasiswaSDGS Senin, 16 Oktober 2023

Yogyakarta (16/10/2023) – Acara Selapanan Talk #2 yang diselenggarakan pada Jumat (13/10/2023) oleh PUSAKA JAWA UGM berjalan dengan hangat dan meriah. Bukan saja karena topiknya yang menarik serta pematerinya yang luar biasa, namun juga dikarenakan suguhan kesenian yang menarik dan memesona. Kesenian yang berhasil memikat para peserta tidak lain adalah kesenian Banyumasan.

Penampilan kethoprak

Kesenian Banyumasan tersebut dibawakan oleh PASEBAN (Paguyuban Seni Banyumasan) yang mana mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya ikut andil didalamnya. Mereka adalah Yanuar Agung Nugroho (2023) sebagai pemain Calung, dan Taruna Dharma Jati (2019) sebagai penari dan penampil. Kesenian yang ditampilkan di antaranya adalah gending-gending Banyumasan, seperti ricik-ricik Banyumasan, dan eling-eling Banyumasan, kethoprak, dan tari lengger.

Penampilan Lenggeran

Acara Selapanan Talk merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 35 hari. Tema dalam Selapanan Talk #2 bertajuk "Dialog Rasa, Transformasi Masa"  yang dipaparkan oleh dua pemateri utama, Tania Kristi, S.S.., praktisi kuliner, Mahasiswa S2 FIB UGM, dan peneliti di Pusat Studi Kebudayaan UGM, serta Saiful Bachtiar, Head of Public Policy & Government Relations Central & West Java GOTO. Acara tersebut menghadirkan sebuah diskusi tentang bagaimana proses perjalanan sebuah makanan dapat diperoleh manusia, dari penemuan api, hadirnya berbagai macam proses pengolahan, hingga kemudahan yang dihadirkan lewat aplikasi online.

ABHISEKA KRAMASISYA 2023: MARSUDI, NGLAMPAHI, MURAKABI

BeritaMahasiswa Senin, 16 Oktober 2023

Abhiseka Kramasisya merupakan sebuah tradisi yang diadakan setiap tahun untuk mengukuhkan mahasiswa baru Program Studi Sastra Jawa. Pada hari Sabtu, 14 Oktober 2023, Abhiseka Kramasisya diikuti oleh 47 mahasiswa baru program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Tema yang diusung dalam kegiatan Abhiseka Kramasisya 2023 adalah “Marsudi, Nglampahi, Murakabi”. Tema tersebut terinspirasi dari sebuah pitutur Jawa yang mengandung makna positif di dalamnya.

“Marsudi” diartikan bersatu menuju suatu keserasian dan keselarasan. Dalam hal ini mahasiswa baru diharapkan bisa mengesampingkan semua perbedaan dan bertekad kuat untuk bersatu menjadi keluarga mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa yang selaras dalam tujuan yaitu, mencari dan mengumpulkan ilmu. “Nglampahi” memiliki arti menjalani ilmu untuk diri sendiri. Dengan bergabungnya mahasiswa menjadi bagian dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Universitas Gadjah Mada, diharapkan dapat memberikan kebaikan bagi diri sendiri. “Murakabi” diartikan ilmu yang dimiliki diri itu bermanfaat bagi orang lain sehingga merupakan bagian dari kegiatan menjaga dan melestarikan nilai-nilai keluhuran dari kebudayaan Jawa dan mampu meneruskan usaha untuk mempertahankan eksistensi kebudayaan Jawa.

Sebelum rangkaian kegiatan Abhiseka Kramasisya 2023 dilaksanakan, kegiatan technical meeting telah digelar oleh panitia untuk memperkenalkan kepada peserta, yakni mahasiswa angkatan 2023, mengenai Abhiseka Kramasisya. Selain itu, para peserta yang berjumlah 47 orang telah dibagi menjadi empat regu, yakni Saptaarga, Indrakila, Talkanda, dan Kendhalisada. Nama dari empat regu tersebut diambil dari nama petapaan milik para pandhita dalam tokoh pewayangan.

Rangkaian kegiatan Abhiseka Kramasisya 2023 diawali dengan registrasi, “Sesareng” atau outbound, “Sartaka” atau talkshow alumni, “Semedi” atau seminar prodi, pengukuhan, “Kala Nrtya” atau pentas seni, “Abhimata” atau penghargaan, dan penutupan. Rangkaian registrasi dilakukan dari pukul 06.30-07.20 WIB. Setelahnya dilanjutkan “Sesareng” atau outbound yang dilaksanakan di Greenland FIB UGM. Kegiatan “Sesareng” berlangsung penuh dengan keceriaan karena diisi oleh beberapa permainan seperti voli sarung, estafet air, dan sebagainya. Rangkaian Sesareng berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.

Kegiatan selanjutnya adalah pembukaan rangkaian kegiatan Abhiseka Kramasisya 2023 yang berlangsung di Pusat Kajian Jawa Universitas Gadjah Mada (PUSAKA JAWA UGM). Selepas itu, dilanjutkan dengan “Sartaka” atau talkshow dengan alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Acara tersebut dilaksanakan pada pukul 10.10 WIB-11.45 WIB. Terdapat dua alumni yang membagikan pengalaman, tips-tips perkuliahan, dan gambaran setelah lulus dari dunia perkuliahan yaitu Vanis, S.S., dan Mahmud Hidayat, S.S.

Sesi "Sartaka"

Rangkaian acara selanjutnya adalah “Semedi” atau seminar prodi. Sesi “Semedi” berlangsung pada pukul 13.00 WIB-14.50 WIB. Dalam kegiatan seminar prodi, para peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai tiga bidang peminatan dalam Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, yaitu filologi, linguistik, dan sastra. Tiga bidang peminatan tersebut diterangkan oleh para dosen pengampu dari masing-masing bidang peminatan tersebut. Dosen-dosen yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dr. Daru Winarti, M.Hum., Dr. Djarot Heru Santoso, M.Hum., Dr. Sri Ratna Saktimulya, M,Hum., Dr. Arsanti Wulandari, M.Hum., R. Bima Slamet Raharja, S.S., M.Hum., Nurmalia Habibah, S.S., M.A., dan Imam Prakoso, S.S., M.A. Berbagai pertanyaan diutarakan para peserta kepada bapak dan ibu dosen, melukiskan rasa ingin tahu yang mendalam tentang masing-masing tiga bidang peminatan tersebut.

Sesi "Semedi"

Setelahnya adalah acara inti dari Abhiseka Kramasisya yakni pengukuhan. Sesi pengukuhan berlangsung 15.20 WIB-17.00 WIB dan dilakukan dengan melaksanakan prosesi siraman. Peserta mendapatkan giliran untuk menjalani prosesi siraman tersebut. Dengan dilaksanakannya prosesi siraman, peserta secara resmi telah menjadi bagian dari Keluarga Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Selain itu, para peserta juga mendapatkan korsa Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (HMJ KAMASTAWA).

Sesi "Siraman"

Sesi selanjutnya adalah “Kala Nrtya” atau pentas seni yang dilaksanakan pada pukul 18.20 WIB-19.30 WIB. Pada sesi ini, para peserta yang telah menjadi empat regu harus mempersembahkan sebuah penampilan, baik drama, musik, tarian, dsb. Suasana pada pentas seni amat meriah dan begitu hangat, serta penampilan dari keempat regu tersebut sangat memukau.  Selepas “Kala Nrtya”, sesi selanjutnya adalah “Abhimata” atau penganugerahaan. Sesi Abhimata memuat beberapa nominasi, antara lain adalah kelompok terheboh, kelompok terkompak, dan nominasi lainnya. Sesi terakhir adalah penutupan yang diakhiri dengan foto bersama, dengan maksud untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut.

Sesi "Kala Nrtya"

Dengan dilaksanakannya rangkaian Abhiseka Kramasisya 2023, diharapkan mahasiswa baru Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dapat lebih mencintai tanah air serta turut serta dalam pelestarian budaya Nusantara, khususnya budaya Jawa. Mahasiswa yang telah dikukuhkan diharapakan dapat menyalurkan kepeduliannya terhadap budaya Nusantara melalui kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat sehingga tercipta karakter mahasiswa unggul, berprestasi, bermartabat, dan ikut serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Kunjungan Kuliah Lapangan ke Program Studi Sastra Bali UNUD

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswa Rabu, 20 September 2023

Pada hari Senin, (18/09/2023), mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (FIB UGM), melaksanakan Kunjungan Kuliah Lapangan dalam rangka kegiatan Mata Kuliah Seminar (Filologi, Linguistik, dan Sastra) menuju Program Studi Sastra Bali, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana (FIB UNUD). Acara ini dilaksanakan di Ruang Ir. Soekarno, FIB UNUD, sepanjang pagi hingga sore. Kunjungan kuliah lapangan tersebut diikuti oleh 22 mahasiswa angkatan 2020 dan didampingi oleh empat dosen pembimbing, yaitu Dr. Daru Winarti, M.Hum., Dr. Arsanti Wldandari, M.Hum., R. Bima Slamet Raharja, S.S., M.Hum., dan Imam Prakoso, S.S., M.A.

Kegiatan tersebut terdiri atas pemaparan materi dan sesi diskusi. Pemaparan materi dibawakan oleh mahasiswa dengan fokus pada filologi, linguistik, dan sastra, dengan membandingkan naskah dan budaya Jawa-Bali. Pelaksanaan sesi diskusi yang diikuti oleh para mahasiswa menjadikan pemaparan materi berjalan dengan interaktif.

Adapun sesi diskusi dosen dari Prodi Sastra Bali FIB UNUD dan Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM berlangsung di Ruang Guru Besar FIB UNUD dengan pokok bahasan kerja sama antara kedua belah pihak.

Selain mendiskusikan materi, mahasiswa dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM juga berkesempatan mengikuti lokakarya penulisan lontar. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan antusiasme mahasiswa dalam mempelajari aksara Bali.

Kunjungan Kuliah Lapangan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar kedua program studi. Lebih dari itu, diharapkan kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan, terutama dalam hal kesastraan dan kebudayaan Jawa-Bali.

Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Mempersembahkan Tembang Macapat pada Selapanan Talk#1 Pusaka Jawa UGM

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 11 September 2023

Yogyakarta – Pada hari Jumat (10/09/2023), dua mahasiswa dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, yakni Rafael Raga B. P. dan Affan Akbar, menampilkan tembang Macapat sekar Dhandhanggula dalam acara Selapanan Talk yang diadakan oleh Pusat Kajian Jawa atau Pusaka Jawa UGM.

Sekar Dhandhanggula yang ditembangkan oleh Rafael Raga B.P. merupakan bait ke-13  dari Serat Jampi Susah yang ditulis oleh R. Pujaarja pada tahun 1918. Penampilan tersebut dipersembahkan dengan iringan alat musik gender oleh Affan Akbar, dengan Laras Slendro Pathet Sanga. Berikut adalah cuplikan dari sekar Dhandhanggula pada Serat Jampi Susah bait ke-13 :

Rèhning kabèh ihtiyaring jalmi

Ora kêna lamun dèn têtêpna

Kang têtêp amung kodraté

Pêrlu apa dèn ulur

Iku kêna kinarya mirit

Marang waris kang waras

Aja mèlu-mèlu

Anglalu luru sangsara

Saranané mung narima jroning ati

Ing mêngko arêp apa

Setelah penampilan, Rafael Raga B.P. menjelaskan makna yang terkandung dalam tembang tersebut. Ia menyatakan, "Dalam tembang ini, R. Pujaarja mengemukakan pandangannya bahwa apa pun hasil dan takdir yang telah ditentukan, usaha tetap menjadi hal yang penting dalam mengembangkan diri seseorang dan memberikan hikmahnya kepada sesama. Cara pandang mengenai kodrat dan wiradat menjadi penting karena beratnya masalah dan kesulitan dalam kehidupan dapat teratasi dengan sikap narima (menerima).

Lebih lanjut, ia menambahkan, "R. Pujaarja kemudian menandaskan sebuah pertanyaan, yaitu 'ing mêngko arêp apa?’ (nantinya hendak melakukan apa?)  yang mengajak kita untuk merenung, merefleksikan, dan mengintrospeksi diri dengan bergerak maju menuju masa depan. Dengan sikap seperti ini, diharapkan bahwa masyarakat Jawa dapat merawat kesehatan jiwa mereka agar mencapai tujuan akhir yang baik, yaitu khusnul khotimah, bali marang sangkan paraning dumadi."

Acara Selapanan Talk merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 35 hari. Pada kesempatan ini, tema yang diangkat adalah "Sehat Jiwa ala Jawa," dan mengundang dua pemateri utama, Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., seorang dosen dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM, serta Salma Dias Saraswati, CEO dan Co-Founder of Tenang. Acara ini menjadi wadah penting untuk mendiskusikan dan memahami nilai-nilai kehidupan Jawa dalam memberikan makna pada jiwa serta pengaplikasikannya terhadap isu kesehatan mental, khususnya pada generasi muda saat ini.

“First Gathering” Temu Angkatan Antar Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa A.T. 2022-2023

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 28 Agustus 2023

Yogyakarta – Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa sukses menyelenggarakan acara "First Gathering" atau temu antar mahasiswa angkatan tahun 2022-2023 pada hari Sabtu, tanggal 26 Agustus 2023. Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan tersebut diadakan di ruang 303, lantai 3, Gedung Margono. Pemandu acara pada kesempatan ini adalah Yudha Adistira dan Nabila Purwaningtyas, keduanya merupakan mahasiswa angkatan 2022.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh para pemandu acara, yang kemudian diikuti oleh sambutan dari Imam Prakoso, S.S., M.A., seorang dosen dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, yang juga merupakan pembina dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (HMJ KAMASTAWA).

Imam Prakoso, S.S., M.A., memberikan kata sambutan

Setelahnya, acara dilanjutkan dengan sesi "nglaras memitran". Pada sesi ini, mahasiswa angkatan tahun 2022 dan 2023 diberikan kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain. Pemandu acara membuat sesi ini menjadi lebih menarik dengan membagi peserta menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap anggota kelompok harus mengingat semua nama anggota kelompoknya. Bagi mereka yang tidak mampu menyebutkan nama teman-temannya, diberlakukan hukuman ringan sebagai bagian dari interaksi.

Sesi "nglaras memitran" berlangsung dalam suasana penuh keceriaan. Sesi ini ditutup tanpa ada peserta yang mendapatkan hukuman, mencerminkan semangat saling berkenalan dan berinteraksi tanpa memandang senioritas dan junioritas.

 

Saling mengenal dalam sesi “nglaras memitran”

Kemudian, dilanjutkan dengan sesi "kado silang", yang mana mahasiswa angkatan tahun 2023 membawa makanan yang dibungkus menjadi kado lalu kemudian dibagi secara acak. Setelah itu, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk menikmati makanan yang telah didapatnya.

Sesi berikutnya adalah materi "ke-HMJ-an" yang disampaikan oleh Adjit Royan Mustafa Ganda Sukma, Ketua HMJ KAMASTAWA kabinet Candrabirawa. Dalam sesi ini, mahasiswa angkatan tahun 2023 diperkenalkan dan mendapatkan penjelasan mengenai HMJ KAMASTAWA.

Adjit Royan Mustafa Ganda Sukma selaku ketua HMJ KAMASTAWA memaparkan materi tentang HMJ KAMASTAWA

Tidak kalah pentingnya, sesi “tataning bebuden” dipresentasikan oleh R. Putra Sukaca, Taruna Dharma Jati, dan Sindi Virninda. Mereka memaparkan etika dalam konteks perkuliahan, termasuk dalam berkomunikasi dengan dosen, berbicara, berpakaian, dan aspek lainnya. Meskipun mengangkat isu serius, penyampaiannya dilakukan secara menarik, santai, dan mudah dipahami oleh mahasiswa angkatan tahun 2023. Sesi ini juga diberi sentuhan candaan yang membuatnya lebih hangat dan mengundang tawa.

R. Putra Sukaca (kiri), Sindi Virninda (tengah), dan Taruma Dharma Jati (kanan) memaparkan etika dalam perkuliahan

Setelah selesai mengikuti sesi tataning bebuden, acara "First Gathering" mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa A.T. 2022-2023 kemudian diakhiri para pemandu acara. Setelahnya, sesi dokumentasi dilaksanakan untuk menangkap momen kebersamaan tersebut.

“First Gathering” ini menjadi platform bagi mahasiswa angkatan tahun 2022-2023 untuk saling berkenalan dan mempererat hubungan di antara mereka. Dengan adanya sesi “ke-HMJ-an” dan “tataning bebuden”, diharapkan mahasiswa angkatan tahun 2023 dapat lebih mengenal wadah pengembangan diri melalui HMJ KAMASTAWA dan memahami nilai-nilai etika yang penting dalam perjalanan akademik mereka kedepannya.

Putri Indonesia Intelegensia 1 Batch 2023 Memberikan Wawasan Personal Branding Kepada Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa

BeritaMahasiswaSDGS Rabu, 23 Agustus 2023

Yogyakarta – Pada hari Selasa (22/08/2023), Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menggelar seminar bertajuk "How to 'sell' Yourself: Personal Branding untuk Memasuki Dunia Kerja". Acara ini dilangsungkan di Auditorium Gedung Soegondo, lantai 7, FIB UGM, dan dihadiri oleh mahasiswa dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa A.T. 2021, 2022, dan 2023. Seminar ini menghadirkan Imam Prakoso, S.S., M.A., salah seorang dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM, sebagai moderator.

Pembicara utama dalam seminar ini adalah Giok Kinski Maharani Detri Ayusta, peraih gelar Putri Indonesia Intelegensia 1 Batch 2023 dan Putri Indonesia 2023 nomor 07. Beliau juga merupakan alumnus dari Fakultas Hukum UGM. Keikutsertaannya dalam program Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mempromosikan, melatih, dan mengkaji Hak Asasi Manusia (HAM) turut menunjukkan komitmen sosialnya. Dalam seminar ini, Giok Kinski Maharani Detri Ayusta berbagi pengalaman perjalanan kariernya dan memberikan panduan kepada mahasiswa agar tetap bersemangat dalam mengejar cita-cita.

Giok Kinski Maharani Detri Ayusta memberikan beberapa tips berharga, di antaranya menetapkan skala prioritas dalam aktivitas yang diikuti, bertanggung jawab terhadap setiap kegiatan yang dipilih, membangun relasi sosial yang luas, serta mengatasi perasaan insecure dengan menganggapnya sebagai tantangan yang dapat diatasi.

(Giok Kinski Maharani Detri Ayusta sedang menjawab pertanyaan dari salah seorang peserta)

Setelah pemaparan dari Giok Kinski Maharani Detri Ayusta, sesi tanya jawab kemudian dibuka oleh moderator. Partisipasi tinggi terlihat dari antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan kepada pembicara.

Seminar ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi peserta untuk menerapkan wawasan tentang personal branding untuk dapat lebih mengoptimalkan potensi diri. Dr. Sulistyowati, M.Hum., perwakilan ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya, “Teman-teman di sini memiliki lahan dan bekal pengetahuan, yakni dari budaya. Hal ini dapat menjadi modal ketika hendak menampilkan sesuatu, serta membawa misi Indonesia kepada Dunia. Kita berakar dari budaya, sebab Indonesia dan juga Universitas Gadjah Mada memiliki kekayaan budaya dan  kearifan lokal, sehingga dapat mengakar kuat, menjulang tinggi, dan berbuah lebat.Bekal budaya yang kita miliki dan juga tools dari embak Giok dapat menjadi pemantik agar teman-teman dapat lebih mengoptimalkan diri”.

HMJ KAMASTAWA Menggelar Kegiatan “Sastra Jawa Berbagi dan Mengajar” di Panti Asuhan Al Wahhaab

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswa Senin, 14 Agustus 2023

Minggu (13/08/2023), Divisi Sosial Masyarakat bersama dengan Divisi Keilmuan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (HMJ KAMASTAWA) telah berhasil menyelenggarakan kegiatan "Sastra Jawa Berbagi dan Mengajar." Program ini merupakan hasil inisiasi dari kolaborasi Divisi Sosial Masyarakat dan Divisi Keilmuan.

Kegiatan "Sastra Jawa Berbagi dan Mengajar" berlangsung di panti asuhan Al-Wahhaab Sinar Melati 11, yang terletak di Jl. Wijaya Kusuma Gg. Arjuna No. RT. 01/14, Dero, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 10 anak dari berbagai rentang usia, mulai dari balita hingga kelas satu SMP, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Kegiatan dimulai dengan tahap perkenalan antara peserta dan anak-anak panti asuhan, yang diikuti oleh pembelajaran interaktif dalam menulis dan membaca menggunakan flashcard. Serangkaian pembelajaran ini diteruskan dengan sesi kuis yang melibatkan penggunaan flashcard tersebut. Setelahnya, suasana menjadi lebih menyenangkan dengan kegiatan bermain dan bernyanyi tembang dolanan Jawa bersama.

Permainan teka-teki dengan menebak nama benda dalam Bahasa Jawa

Bermain dan bernyanyi tembang dolanan bersama.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh para anak sangat terasa, mulai dari awal hingga akhir kegiatan, terutama saat pemberian hadiah-hadiah kecil sebagai penghargaan atas partisipasi mereka dalam kuis flashcard. Selain hadiah, HMJ KAMASTAWA juga memberikan buku pepak basa Jawa sebagai upaya untuk memperkenalkan dan memupuk minat terhadap kebudayaan Jawa kepada anak-anak di panti asuhan tersebut.

Penyerahan kenang-kenangan dari HMJ KAMASTAWA kepada pihak Panti Asuhan Al-Wahhaab

Meskipun sumbangan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi harapan dan doa serta niat tulus untuk berbagi dan memberikan pengetahuan senantiasa melatari setiap langkah dalam program "Sastra Jawa Berbagi dan Mengajar" yang dijalankan oleh HMJ KAMASTAWA.

1…1314151617…22

Recent Post

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Rilis Berita

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY