Sebagai unit akademik yang berupaya menjaga kualitas tata kelola serta penyelenggaraan pendidikan, Program Studi secara rutin mengadakan survei kepuasan mahasiswa. Survei ini ditujukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai persepsi mahasiswa terhadap berbagai aspek manajemen program studi, termasuk pelayanan administrasi, penyediaan informasi akademik, serta dukungan lembaga dalam menunjang proses pembelajaran.
Pada tahun 2025-2026, survei kepuasan mahasiswa dilaksanakan dengan mengacu pada empat variabel utama yang digunakan sebagai indikator mutu layanan, yaitu keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), kepastian (assurance), empati (empathy), dan aksesibilitas (tangible).
Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pengelolaan Program Studi berada pada kategori sangat baik. Pada seluruh aspek yang dinilai, yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible, tingkat kepuasan mahasiswa berada pada kisaran 94,73%–94,74%, yang merupakan gabungan dari kategori satisfied dan very satisfied. Sementara itu, sebesar 5,26% responden memberikan penilaian netral dan tidak terdapat responden yang menyatakan ketidakpuasan terhadap aspek-aspek layanan yang dinilai.
Aspek reliability dan assurance masing-masing memperoleh proporsi very satisfied sebesar 63,16%, sedangkan responsiveness mencapai 57,89%. Pada aspek empathy, proporsi very satisfied mencapai 52,63%, sementara aspek tangible memperoleh 63,16% pada kategori satisfied. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan penilaian positif terhadap keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, serta sarana dan prasarana yang mendukung penyelenggaraan layanan Program Studi.
Program Studi memandang hasil survei tersebut sebagai indikator penting dalam mengevaluasi sekaligus mengembangkan kualitas layanan kepada mahasiswa. Meskipun seluruh aspek memperoleh tingkat kepuasan yang tinggi, evaluasi secara berkelanjutan tetap diperlukan untuk mempertahankan capaian yang telah diperoleh serta meningkatkan aspek layanan yang masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Umpan balik mahasiswa menjadi salah satu landasan dalam menentukan langkah-langkah pengembangan Program Studi, baik dalam penyelenggaraan layanan akademik maupun kegiatan pendukung pembelajaran.
Program Studi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang diselenggarakan setiap tahun. Hasil evaluasi dan masukan mahasiswa digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Salah satu bentuk pengembangan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan “Diskusi Rutin: Geliat Sastra Jawa dalam Media: Cipta, Karya, dan Perubahannya”, yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan mendiskusikan perkembangan sastra Jawa dalam konteks media dan perubahan zaman.
Selain pengembangan kegiatan akademik dan keilmuan, Program Studi juga secara berkesinambungan melakukan pembenahan pada aspek komunikasi dan layanan administrasi antara dosen, tenaga kependidikan, pengelola, dan mahasiswa. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan mahasiswa memperoleh informasi, pendampingan, dan dukungan yang optimal dalam menyelesaikan berbagai persoalan akademik maupun nonakademik.
Melalui evaluasi dan tindak lanjut yang dilakukan secara berkelanjutan, Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa berkomitmen untuk mempertahankan kualitas layanan yang telah memperoleh penilaian positif sekaligus melakukan peningkatan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan institusi. Hasil survei tidak hanya menjadi gambaran tingkat kepuasan mahasiswa, tetapi juga menjadi dasar dalam pengembangan tata kelola dan mutu penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.
Bandingkan dengan hasil survei mahasiswa pada tahun 2024/2025