• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Deskripsi Mata Kuliah
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • INFORMASI PERKULIAHAN DAN ADMINISTRASI
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • 2026
  • April
Arsip 2026:

April

Sosialisasi Fon Aksara Jawa Dorong Pemanfaatan Aksara Jawa Digital

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 22 April 2026

Yogyakarta, Selasa, 22 April 2026 — Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi fon aksara Jawa di ruang Margono 402. Kegiatan ini ditujukan bagi perwakilan dosen dan mahasiswa sebagai upaya meningkatkan pemahaman penggunaan aksara Jawa dalam ranah digital.

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh berbagai kendala yang selama ini dihadapi civitas academica dalam penggunaan fon aksara Jawa. Sejumlah permasalahan yang kerap muncul antara lain perbedaan tata letak papan tombol dengan sistem huruf Latin, ketidakterbacaan fon pada perangkat tertentu yang ditandai dengan kemunculan simbol tofu atau kotak (tanda tidak terbaca), hingga perbedaan kompatibilitas antara sistem papan tombol atau keyboard layout seperti Windows dan Macintosh. Kondisi tersebut dinilai menghambat penggunaan aksara Jawa, padahal aksara ini menjadi bagian penting dalam kajian serta preservasi budaya di lingkungan program studi.

Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan ini menghadirkan Setya Amrih Prasaja, S.S., M.Pd., alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, yang dikenal sebagai pengembang fon aksara Jawa digital. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya melalui teknologi.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan proses pengembangan fon dan keyboard layout aksara Jawa, termasuk tantangan teknis yang dihadapi dalam penerapannya di berbagai platform. Ia juga menguraikan langkah-langkah pengenalan aksara Jawa digital di tingkat nasional maupun internasional, serta pengembangan sistem yang dapat dioperasikan pada berbagai perangkat. Tidak hanya itu, peserta juga diperkenalkan pada sejumlah fon aksara Jawa yang dapat diakses secara bebas tanpa kendala lisensi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penggunaan papan tombol dan fon aksara Jawa dalam konteks digital. Lebih lanjut, sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong penyebarluasan pengetahuan kepada civitas academica dan khalayak yang lebih luas, sebagai bagian dari upaya pelestarian sekaligus penguatan eksistensi aksara Jawa di era digital.

Penulis           : Haryo Untoro
Editor             : Haryo Untoro

Seputar Jawa: Sistem Papan Tombol Aksara Jawa Digital

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 13 April 2026

Mengetik aksara Jawa di perangkat digital sering kali tidak semudah yang dibayangkan. Alih-alih menampilkan huruf yang diharapkan, layar justru kerap memperlihatkan deretan kotak kosong atau tofu, tanda bahwa fon tidak terbaca dengan baik. Masalah tersebut tidak berdiri sendiri. Selain keterbatasan fon, perbedaan sistem pengetikan antara huruf Latin dan aksara Jawa juga menyulitkan pengguna dalam beradaptasi. Belum lagi, tata letak papan tombol yang berbeda-beda di setiap sistem operasi, mulai dari Windows, Macintosh, hingga Android. Hal tersebut secara langsung makin menambah sulit upaya penggunaan dan preservasi aksara Jawa, khususnya dalam ranah digital.

Sejumlah fon aksara Jawa sebenarnya telah tersedia dan dapat digunakan secara bebas, seperti NyK Ngayogyan dan NyK Ngayogyan Jejeg yang dikembangkan oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, persoalan tidak berhenti pada tampilan visual. Tanpa sistem papan tombol yang seragam, pengguna tetap menghadapi hambatan dalam praktik pengetikan sehari-hari.

Kondisi ini mendorong pengembangan sistem papan tombol aksara Jawa berbasis keyboard aksara nusantara SNI 9048. Sistem ini disusun dengan merujuk pada naskah Serat Wulangreh sebagai pijakan kultural, sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan pada berbagai perangkat digital. Melalui standarisasi ini, diharapkan tercipta keseragaman dalam pengetikan aksara Jawa, sehingga pengguna tidak lagi harus beradaptasi dengan sistem yang berbeda-beda.

Sistem papan tombol tersebut kini telah tersedia untuk berbagai perangkat dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat. Pengguna dapat mengunduh dan memasangnya sesuai dengan sistem operasi yang digunakan, baik Windows, Machintoh, maupun Android. Pengunduhan sistem papan tombol aksara Jawa dapat dilakukan melalui  https://wongsayuk.webnode.page/my-work/ atau https://wongsaayuk.webnode.page dengan memilih menu lèsèhan. Pada laman tersebut, tersedia bagian “Kejboard Aksara Djawa”, lalu pilih sistem SNI Nataksara dalam berbagai format sesuai perangkat, yaitu file.exe untuk Windows, file.dmg untuk Macintosh, dan file.apk untuk Android.

Setelah proses pengunduhan dan instalasi, pengguna disarankan untuk melakukan restart perangkat apabila sistem belum dapat langsung digunakan. Selain itu, panduan pemasangan (pitoedoeh) juga disediakan untuk memudahkan proses instalasi, sehingga sistem dapat digunakan secara optimal.

Setelah sistem terpasang, pemahaman terhadap tata letak papan tombol menjadi langkah penting berikutnya. Pengguna perlu mengetahui perbedaan antara sistem berbasis SNI 9048 dengan sistem bawaan perangkat, khususnya pada perangkat Windows. Perbedaan tersebut dapat diamati melalui gambar di bawah ini.

Papan tombol aksara Jawa versi SNI 9048
Diunduh dari Papan tombol aksara Djawa versi SNI 9048, oleh S.A. Prasaja, t.t. wongsayuk (https://wongsayuk.webnode.page/my-work/).

Papan tombol aksara Jawa versi Windows
Diunduh dari Papan tombol aksara Djawa versi Windows, oleh S.A. Prasaja, t.t. wongsayuk (https://wongsayuk.webnode.page/my-work/).

Penerapan sistem papan tombol yang terstandarisasi ini menjadi langkah penting dalam menjawab berbagai kendala teknis yang selama ini dihadapi pengguna. Lebih dari itu, kehadiran aksara Jawa di ruang digital tidak sekadar berfungsi sebagai elemen visual, melainkan juga sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan budaya di tengah perkembangan teknologi.

Pada akhirnya, pelestarian aksara Jawa tidak cukup berhenti pada upaya mempertahankan, tetapi juga menuntut keberanian untuk mengembangkan dan menyesuaikannya dengan zaman. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak menjadi kunci, agar aksara Jawa tidak hanya tetap hidup, tetapi juga hadir dan berdaya di tengah ekosistem digital yang terus bergerak.

 

Penulis           : Haryo Untoro
Editor             : Haryo Untoro

 

Daftar Gambar

Prasaja, S.A. (t.t.) Papan Tombol Aksara Djawa Versi SNI 9048. Wongsayuk. https://wongsayuk.webnode.page/my-work/

Prasaja, S.A. (t.t.) Papan Tombol Aksara Djawa Versi Windows. Wongsayuk. https://wongsayuk.webnode.page/my-work/

First Gathering Kabinet Sahacitta HMJ Kamastawa: Ajang Perkenalan dan Penguatan Kebersamaan

BeritaMahasiswaSDGS Senin, 6 April 2026

Pada hari Sabtu (4/4/2026), Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, atau HMJ Kamastawa, menyelenggarakan kegiatan first gathering atau pertemuan perdana Kabinet Sahacitta di Auditorium Gedung Soegondo lantai 7. Kegiatan ini digelar sebagai sarana untuk membangun keakraban antarpengurus sekaligus memperkenalkan struktur organisasi serta rencana program kerja selama satu periode kepengurusan.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan open gate, yang kemudian dilanjutkan dengan sajian cokekan sebagai pembuka suasana. Selain dihadiri oleh seluruh pengurus dan mahasiswa, kegiatan ini juga dihadiri oleh dosen Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas kemahasiswaan.

Acara selanjutnya dibuka secara resmi melalui sambutan Ketua Pelaksana dan Ketua HMJ Kamastawa 2026. Dalam kesempatan tersebut, pembina HMJ Kamastawa, Dr. Rudy Wiratama, S.IP., M.A., turut memberikan sambutan sekaligus meresmikan Kabinet Sahacitta secara simbolis.

Memasuki sesi utama, pengurus memperkenalkan Kabinet Sahacitta dengan memaparkan filosofi nama, identitas visual, serta arah gerak organisasi. Secara etimologis, “Sahacitta” berasal dari bahasa Sanskerta, yakni saha yang berarti ‘bersama’ dan citta yang bermakna ‘rasa’. Penamaan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam satu kesadaran untuk mencapai tujuan organisasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan struktur divisi dan jajaran pengurus yang akan menjalankan program kerja selama satu periode. Masing-masing divisi menjelaskan fungsi dan fokus kerjanya sebagai bagian dari upaya pengembangan organisasi, sekaligus kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan bahasa, sastra, serta budaya Jawa.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama yang menandai dimulainya kepengurusan Kabinet Sahacitta. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus dapat bekerja secara sinergis dalam menguatkan peran organisasi, baik di lingkungan akademik maupun dalam masyarakat luas.

Penulis           : Haryo Untoro
Editor             : Haryo Untoro

Recent Post

  • Sosialisasi Fon Aksara Jawa Dorong Pemanfaatan Aksara Jawa Digital
    April 22, 2026
  • Seputar Jawa: Sistem Papan Tombol Aksara Jawa Digital
    April 13, 2026
  • First Gathering Kabinet Sahacitta HMJ Kamastawa: Ajang Perkenalan dan Penguatan Kebersamaan
    April 6, 2026
  • Ghibran Arsha Daffa’ Musaffa’ Dinobatkan sebagai Insan Berprestasi Kalangan Mahasiswa Tahun 2026
    Maret 12, 2026
  • Seputar Jawa: Bahasa Jawa Dialek Banten, Dialek Bahasa yang Eksis di Ujung Barat Pulau Jawa
    Maret 10, 2026

Kalender

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Rilis Berita

  • Sosialisasi Fon Aksara Jawa Dorong Pemanfaatan Aksara Jawa Digital
    April 22, 2026
  • Seputar Jawa: Sistem Papan Tombol Aksara Jawa Digital
    April 13, 2026
  • First Gathering Kabinet Sahacitta HMJ Kamastawa: Ajang Perkenalan dan Penguatan Kebersamaan
    April 6, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 081211911281
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY