• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • hal. 21
Arsip:

Berita

Kuliah Umum BPNB Provinsi Bali-UGM-UNUD

BeritaLain-lainMahasiswaSDGS Sabtu, 18 Juli 2020

Jumat, 17 Juli 2020 Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada dan Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana bekerja sama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali menyelenggarakan kuliah umum dengan mengangkat tema kajian “Mantra Ruwat: Relasi Kompendium naskah-naskah di Kraton dan Skriptorium Merapi-Merbabu”. Kuliah umum pada kesempatan tersebut diselenggarakan secara daring menggunakan sarana Webinar dari Cisco Webex dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube BPNB Bali. Kegiatan yang berlangsung hampir 2,5 jam tersebut menghadirkan narasumber Rendra Agusta (Peneliti Naskah-naskah Surakarta) dan Dr. Abimardha Kurniawan (Peneliti Naskah-naskah Merapi-Merbabu) serta dipandu oleh Zakariya Pamuji Aminullah (Dosen Prodi Sastra Jawa). Kuliah umum dimulai pukul 13.00 WIB / 14.00 WITA hingga pukul 17.00 WIB / 18.00 WITA dengan diawali oleh sambutan dari Kaprodi Sastra Jawa UGM kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, tanggapan sekaligus sambutan dari BPNB Provinsi Bali, diskusi dan tanya jawab. read more

Kuliah Umum Webinar UNUD-UGM

BeritaMahasiswa Selasa, 5 Mei 2020

Pada Senin, 4 Mei 2020, Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana untuk menyelenggarakan kuliah umum yang bertajuk “Kuliah Umum Webinar UNUD-UGM”. Kuliah umum yang diselenggarakan secara daring melalui perangkat lunak Cisco Webex ini menghadirkan Sugi Lanus sebagai pembicara. Beliau adalah seorang peneliti naskah-naskah lontar sekaligus pendiri Hanacaraka Society. Kuliah umum webinar ini dimoderatori oleh I Gede Gita Purnama selaku dosen Sastra Bali UNUD. Adapun tema yang diangkat adalah “Karya Sastra Majapahit: Menelisik Karya-Karya Sastra Kawi dengan Setting Waktu dan Peristiwa Seputar Kerajaan Majapahit”.

Kuliah umum webinar tersebut diikuti oleh para mahasiswa dan dosen dari Sastra Jawa UGM, para mahasiswa dan dosendari Fakultas Ilmu Budaya UNUD, serta para pecinta karya sastra Kawi. Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi serta tanya jawab. Kegiatan webinar tersebut berlangsung dari pukul 14.00 WIB - 17.00 WIB dengan penuh antusias oleh para peserta.

Terlaksananya kuliah umum tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara kedua program studi serta dapat memberikan sebuah pengetahuan baru mengenai Karya Sastra Kawi. Kuliah umum yang telah terlaksana dengan baik tersebut merupakan bentuk kegiatan untuk mengisi waktu selama masa pandemi Covid-19 serta wujud fasilitasi mahasiswa Sastra Jawa UGM maupun mahasiswa Sastra Bali UNUD dalam hal pengetahuan mengenai Karya Sastra zaman Majapahit. (mufa.)

Prodi Sastra Jawa Menutup Tahun 2019 dengan Penghargaan

BeritaLain-lainSDGS Kamis, 2 Januari 2020

Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc. menyerahkan penghargaan kepada Sekretaris Prodi Sastra Jawa, Dr. Daru Winarti, M.Hum., Selasa (31/12/2019) (Dok. Zaki)

Pada 31 Desember 2019, Program Studi Sastra Jawa UGM meraih prestasi sebagai satu-satunya program studi jenjang sarjana di UGM yang berhasil melengkapi tracer study UGM 2019 sebanyak 100%. Perlu diketahui, Tracer Study UGM 2019 merupakan survei yang dilakukan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan proses penyelenggaraan dan sistem pendidikan di UGM. Hasil survei akan menjadi data yang berharga bagi UGM dan diperlukan untuk berbagai kebutuhan pengembangan dan kemajuan UGM.

Penghargaan tahunan ini diberikan oleh Direktorat Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM kepada lima fakultas dan delapan program studi yang mendapatkan persentase pengisian tracer study tertinggi, serta kepada para tenaga administrasi tiap-tiap fakultas yang berhasil menyukseskan program tersebut. Dalam kesempatan itu, Prodi Sastra Jawa berhasil meraih response rate sebanyak 100%, disusul oleh Prodi Pembangunan Wilayah sebanyak 88,57%, Prodi Geografi Lingkungan 85,45%, Prodi Pendidikan Dokter Gigi 84,57%, Prodi Akuakultur 83,33%, Prodi Ilmu Ekonomi 80,85%, Prodi Kehutanan 72,4% dan Prodi Pendidikan Profesi Dokter Hewan 50%. read more

Tadarus Babad Trunajaya-Surapati GAMASUTRA di JOGLIT 2019

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 30 September 2019

Pada tanggal 27–30 September 2019, HMJ KAMASUTRA bekerjasama dan Prodi Sastra Jawa UGM menampilkan suatu pertunjukan tadarus naskah dalam undangan acara Jogja Literatur Festival 2019. Acara itu merupakan salah satu panggung kolaborasi pertama GAMASUTRA yang diusung dengan gaya teatrikal modern. Dalam penampilan ini perwakilan GAMASUTRA membaca teks Babad Trunajaya-Surapati (Alih aksara oleh Sudibjo Z.H. dan alih bahasa oleh R.Soeparno).

Kunjungan Kebudayaan Indonesia-Jawa dari Universitas Osaka Jepang di Program Studi Sastra Jawa Tahun 2019

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 25 September 2019

Selama sepuluh hari sejak tanggal 10 hingga 20 September 2019, Universitas Osaka, Jepang, bersama dengan Program Studi Sastra Jawa, Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada menggelar program kerjasama kebudayaan. Kegiatan ini merupakan kali kedua diadakannya kunjungan kebudayaan Indonesia-Jawa antara Universitas Osaka dengan Universitas Gadjah Mada semenjak 2017 lalu. Dalam kunjungan ini, Dr. Yumi Sugahara selaku dosen pendamping mahasiswa membawa rombongan mahasiswa sekitar 19 orang. Di awal kunjungan, Ketua Prodi Sastra Jawa, Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum. menyambut dengan hangat kunjungan tersebut bersama 26 mahasiswa Sastra Jawa dan calon induk semang pendamping mereka di hotel Winotosastro.

Kegiatan diawali dengan pembukaan acara di Ruang Multimedia lantai 2 Gedung Margono FIB UGM. Acara dibuka oleh dekan FIB, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA dan dilanjutkan dengan presentasi pengenalan kebudayaan Jepang. Selama berada di Yogyakarta, rombongan mahasiswa Osaka belajar di FIB maupun di luar FIB. Kunjungan di beberapa situs kebudayaan seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pura Pakualaman, Kraton Yogyakarta dan Makam Imogiri telah mendorong mereka untuk mempelajari kebudayaan yang terkandung di setiap destinasi. Sebagai contoh, pada saat mengunjungi Pura Pakualaman, mereka mempelajari cara membatik dan jemparingan (olahraga panahan tradisional di Jawa). Selain itu, saat mereka berada di FIB UGM, mereka juga belajar tentang wayang dan cara bermain gamelan Jawa.

Pada saat mereka berada di Yogyakarta, mahasiswa Osaka juga melakukan wawancara guna melatih kelancaran mereka dalam berbahasa Indonesia. Demi mewujudkan tujuan itu, mereka membentuk grup-grup kecil untuk mewawancarai mahasiswa Sastra Jawa dan juga masyarakat di sekitar tempat mereka menginap. Adapun topik-topik wawancara yang diangkat meliputi kehidupan orang-orang Indonesia baik dari pola hidup sehat, berlalu lintas, hingga media pemberitaan di Indonesia. Secara tidak langsung, hal itu mengasah mereka untuk berbicara bahasa Indonesia dengan baik. Hasil wawancara itu kemudian mereka susun ke dalam salindia yang dipresentasikan pada penutupan acara kunjungan mahasiswa Universitas Osaka.

Penutupan acara Kunjungan Kebudayaan Universitas Osaka dilaksanakan pada tanggal 19 September 2019 di Ruang Multimedia Lantai 2 Gedung Margono. Acara penutupan diawali dengan pembagian sertifikat dan nilai mereka selama melakukan pembelajaran di Yogyakarta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan presentasi-presentasi dari mahasiswa Universitas Osaka tentang hasil wawancara mereka. Pascapresentasi, Dr. Nur Saktiningrum, M.Hum. selaku Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan menutup acara tersebut sambil berpesan agar kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dan Universitas Osaka dalam hal tukar kebudayaan ini terus dikembangkan di kemudian hari. Tidak hanya sampai di situ, acara penutupan juga memberikan suguhan penampilan dari mahasiswa Sastra Jawa dan mahasiswa dari Universitas Osaka itu sendiri. Beberapa penampilan itu antara lain: tari tradisional oleh mahasiswa Sastra Jawa; nyanyian dan tarian Jepang oleh mahasiswa Universitas Osaka; lagu berbahasa Indonesia ciptaan mahasiswa Universitas Osaka yang khusus dipersembahkan untuk acara penutupan; dan lagu perpisahan yang dinyanyikan dalam dwibahasa (bahasa Jawa dan bahasa Indonesia) oleh mahasiswa Sastra Jawa dan Universitas Osaka yang diselingi pembacaan puisi oleh mahasiswa Universitas Osaka. Acara pun resmi berakhir dengan berswafoto ria dan makan-makan.

Kuliah Lapangan Rasa Liburan: Labuhan di Pantai Glagah!

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 10 September 2019

Selasa, 10 September 2019, mahasiswa baru diajak oleh Ketua Program Studi Sastra Jawa UGM, Dr. Sri Ratna Saktimulya M.Hum. untuk ikut serta dalam acara labuhan Pura Pakualaman. Upacara yang diadakan setiap tanggal 10 Muharram atau 10 Suro itu bertujuan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih dapat merasakan tahun baru (Jawa). Selain itu, labuhan juga merupakan simbol ‘buang sial’ yang dilakukan masyarakat Jawa agar tahun yang akan dilewati akan dipenuhi hal baik, sedangkan hal buruk akan menjauh. Oleh karena itu, perlu dilakukan interaksi secara langsung antara mahasiswa dengan kebudayaan Jawa itu sendiri agar gambaran langsung yang telah diperoleh dapat dijadikan sarana untuk mengembangkan kompetensi keilmuan mereka.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa yang berpartisipasi dikumpulkan di Pura Pakualaman pada pukul 06.30 WIB, dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan bus menuju Pesanggrahan Glagah. Sesampainya di sana, semua partisipan melaksanakan kirab hingga menuju Joglo labuhan. Kemudian, beberapa gunungan dilarung ke laut. Hari itu menjadi hari yang sangat menyenangkan dan berkesan bagi mahasiswa Sastra Jawa. Selain demi menambah pengetahuan, pengalaman, dan interaksi kultural secara langsung, kuliah lapangan ini juga berfungsi sebagai media pengembangan kompetensi keilmuan.

Seminar Melayu-Jawa (SEMEJA), 22-23 Agustus 2019

BeritaLain-lainSDGS Minggu, 25 Agustus 2019

Pada tanggal 22 dan 23 Agustus 2019, Program Studi Sastra Jawa menyelenggarakan seminar bersama ATMA (Institut Alam dan Tamadun Melayu), UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia) dari Malaysia. SEMEJA merupakan singkatan dari Seminar Melayu-Jawa yang merupakan kerjasama dari ATMA, UKM dengan Program Studi Sastra Jawa, Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. SEMEJA merupakan acara tahunan yangpelaksanaannyadiselenggarakan secara bergantian di tiap tahunnya. Sebelumnya, acara ini diselenggarakan di ATMA, UKM, Malaysia dan tahun ini dilaksanakan di FIB UGM.

Acara SEMEJA dihadiri oleh tujuh dosen dari ATMA,UKM, Malaysia, yang menjadi pemakalah pada seminar tersebut, dan dihadiri oleh 11 dosen dari Program Studi Sastra Jawa FIB UGM. Seminar ini banyak membicarakan tentang sejarah dan kebudayaan baik yang ada di Malaysia dan di Jawa. Selain acara SEMEJA, tepatnya setelah hari kedua pelaksanaan SEMEJA, acara dilanjutkan dengan kuliah umum yang diisi oleh Prof. Madya Nor Zalina Harun dan dihadiri oleh mahasiswa Sastra Jawa FIB UGM.

Pengabdian Kepada Masyarakat : Pengembangan Motif Batik Berbasis Cerita Rakyat dan Aksara Jawa di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten

BeritaSDGS Minggu, 4 Agustus 2019

Kecamatan Bayat yang termasuk Kabupaten Klaten terletak di sudut selatan wilayah ini, berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Kecamatan Cawas di sebelah timur, Kecamatan Wedi di sebelah barat dan Kecamatan Trucuk di sebelah utara. Kecamatan Bayat terletak di daerah pegunungan kapur yang sejalur dengan wilayah Gunungkidul, sehingga penampakan wilayahnya berbukit-bukit dan mayoritas warganya tidak menggantungkan diri dari bertani, melainkan banyak yang berprofesi sebagai perajin, mulai dari gerabah, berbagai macam peralatan dari batu, sampai kain batik.

Kecamatan Bayat dalam lintasan sejarah termasuk wilayah yang penting meskipun tidak terletak di pusat pemerintahan. Hal ini tampak dari berbagai cerita tentang wilayah ini, yang banyak dikaitkan dengan tokoh yang hidup sekitar abad ke-16, yang bernama Ki Ageng Pandanaran. Beliau adalah seorang bupati Semarang yang mengundurkan diri dari kekuasaannya dan memilih untuk menyebarkan agama Islam dengan gelar Sunan Tembayat di daerah ini hingga akhir hayatnya. Selain adanya tokoh Sunan Tembayat, daerah ini juga memiliki banyak tokoh historis lain yang berasal dari peralihan era Majapahit ke Demak Bintara, seperti Seh Sabuk Janur, Ki Ageng Becik, Seh Domba, Ki Ageng Konang, Ki Ageng Menang Lase, Ki Ageng Santri, Pangeran Menangkabo dan Panembahan Jiwa. Mereka memiliki ceritanya masing-masing dalam konteks peranannya sebagai pemimpin masyarakat lokal sejak zaman Demak, Mataram hingga pecahnya menjadi Surakarta dan Yogyakarta. Hal ini menunjukkan bahwa daerah ini, selain usianya yang tua, juga memiliki tempat tersendiri dalam dinamika sejarah.

Kecamatan Bayat memiliki kurang lebih sepuluh sentra industri batik dengan kekhasan dan spesialisasi sendiri-sendiri. Beberapa sentra produksi batik di kecamatan Bayat di antaranya adalah batik cap di Desa Beluk, batik tulis di Desa Jarum dan Desa Kebon serta batik tenun lurik di Desa Tegalrejo. Industri batik di Bayat telah bersifat turun-temurun dan menjadi salah satu daerah pemasok kain batik untuk pasar Klewer di Surakarta dan Beringharjo di Yogyakarta sejak beberapa dekade yang lalu. Batik yang dihasilkan di daerah Bayat sendiri memiliki banyak ragam, mulai dari batik klasik yang memiliki ciri khas warna sogan untuk jarit atau nyamping, batik modern dengan warna-warna alam seperti nila (indigovera), motif-motif kontemporer untuk konsumsi fashion dan selera pembeli internasional, hingga batik kombinasi lurik dan batik di media selain kain seperti batik kayu, batik kulit dan lain sebagainya.

Sebagai sebuah daerah yang kental dengan nuansa sejarah, Kecamatan Bayat tentu menyimpan banyak sekali kearifan lokal di antaranya yang berbentuk tradisi kidungan, mantra, doa-doa, rajah dan petuah-petuah bijak yang berguna bagi masyarakat untuk menyikapi berbagai fenomena kehidupan di masa kini dan mengantisipasi hal-hal yang dapat terjadi di masa depan. Selain itu, banyaknya petilasan atau tapak sejarah banyak tokoh baik dari era Hindu, Islam hingga kerajaan-kerajaan Jawa yang terakhir di wilayah ini menunjukkan bahwa tentu saja akan banyak ditemukan berbagai cerita rakyat terkait dengannya, yang selain dapat berfungsi sebagai media pengingat sejarah juga memuat berbagai nilai-nilai kebudayaan. Selain itu, wilayah Bayat juga menjadi salah satu bagian penting dari sejarah sastra Jawa, karena di gerbang makam Sunan Tembayat ditemukan pula sengkalan atau kronogram, berbunyi Murti Sarira Jleging Ratu (1448) dan Wisaya Hanata Wisiking Ratu (1555), yang gaya hurufnya termasuk arkais, sezaman dengan naskah-naskah yang ditemukan di wilayah pesisir, di antaranya Primbon Sunan Bonang yang disimpan di Perpustakaan Asian Library, Leiden University. Hal-hal ini belum terekspos secara optimal terlebih dalam kaitannya dengan Bayat sebagai salah satu sentra industri kerajinan di Klaten. Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang dilakukan oleh Prodi Sastra Jawa, Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta kali ini akan memfokuskan diri kepada pengembangan motif batik bermuatan cerita rakyat dan kearifan lokal dengan media tulisan Jawa, baik gaya Jawa modern yang dikenal sekarang ini maupun ‘gaya Sunan Tembayat’ yang tergambar pada kompleks makam kuno di daerah ini.

Tujuan PPM Prodi Sastra Jawa di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten yang dilaksanakan pada 15 Juli 2019 lalu adalah untuk memperkokoh identitas Bayat sebagai destinasi wisata religi dan sejarah, pusat industri UMKM (Usaha Kecil, Mikro dan Menengah) di bidang kerajinan sekaligus sebagai salah satu wilayah dengan kekhasan tersendiri di bidang kebudayaan, selain itu juga untuk membentuk kelompok masyarakat pengelola potensi seni budaya dan sejarah di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

Hasil yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian adalah Kecamatan Bayat sebagai Wilayah Binaan Prodi, lebih khususnya untuk memperkokoh eksistensi Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten sebagai wilayah yang memiliki karakter kebudayaan yang khas dan berakar kuat.

Hasil yang diperoleh dari kegiatan ‘Pengabdian kepada Masyarakat: Pengembangan Motif Batik Berbasis Cerita Rakyat dan Aksara Jawa di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten’ ini adalah terciptanya motif batik ‘Udan Riris Majaarum’. Motif tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai motif batik ciri khas daerah Desa Jarum Kecamatan Bayat. Selain motif batik outcome dari kegiatan ini adalah artikel ‘Penciptaan Motif Baru Identitas Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten’ yang rencananya akan diterbitkan di Jurnal Bakti Budaya dan dokumentasi kegiatan.

KAMASUTRA UGM Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nusantara V, Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia!

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 1 Mei 2019

LAPORAN KEGIATAN SARASEHAN NUSANTARA V

Adapun rincian sebagai berikut :

2.1 Pembukaan dan Pemilihan Putra Putri IMBASADI
Hari, tanggal : Kamis, 25 April 2019
Pukul : 18.00-23.00 WIB
Tempat : Auditorium Gedung Poerbatjaraka lantai 3,
FIB UGM

2.2 Seminar Nasional dan Temu Ilmiah
Seminar Nasional “Harmoni dalam Keragaman: Jamu Sehat
Indonesia Kuat”
Hari, tanggal : Jum’at, 26 April 2019
Pukul : 08.30-11.00 WIB
Tempat : Auditorium Gedung Soegondo, Lantai 7,
FIB, UGM

2.3 Temu Ilmiah Nasional
Hari, tanggal : Jumat, 26 April 2019
Pukul : 13.00 – 15.15 WIB
Tempat : Ruang 701 & 702 Gedung Soegondo, Lantai 7,
FIB, UGM

2.4 Pameran poster dan produk sesuai dengan tema “Jamu Sehat
Indonesia Kuat”

2.5 Sharing Session
Hari, tanggal : Jum’at, 26 April 2019
Pukul : 19.00-21.00 WIB
Tempat : Auditorium Gedung Soegondo, Lantai 7,
FIB, UGM.

3 Pagelaran Budaya
Hari, tanggal : Sabtu, 27 April 2018
Pukul : 14.30-23.45 WIB
Tempat : Auditorium Gedung Poerbatjaraka, FIB, UGM.

4 Tour de Jogja
Hari, tanggal : Minggu, 28 April 2019
Pukul : 07.30-20.45 WIB
Tempat : - Taman Sari

5 Penutupan
Hari, tanggal : Senin, 29 April 2019
Pukul : 09.00-10.00 WIB
Tempat : Auditorium Gedung Sogondo, Lantai 7,
FIB, UGM.

Macapatan Jumat Legen 2018 di Prodi Sastra Jawa UGM

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 19 Oktober 2018

Suatu kehormatan bagi Prodi kami mendapat amanah dalam acara Macapatan Jumat Legen kali ini, tujuan diadakannya adalah untuk meningkatkan kompetensi bidang macapatan, membagikan wawasan terkait isi kandungan dalam teks macapat, serta meningkatkan peran dan fungsi prodi di Masyarakat. Selain itu juga digunakan sebagai sarana untuk menjalin kemitraan dengan instansi lain.

1…19202122

Recent Post

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Rilis Berita

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY