• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survey Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Angkatan 2025 Pentaskan Drama Weton Waton

Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Angkatan 2025 Pentaskan Drama Weton Waton

  • Berita, Karya Mahasiswa, Kegiatan Mahasiswa, Mahasiswa, SDGS
  • 17 Januari 2026, 10.43
  • Oleh: haryountoro
  • 0

Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Angkatan 2025 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada mementaskan drama berjudul Weton Waton pada Selasa (16/12/2025). Pementasan tersebut berlangsung di Auditorium Gedung Poerbatjaraka FIB UGM pada pukul 18.00 WIB.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari tugas Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Bahasa Jawa Lisan Komunikatif yang diampu oleh Dr. R. Bima Slamet Raharja, S.S., M.A. Pementasan drama Weton Waton dipimpin oleh Safa Rahmatul H. selaku pimpinan produksi.

Drama Weton Waton mengisahkan konflik rumah tangga antara suami dan istri yang dipicu oleh persoalan finansial. Akar permasalahan tersebut terletak pada keputusan sang suami yang berhenti bekerja dan memilih terlibat dalam perjudian sabung ayam. Konflik yang terus berlarut kemudian mendorong orang tua pihak istri membawa permasalahan tersebut kepada seorang dukun. Dalam cerita, dukun tersebut menyebutkan bahwa pertengkaran rumah tangga pasangan tersebut disebabkan oleh ketidakcocokan weton yang berupa tiba pegat.

Melalui pementasan ini, mahasiswa berupaya menyampaikan pesan agar setiap permasalahan tidak serta-merta dikaitkan dengan sifat atau watak berdasarkan weton. Selain itu, pementasan ini juga memaparkan pengetahuan mengenai konsep dina, pasaran, dan wuku yang masih dipercaya oleh sebagian masyarakat Jawa sebagai bagian dari tradisi.

Berdasarkan wawancara daring bersama Yogi Setiyawan pada 28 Desember 2025, pementasan Weton Waton merupakan tugas UAS yang mengharuskan seluruh mahasiswa peserta mata kuliah untuk terlibat langsung dalam pertunjukan. Tema weton dipilih sebagai upaya mengangkat tradisi perhitungan weton, dina, pasaran, dan wuku yang berkembang di masyarakat Jawa.

“Dalam mempersiapkan pementasan Weton Waton, persiapan kami dapat dikatakan masih memiliki sejumlah keterbatasan. Tantangan yang dihadapi meliputi penyusunan naskah, pembagian kelompok, hingga kendala pendanaan. Dari proses ini, kami belajar bahwa komunikasi yang baik dan terbuka antaranggota menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah pertunjukan,” ujar Yogi.

Yogi juga mengungkapkan rasa bangganya dapat terlibat dalam pementasan perdana mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa angkatan 2025. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menghasilkan karya-karya yang lebih baik di masa mendatang.

Pementasan drama Weton Waton tidak hanya menjadi sarana melatih kemampuan berbahasa Jawa secara lisan, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkarya dan mengaplikasikan kemampuan berbahasa ke dalam bentuk pertunjukan. Sejalan dengan ajaran KGPAA Mangkunegara IV dalam Serat Wedhatama yang menyatakan ngelmu iku kalakone kanthi laku atau ilmu harus dilaksanakan dengan praktik, pementasan ini menjadi wujud nyata dalam membangkitkan gairah berbahasa Jawa sekaligus mengasah kreativitas mahasiswa. Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa diharapkan dapat terus nguri-uri (melestarikan) dan ngurip-urip (menghidupkan) kebudayaan Jawa melalui upaya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis : Haryo Untoro
Editor   : Haryo Untoro

Tags: BAHASA SASTRA DAN BUDAYA JAWA FIB FIB UGM karya mahasiswa Kegiatan Mahasiswa SASTRA JAWA Sastra Jawa UGM SDGS 11: KOTA DAN KOMUNITAS YANG BERKELANJUTAN SDGS 17: KEMITRAAN MENCAPAI TUJUAN SDGS 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN SDGS 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS SDGS 4: PENDIDIKAN BERMUTU WETON WATON

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Recent Post

  • Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Raih Penghargaan dalam Temu Budaya Nusantara XXXII di UNS
    Oktober 19, 2026
  • Menggali, Mengenali, serta Memahami Kembali Batik Nusantara Melalui Seminar Nasional Hari Batik 2026
    Oktober 6, 2026
  • Berawal dari Mata Kuliah Tradisi Lisan, Ghibran Arsha Daffa’ Musaffa’ Menghidupkan Kembali Tradisi Gejog Lesung
    September 30, 2026
  • Bersama Titik Renggani, Mahasiswa Diajak Memahami Geliat Sastra Jawa dalam Siaran Radio
    September 28, 2026
  • Abhiseka Kramasisya 2026: Menyambut Mahasiswa Baru melalui Pengenalan dan Ekspresi Seni
    September 20, 2026

Kalender

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Rilis Berita

  • Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Raih Penghargaan dalam Temu Budaya Nusantara XXXII di UNS
    Oktober 19, 2026
  • Menggali, Mengenali, serta Memahami Kembali Batik Nusantara Melalui Seminar Nasional Hari Batik 2026
    Oktober 6, 2026
  • Berawal dari Mata Kuliah Tradisi Lisan, Ghibran Arsha Daffa’ Musaffa’ Menghidupkan Kembali Tradisi Gejog Lesung
    September 30, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY