ABHISEKA KRAMASIYA 2022: NYAWIJI, NGURI-URI, & MIGUNANI

Abhiseka Kramasisya kembali hadir sebagai kegiatan tahunan Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini digelar pada Sabtu hingga Minggu (01/10/2022 - 02/10/2022) di Wisma Gadjah Mada, Kali Urang, Gunung Kidul / Sleman, Yogyakarta. Tujuan dari rangkaian Abhiseka Kramasisya sebagai acara pengukuhan mahasiswa baru dan menjadi bagian dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (HMJ Kamastawa)

Sebanyak 51 mahasiswa baru Program Studi Sastra Jawa angkatan 2022 turut serta dalam Abhiseka Kramasisya 2022 dengan tema "Nyawiji, Nguri-uri, dan Migunani". Tema tersebut mencerminkan harapan agar setelah acara ini, mahasiswa Sastra Jawa dapat tetap bersatu dalam jiwa kekeluargaan, bekerja sama dalam berbagai pekerjaan, berguna bagi diri dan lingkungan, serta dapat mempelajari, mengenalkan, dan melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan Jawa.

Sebelum rangkaian Abhiseka Kramasisya dimulai, mahasiswa angkatan 2022 telah dibagi menjadi empat kelompok pada technical meeting, yaitu Kelompok Kulawu, Kurantil, Julungwangi, dan Marakeh. Nama-nama tersebut merupakan bagian dari pawukon Jawa. Para peserta juga diberi penugasan baik tugas individu maupun tugas kelompok.

Pada hari pertama, registrasi dilakukan pada pukul 14.00-14.30 di Wisma Gadjah Mada. Mahasiswa baru kemudian dikenalkan dengan serba-serbi HMJ Kamastawa dan mengikuti talkshow dengan dua alumni Program Studi Sastra Jawa, yaitu R. Bima Slamet Raharja, S.S., M.A., seorang dosen di Prodi Sastra Jawa UGM, dan I Made Christian Wiranata Rediana, seorang pelaku seni Jawa. Dalam talkshow tersebut, dua narasumber membagikan pengalaman serta gambaran setelah masa perkuliahan dari sisi akademis dan non-akademis.

Pada malam harinya, peserta mengikuti kegiatan Seminar Prodi. Seminar Prodi dilangsungkan dengan tujuan untuk memperkenalkan tiga bidang studi yang akan dipilih oleh mahasiswa, yaitu Filologi, Linguistik, dan Sastra. Seminar ini dihadiri oleh dosen-dosen dari bidang studi masing-masing, yakni Nurmalia Habibah, S.S., M.A., selaku dosen bidang Filologi, Imam Prakoso, S.S., M.A., selaku dosen bidang Linguistik, dan Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., selaku dosen bidang Sastra. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Pati Geni (Panggung Inti Pagelaran Seni), di mana masing-masing kelompok menampilkan karya seni yang telah mereka kreasikan.

Hari kedua menjadi puncak acara dari rangkaian Abhiseka Kramasisya. Acara tersebut berupa pelaksanaan siraman dan pengukuhan pada pagi hari (05.00-07.00 WIB). Prosesi ini menandakan resminya mahasiswa angkatan 2022 sebagai bagian dari Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa UGM. Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan awarding yang berupa pengumuman pemenang dari beberapa nominasi. Pemenang ditentukan berdasarkan kriteria keaktifan dan semangat peserta selama acara berlangsung.

Pukul 10.00 WIB, rangkaian Abhiseka Kramasisya 2022 ditutup dengan penyerahan sertifikat dan foto bersama. Dengan demikian, diharapkan Abhiseka Kramasisya dapat memberikan pengalaman yang berkesan dan pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa angkatan 2022. Selain itu, pengukuhan bagi mahasiswa Sastra Jawa angkatan 2022 diharapkan dapat mempertahankan kebersamaan, peduli terhadap pelestarian dan pengembangan budaya daerah, serta memberikan kontribusi positif bagi diri, sesama, dan lingkungan, sesuai dengan tema tahun ini, ‘Nyawiji, Nguri-uri, Migunani’.