• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswi Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM Dokumentasikan Bahasa Temanggung dan Aksara Jawa melalui KKN-PPM di Desa Bansari

Mahasiswi Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM Dokumentasikan Bahasa Temanggung dan Aksara Jawa melalui KKN-PPM di Desa Bansari

  • Berita, Karya Mahasiswa, Mahasiswa, SDGS
  • 19 Agustus 2026, 09.35
  • Oleh: haryountoro
  • 0

Mahasiswi Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (BSBJ), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Eka Nur Cahyani, melaksanakan program pelestarian bahasa dan aksara daerah dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode 2 Tahun 2026. Eka yang merupakan mahasiswa angkatan 2023 tergabung dalam unit KKN Waksudha Bansari 2026 dengan kode JT123 yang melaksanakan pengabdian di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, pada tanggal 20 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Selama berada di Desa Bansari, Eka menjalankan dua program yang berkaitan dengan bidang keilmuannya, yaitu Nyinau Basa Temanggungan dan Ayo Sinau Aksara Jawa. Program pertama berfokus pada pendokumentasian Bahasa Temanggung dialek Bansari, sedangkan program kedua ditujukan untuk mengenalkan Aksara Jawa kepada siswa SDN Bansari, tepatnya di dusun Pringapus, desa Bansari.

Melalui program Nyinau Basa Temanggungan, Eka menyusun buku saku Kamus Bahasa Temanggung dialek Bansari. Data kosakata dikumpulkan melalui wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat yang merupakan penutur asli menggunakan daftar 200 kata Swadesh. Daftar 200 Kata Swadesh (Swadesh 200-word list) merupakan daftar kosakata dasar yang disusun oleh ahli linguistik Morris Swadesh pada tahun 1952. Daftar ini berisi sekitar 200 konsep universal yang diperkirakan dimiliki oleh hampir semua bahasa serta relatif stabil keberadaannya, jarang dipinjam, serta cenderung bertahan dalamwaktu yang lama (Swadesh, 1952).  Data tersebut kemudian dianalisis dan disusun menjadi lema dalam buku saku yang dilengkapi dengan kategori kata serta padanan bahasa Indonesia. Uniknya, penyusunan kamus tersebut juga menjadi penerapan pengetahuan yang diperoleh dari mata kuliah Leksikografi dan Linguistik Interdisipliner. Buku saku tersebut diharapkan dapat mendokumentasikan kosakata Bahasa Temanggung dialek Bansari yang masih digunakan masyarakat sekaligus menjadi media untuk mengenalkan bahasa dan budaya lokal dalam mendukung pengembangan Desa Bansari sebagai desa wisata.

Selanjutnya, program kedua yaitu Ayo Sinau Aksara Jawa dilaksanakan bersama siswa SD Negeri Bansari. Kegiatan dimulai dengan koordinasi bersama guru untuk mengetahui kondisi pembelajaran Aksara Jawa di sekolah. Selanjutnya, materi diberikan melalui flashcard, permainan edukatif, praktik membaca dan menulis, serta pengenalan kaidah penulisan Aksara Jawa.

Antusiasme Para Siswa SDN Bansari dalam Mengikuti Program
Ayo Nyinau Aksara Jawa

Selain membaca dan menulis, Eka juga mengenalkan iluminasi rerenggan pada naskah Jawa kepada para siswa. Iluminasi merupakan pencerahan atau pemertinggi kesan atas halaman naskah melalui teknik penulisan, pola pewarnaan, hiasan dekoratif dan pembingkai teks, rubrikasi, kaligrafi (Behrend, 1996), termasuk pula wedana, rerenggan dan gambar penanda bait (Saktimulya, 2015). Setelah mendapatkan pengenalan mengenai rerenggan sebagai hiasan pada naskah, siswa diajak menghias nama mereka yang telah ditulis menggunakan Aksara Jawa. Dengan kegiatan tersebut, siswa tidak hanya berlatih menulis aksara, tetapi juga mengenal unsur seni dan estetika dalam tradisi naskah Jawa.

Dalam pelaksanaannya, kedua program tersebut tentu juga menghadapi sejumlah tantangan. Pada program Nyinau Basa Temanggungan, misalnya, ditemukan perbedaan penyebutan beberapa kosakata antargenerasi. Kondisi tersebut membuat Eka perlu melakukan verifikasi kepada beberapa narasumber untuk memastikan ketepatan data yang diperoleh. Sementara itu, pada program Ayo Sinau Aksara Jawa, tantangan muncul dari kemampuan siswa yang beragam serta anggapan bahwa Aksara Jawa merupakan materi yang sulit dipelajari.

Meski demikian, kedua program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pihak sekolah. Dalam penyusunan kamus, masyarakat dan perangkat desa turut memberikan informasi mengenai kosakata yang masih digunakan dalam percakapan sehari-hari. Di sekolah, siswa mengikuti kegiatan Ayo Sinau Aksara Jawa dengan antusias, baik melalui permainan maupun praktik menulis aksara. Menurut Eka, penggunaan media pembelajaran yang interaktif menjadi salah satu cara untuk meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis Aksara Jawa.

Pelaksanaan KKN-PPM tersebut menghasilkan dua luaran utama. Program Nyinau Basa Temanggungan menghasilkan buku saku Kamus Bahasa Temanggung dialek Bansari dalam bentuk cetak dan digital yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://drive.google.com/file/d/1z5jleLMjLUoRQkwSGrtL1JaqMt6VZSOK/view

Sementara itu, program Ayo Sinau Aksara Jawa menghasilkan sejumlah karya siswa berupa iluminasi rerenggan pada tulisan Aksara Jawa. Kedua luaran tersebut menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan bahasa lokal sekaligus mengenalkan aksara dan seni tradisi Jawa kepada generasi muda.

Beberapa contoh karya siswa SDN Bansari

Program KKN-PPM seperti yang dilakukan Eka menjadi salah satu bentuk nyata pengenalan, pelestarian, dan pembumian kekayaan budaya daerah, khususnya bahasa dan budaya Jawa, melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Melalui penyusunan buku saku Kamus Bahasa Temanggung dialek Bansari dan pembelajaran Aksara Jawa bagi siswa sekolah dasar, pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG’s) poin 4 tentang pendidikan bermutu dan poin 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, dan sekolah.

Penulis           : Eka Nur Cahyani & Haryo Untoro
Editor             : Haryo Untoro

Daftar Pustaka

Behrend, T. E. (1996). Textual Gateways: The Javanese Manuscript Tradition. Dalam A. Kumar & J. H. McGlynn (Ed.), Illuminations: The Writing Traditions of Indonesia: Featuring Manuscripts from the National Library of Indonesia (hlm. 161–200). The Lontar Foundation; New York & Tokyo: Weatherhill, Inc. https://books.google.com/books?id=-n5iAAAAMAAJ 

Swadesh, M. (1952). Lexico-statistic dating of prehistoric ethnic contacts. Proceedings of the American Philosophical Society, 96(4), 452–463.

Saktimulya, S. R. (2015). Naskah-Naskah Skriptorium Pakualaman Periode Paku Alam II (1830–1858): Kajian Kodikologi, Filologi, dan Hermeneutika. École française d'Extrême-Orient.

 

Tags: BAHASA SASTRA DAN BDAYA JAWA FIB KKN SDGS 17: KEMITRAAN MENCAPAI TUJUAN SDGS 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN SDGS 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS SDGS 4: PENDIDIKAN BERMUTU UGM

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Recent Post

  • Mahasiswi Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM Dokumentasikan Bahasa Temanggung dan Aksara Jawa melalui KKN-PPM di Desa Bansari
    Agustus 19, 2026
  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Rilis Berita

  • Mahasiswi Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM Dokumentasikan Bahasa Temanggung dan Aksara Jawa melalui KKN-PPM di Desa Bansari
    Agustus 19, 2026
  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY