Arsip:
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 4 Maret 2024
Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar serah terima jabatan (Sertijab) Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa) periode 2024/2025. Acara pengukuhan pengurus baru tersebut berlangsung pada Kamis, 29 Februari 2024, pukul 16.00-17.00 WIB di Ruang Multimedia, Gedung Margono, lantai empat. Kehadiran acara ini dihadiri Dr. Daru Winarti, M. Hum, selaku Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Imam Prakoso, S.S., M.A., sebagai pembina HMJ Kamastawa, perwakilan pengurus HMJ Kamastawa periode 2023/2024, dan pengurus baru HMJ Kamastawa periode 2024/2025.
Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan pembukaan oleh Bagus Ulin Nuha, mahasiswa angkatan tahun 2023, sebagai pewara. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Dr. Daru Winarti, M.Hum., dan Imam Prakoso, S.S., M.A.
Imam Prakoso, S.S., M.A., kemudian membacakan berita acara, dan dilanjutkan dengan pembacaan sumpah yang diikuti oleh segenap pengurus HMJ Kamastawa periode 2024/2025. Pelantikan dan penyematan tanda jabatan secara simbolis kepada Ketua HMJ Kamastawa 2024/2025 dilakukan oleh Dr. Daru Winarti, M.Hum. Adjit Royan Mustafa Ganda Sukma, Ketua HMJ Kamastawa periode 2023/2024, melepaskan tanda jabatan dan disematkan kepada Gilang Cahyo Nusantara, Ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025.
Sebagai momen perpisahan dan penyambutan, Adjit Royan Mustafa Ganda Sukma menyampaikan kata perpisahan mewakili pengurus HMJ Kamastawa 2023/2024. Sementara itu, Gilang Cahyo Nusantara memberikan kata sambutan mewakili pengurus HMJ Kamastawa 2024/2025. Sesi selanjutnya adalah penyerahan kenang-kenangan dari Dr. Daru Winarti, M.Hum., kepada perwakilan setiap divisi pengurus HMJ Kamastawa periode 2022/2023. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Imam Prakoso, S.S., M.A. sebelum kemudian ditutup oleh MC.
Sertijab HMJ Kamastawa periode 2024/2025 menjadi momentum penting bagi pengurus baru untuk terus melanjutkan dan meningkatkan kualitas organisasi. Harapannya, kepengurusan baru dapat melaksanakan program-program unggulan kedepannya, terutama Gugur Gunung ke-13 dan Temu Budaya Nusantara XXX Imbasadi 2024. Dengan demikian, diharapkan HMJ Kamastawa mampu untuk terus berperan aktif, memberikan kontribusi positif, serta menjaga reputasi baik Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Selamat dan sukses untuk kepengurusan HMJ Kamastawa periode 2024/2025!
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 1 Maret 2024
Pada Minggu (25/02/2024), Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa) periode 2024/2025 menggelar first gathering (pertemuan pertama) dengan tujuan saling mengenal dan berinteraksi antara anggota pengurus serta mengetahui program-program yang telah direncanakan. Acara ini bertempat ruang 302-303, Gedung Margono, lantai tiga, pada pukul 14.00-16.00 WIB.
First Gathering menjadi momen penting bagi anggota pengurus yang baru. Suasana kehangatan terpancar sepanjang acara, memungkinkan masing-masing anggota saling mengenal, baik sesama divisi ataupun dari divisi yang berbeda. Selain itu, acara ini memberikan kesempatan bagi setiap divisi untuk mempresentasikan perencanaan program yang akan dijalankan selama kepengurusan.
Acara ini dipandu oleh dua pewara, yakni Septi Indah Lestari, mahasiswa angkatan 2022 dan Bagus Ulin Nuha, mahasiswa angkatan 2023. Rangkaian kegiatan first gathering antara lain perkenalan masing-masing divisi beserta anggota divisi, pemaparan berbagai program oleh setiap divisi, games atau permainan interaktif, dan diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen tersebut.
Melalui First Gathering, diharapkan dapat terjalin hubungan yang erat dan interaksi yang intens antara anggota pengurus HMJ Kamastawa 2024/2025. Lebih lanjut, dengan mengetahui program-program dari masing-masing divisi, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang tujuan dan strategi pelaksanaannya. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan mahasiswa pengurus HMJ Kamastawa periode 2024/2025 dapat bekerja sama secara efektif dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program-program yang telah dicanangkan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, khususnya pada poin 4 (peningkatan kualitas pendidikan) dan poin 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan bersama).
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 16 Februari 2024
Pada Senin (12/02/2024), Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa menerima kunjungan dari mahasiswa Reitsumeikan University, Jepang. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang 405 (ruang gamelan), Gedung Margono, lantai 4, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Gadjah Mada (UGM). Partisipan dari kunjungan kali ini sejumlah 20 siswa, satu dosen pembimbing, serta didampingi oleh 14 teman dari Unit Kegiatan Mahasiswa Buddy Club.
(Pengenalan Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dan HMJ Kamastawa)
Dalam kunjungan tersebut, tujuh mahasiswa perwakilan dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa memberikan presentasi mengenai Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dan organisasi Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa). Selanjutnya, perwakilan mahasiswa mengenalkan alat musik Karawitan sebagai bagian dari kebudayaan Jawa. Pengenalan dilakukan dengan penjelasan alat musik, demonstrasi memainkan alat musik, dan penyajian tembang tradisional Jawa berjudul “Suwe Ora Jamu”. Setelah penyajian, mahasiswa Reitsumeikan University diperbolehkan untuk mencoba memainkan berbagai alat musik gamelan yang tersedia, dibimbing oleh perwakilan mahasiswa.
(Demonstrasi alat musik gamelan)
(Pengenalan alat musik gamelan Jawa kepada mahasiswa Reitsumeikan University)
Kunjungan kemudian ditutup dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan kepada pihak Reitsumeikan University.
(Penyerahan cinderamata)
Dengan kunjungan ini, mahasiswa Reitsumeikan University mendapatkan kesempatan untuk lebih memahami kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan Jawa. Kegiatan ini dapat menjadi upaya dalam memperkenalkan keindahan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional. Upaya pengenalan dan eksplorasi terhadap tradisi dan budaya Nusantara selaras dengan poin keempat pada tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 19 Januari 2024
Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah berhasil melaksanakan program mengajar siswa dan siswi di SMP Negeri 1 Seyegan. Program mengajar ini merupakan kerjasama dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Seyegan, sebagai upaya bersama untuk melestarikan budaya Jawa, khususnya dalam penggunaan aksara Jawa. Periode pelaksanaan program ini berlangsung mulai tanggal 12 hingga 21 Desember 2023, diakhiri dengan penyelenggaraan lomba pada tanggal 22 Desember 2023.
Sebanyak sembilan (9) mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa turut serta dalam program ini. Mereka adalah Sindi Virninda, Nanda Nursa Alya, Rafael Raga B.P., Faradila Putri M., Ahmad Nur Astha, Enjang Prasetyo W., Fazi Arifian Pradara, Novita Nurhasanah, dan Inayah Milati. Pengajaran dilakukan dengan menerapkan metode kreatif, dengan harapan para siswa dapat memahami aksara Jawa secara menyeluruh.
Nanda Nursa Alya, salah satu peserta pengajar, menyatakan kegembiraannya dalam wawancara, "Sangat menyenangkan, karena kami dapat berinteraksi dengan siswa." Nanda menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa, akan tetapi juga berkembangnya kemampuan mahasiswa, "Program ini melatih kami sebagai mahasiswa agar dapat menjadi pengajar sekaligus teman bagi para siswa. Selain itu, program ini juga menuntut kreativitas mahasiswa dalam menciptakan metode dan media pembelajaran yang baik dan menyenangkan bagi siswa."
Dengan diadakannya program mengajar ini, Nanda berharap agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan setiap tahunnya. "Semoga saja program ini akan selalu ada setiap tahun" ucapnya. Program mengajar ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya poin keempat, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 22 Desember 2023
Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperoleh prestasi membanggakan. Kali ini, kelompok Wignyasta UGM berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Reportase Sastra Jawa yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Perlombaan tersebut berlangsung dari tanggal 7 November 2023 hingga masa pengumuman pada 3 Desember 2023 secara daring.
Reportase sastra Jawa yang digarap oleh Wignyasta UGM berjudul "Sapa sing Temen, Bakal Tinemu." Dalam reportase ini, tim Wignyasta UGM mewawancarai Nini Klenyem, seorang penulis karya sastra Jawa dari dulu hingga kini. Nini Klenyem mengisahkan lika-likunya dalam menerbitkan karya. Meskipun beliau tidak melanjutkan pendidikan formal seperti kebanyakan, tekad yang kuat dalam berkarya membawa karya-karya beliau semakin beragam dan diterbitkan hingga saat ini.
Kelompok Wignyasta UGM beranggota empat mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa angkatan 2023, yaitu Alma Syahwalani, Bernadetta Rahayuning Tyas, Rachel Aulia, dan Dian Nitami.
Secara etimologis, Wignyasta berasal dari kata 'wignyan,' yang berarti "3 sandhangan panyigeg," dan "asta" yang berasal dari Bahasa Jawa yang berarti "tangan." Kata 'wignyan' dimaknai bernilai 3, sedangkan 'asta' dimaknai bernilai 2 sehingga menghasilkan angka 32. Dengan mengikuti sistem sengkalan, angka-angka tersebut diposisikan terbalik sehingga menjadi angka 23. "Kami menjadikannya sebagai nama tim kami agar mengangkat angkatan 2023," ungkap Alma dalam wawancara pada Kamis (21/12/2023).
Proses penciptaan reportase nyatanya tidak lepas dari tantangan. Alma menerangkan, "Dalam pembuatan teks reportase, kami menghadapi kendala yakni harus mengetahui dan menggunakan tingkat tutur bahasa Jawa secara tepat, terutama ketika mewawancarai Nini Klenyem. Kami juga menghadapi kendala lainnya seperti terbatasnya penyimpanan pada perangkat kami, sedangkan kami harus melakukan revisi terkait karya tersebut."
"Tetapi, Alhamdulillah, kami berhasil melalui semua itu sehingga hasil karya reportase siap dilombakan. Pembuatan reportase sastra Jawa ini juga tidak lepas dari bimbingan Ibu Wiwien (Dra. Wiwien Widyawati Rahayu, M.A), dosen pengampu mata kuliah 'Pengantar Sastra Jawa' kami. Beliau juga membantu dalam pemilihan narasumber, karena kami tidak memiliki banyak informasi terkait penulis karya sastra Jawa," lanjut Alma.
Dengan prestasi yang diraih oleh Wignyasta UGM, ke depannya diharapkan mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM dapat terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait kebudayaan, kebahasaan, dan kesastraan Jawa. diharapkan agar mahasiswa terus bersemangat dalam berkarya, serta dapat menggunakan waktunya untuk menggapai prestasi. Prestasi ini juga selaras dengan poin empat dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu menyediakan dan mengembangkan kualitas pendidikan.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 20 Desember 2023
Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (Kamastawa) telah menyelenggarakan Musyawarah Besar (Besar) pada hari Selasa (18/12/2023). Kegiatan Mubes terlaksana secara daring dan bertempat di ruang 709, Gedung Soegondo, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.
Acara tersebut dipandu oleh Yasmin Nabila Sahda (angkatan 2022) sebagai pewara, Idharul Huda (angkatan 2021) sebagai pimpinan sidang satu, Endar Sasmita Aji (angkatan 2022) sebagai presidium dua, Amining Tyas S. (angkatan 2021) sebagai notulis satu, serta Laksito Amero F. (angkatan 2021) sebagai notulis dua.
Mubes Kamastawa 2023 membahas mengenai beberapa perihal, seperti penyepakatan Lembat Penanggung Jawaban (LPJ), penyepakatan Anggara Dasar Rumah Tangga (ADRT), dan penatapan ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025. Penyepakatan PLJ dari beberapa divisi ,terdiri atas:
Pembahasan kedua adalah menyepakati ADRT HMJ Kamastawa periode 2024/2025. Saalah satu di antara beberapa ketetapan adalah perubahan nama himpunan mahasiswa jurusan. Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa telah disepakati menjadi Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan nama program studi, yakni Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM. Meskipun demikian, akronim mahasiswa jurusan tidak mengalami perubahan, yakni tetap Kamastawa. Keputusan tersebut disepakati untuk mempertahankan kamastawa secara etimologis, yakni kata ‘kāma’ yang berarti kasih sayang dan loyalitas dan ‘stawa’ yang berarti doa, harapan, dan pujian dari Bahasa Sanskerta.
Pembahasan ketiga adalah penetapan ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025. Penetapan ketua HMJ Kamastawa melalui musyawarah oleh anggota mubes. Terdapat tiga calon ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025, yakni Amtenaring Gulang (angkatan 2022), Gilang Cahyo Nusantara (angkatan 2022), dan Yudha Adistira (angkatan 2022). Ketiga calon tersebut melalui beberapa tahap, seperti pemaparan visi-misi, sesi tanya jawab, sesi musyawarah, dan penetapan ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025. Berdasarkan musyawarah para peserta musyawarah besar, ditetapkan bahwa ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025 dipegang oleh Gilang Cahyo Nusantara. Penetapan ketua HMJ Kamastawa periode 2024/2025 menjadi pembahasan terakhir dalam kegiatan mubes HMJ Kamastawa. Kegiatan mubes ditutup dengan penutupan dan sesi dokumentasi bersama.
Musyawarah besar HMJ Kamastawa 2023 merupakan sebuah kegiatan pembelajaran bagi mahasiswa untuk berorganisasi serta bertanggung jawab atas kewajiban yang telah diamanahkan. Selanjutnya, kegiatan tersebut dapat digunakan untuk membiasakan diri dalam bermusyawah dan mengutarakan pendapat. Dengan demikian, pengadaan mubes HMJ Kamastawa sejalan dengan poin keempat dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, yakni menyediakan dan meningkatkan kualitas pendidikan yang baik bagi masyarakat.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 20 Desember 2023
Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam anggota Paramadaya (Paduan Suara Ilmu Budaya). Yudha Adistira (angkatan 2022) dan Abimanyu Mahendra Maladeta Darmadi (angkatan 2023), berhasil meraih juara pertama dan piala bergilir dalam Lomba Paduan Suara bertajuk "Christmas Choir Festival." Perlombaan ini dilaksanakan di Galleria Mall Yogyakarta pada hari Minggu (17/12/2023).
Yudha, Abimanyu, dan rekan-rekan Paramadaya mempersembahkan lagu 'Grown up Christmas List' dan 'Lihatlah Lebih Dekat'. Penampilan paduan suara yang mereka suguhkan mengundang decak kagum para penonton dan dewan juri. Karena hal tersebut, Paramadaya dapat meraih juara pertama serta piala bergilir.
Dalam wawancara dengan Yudha Adistira, ia membagikan pengalamannya, "Awalnya kami tidak menyangka dapat memenangkan juara tersebut. Saingan kami ada dari universitas lain yang skalanya termasuk Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas, sedangkan kami dari PSM fakultas. Selain itu, terdapat banyak peserta yang lebih senior dan lebih berpengalaman dari kami. Alhamdulillah, kami dapat melewati tantangan tersebut dan meraih kemenangan. Semoga kedepannya, kami dapat meraih kembali juara pertama sehingga piala bergilir bisa kami dapatkan kembali."
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Mahasiswa Ilmu Budaya (Mahadaya) di lingkungan UGM dapat mengembangkan potensi dalam bidang non-akademik melalui Badan Semi Otonom (BSO) seperti Paramadaya. Pengembangan potensi, baik akademik maupun non-akademik, dalam lingkup, program studi, fakultas, hingga lingkup universitas sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 5 Desember 2023
Pada hari Jumat, 1 Desember 2023, Unit Penalaran Ilmiah (UPI) Humanika telah merilis pengumuman pemenang kompetisi esai humanika 2023. Kabar baiknya, mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa, Haryo Untoro (angkatan 2022) berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi tersebut.
Kompetisi esai UPI Humanika mengangkat tema “Melihat Permasalahan Lingkungan Melalui Perspektif Humaniora”. Dari tema tersebut, kemudian dijabarkan menjadi tiga subtema, di antaranya;
Adapun esai yang diberi judul “Menjauhkan serangga dari kepunahan dengan menangani hama ala Jawa” dengan memilih subtema satu. Esai tersebut memaparkan sebuah fakta bahwasannya serangga yang dianggap sebagai hewan menjijikan sekaligus hama pertanian ternyata memegang pengaruh penting dalam ekosistem. Pemusnahan serangga dengan pestisida kimia dapat mencemari lingkungan serta menghilangkan eksistensi serangga di lingkungan tersebut. Solusi atas hal tersebut adalah dengan menggunakan pola pikir Jawa yang selaras dengan alam, penuh kehati-hatian, dan menjunjung keharmonian, serta beberapa cara mengatasi hama tanpa merusak ekosistem. Penggalian sudut pandang dan berbagai cara yang diajukan berdasarkan pada folklor, sastra, dan tradisi Jawa.
Kompetisi esai nasional yang diselenggarakan UPI Humanika dapat menjadi wadah dalam mengembangkan kemampuan untuk berpikir kritis, kemampuan menulis, serta peduli dengan kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, kompetisi esai nasional UPI Humanika juga selaras dengan dua poin dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu pada poin empat berupa menyediakan dan mengembangkan kualitas pendidikan, poin lima belas berupa menjaga ekosistem darat.
BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswa Rabu, 20 September 2023
Pada hari Senin, (18/09/2023), mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (FIB UGM), melaksanakan Kunjungan Kuliah Lapangan dalam rangka kegiatan Mata Kuliah Seminar (Filologi, Linguistik, dan Sastra) menuju Program Studi Sastra Bali, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana (FIB UNUD). Acara ini dilaksanakan di Ruang Ir. Soekarno, FIB UNUD, sepanjang pagi hingga sore. Kunjungan kuliah lapangan tersebut diikuti oleh 22 mahasiswa angkatan 2020 dan didampingi oleh empat dosen pembimbing, yaitu Dr. Daru Winarti, M.Hum., Dr. Arsanti Wldandari, M.Hum., R. Bima Slamet Raharja, S.S., M.Hum., dan Imam Prakoso, S.S., M.A.
Kegiatan tersebut terdiri atas pemaparan materi dan sesi diskusi. Pemaparan materi dibawakan oleh mahasiswa dengan fokus pada filologi, linguistik, dan sastra, dengan membandingkan naskah dan budaya Jawa-Bali. Pelaksanaan sesi diskusi yang diikuti oleh para mahasiswa menjadikan pemaparan materi berjalan dengan interaktif.
Adapun sesi diskusi dosen dari Prodi Sastra Bali FIB UNUD dan Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM berlangsung di Ruang Guru Besar FIB UNUD dengan pokok bahasan kerja sama antara kedua belah pihak.
Selain mendiskusikan materi, mahasiswa dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM juga berkesempatan mengikuti lokakarya penulisan lontar. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan antusiasme mahasiswa dalam mempelajari aksara Bali.
Kunjungan Kuliah Lapangan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar kedua program studi. Lebih dari itu, diharapkan kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan, terutama dalam hal kesastraan dan kebudayaan Jawa-Bali.
BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 11 September 2023
Yogyakarta – Pada hari Jumat (10/09/2023), dua mahasiswa dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, yakni Rafael Raga B. P. dan Affan Akbar, menampilkan tembang Macapat sekar Dhandhanggula dalam acara Selapanan Talk yang diadakan oleh Pusat Kajian Jawa atau Pusaka Jawa UGM.
Sekar Dhandhanggula yang ditembangkan oleh Rafael Raga B.P. merupakan bait ke-13 dari Serat Jampi Susah yang ditulis oleh R. Pujaarja pada tahun 1918. Penampilan tersebut dipersembahkan dengan iringan alat musik gender oleh Affan Akbar, dengan Laras Slendro Pathet Sanga. Berikut adalah cuplikan dari sekar Dhandhanggula pada Serat Jampi Susah bait ke-13 :
Rèhning kabèh ihtiyaring jalmi
Ora kêna lamun dèn têtêpna
Kang têtêp amung kodraté
Pêrlu apa dèn ulur
Iku kêna kinarya mirit
Marang waris kang waras
Aja mèlu-mèlu
Anglalu luru sangsara
Saranané mung narima jroning ati
Ing mêngko arêp apa
Setelah penampilan, Rafael Raga B.P. menjelaskan makna yang terkandung dalam tembang tersebut. Ia menyatakan, "Dalam tembang ini, R. Pujaarja mengemukakan pandangannya bahwa apa pun hasil dan takdir yang telah ditentukan, usaha tetap menjadi hal yang penting dalam mengembangkan diri seseorang dan memberikan hikmahnya kepada sesama. Cara pandang mengenai kodrat dan wiradat menjadi penting karena beratnya masalah dan kesulitan dalam kehidupan dapat teratasi dengan sikap narima (menerima).
Lebih lanjut, ia menambahkan, "R. Pujaarja kemudian menandaskan sebuah pertanyaan, yaitu 'ing mêngko arêp apa?’ (nantinya hendak melakukan apa?) yang mengajak kita untuk merenung, merefleksikan, dan mengintrospeksi diri dengan bergerak maju menuju masa depan. Dengan sikap seperti ini, diharapkan bahwa masyarakat Jawa dapat merawat kesehatan jiwa mereka agar mencapai tujuan akhir yang baik, yaitu khusnul khotimah, bali marang sangkan paraning dumadi."
Acara Selapanan Talk merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 35 hari. Pada kesempatan ini, tema yang diangkat adalah "Sehat Jiwa ala Jawa," dan mengundang dua pemateri utama, Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., seorang dosen dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM, serta Salma Dias Saraswati, CEO dan Co-Founder of Tenang. Acara ini menjadi wadah penting untuk mendiskusikan dan memahami nilai-nilai kehidupan Jawa dalam memberikan makna pada jiwa serta pengaplikasikannya terhadap isu kesehatan mental, khususnya pada generasi muda saat ini.
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | |||||
| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | |||||