• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Mahasiswa
  • hal. 17
Arsip:

Mahasiswa

DYAH AYU

GeguritanKarya MahasiswaMahasiswa Rabu, 7 September 2022

Oleh: Ahmad Nur Astha

Tansah katon aneng netra

Eseman lan gemuyu 

Ora bisa dilalekake

Tansah kelingan saben dinane

 

Wayah dalu durung bisa nendra

Wewayangan mung kumanthil ing sotya

Inten kang dadi pepundhen

Sing tak antu nganti tekan saklawase

 

Dhuh dyah ayu 

Tulung ngertenana rasaku

Tulus suci mung kanggo sliramu

Tekaning pati tak jaga tresnamu

JUMPA PERTAMA MAHASISWA BARU 2022

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 26 Agustus 2022

Kamis (4/8/2022), menjadi kali pertama bagi mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya untuk mengenal program studi mereka masing-masing. Hal ini menjadi salah satu agenda dari Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru Kampung Budaya 2022 yaitu dalam sesi keprodian. Pada sesi tersebut, para mahasiswa baru dikenalkan dengan berbagai hal yang terkait dengan program studi mereka masing-masing, seperti pengenalan dengan dosen pengajar, pengenalan dengan mata kuliah yang akan dipelajari, pengetahuan tentang pesngisian Kartu Rancangan Studi, dan sebagainya. Kegiatan tersebut dilakukan salah satunya oleh mahasiswa baru program studi Sastra Jawa 2022.

Pada sesi tersebut, mahasiswa baru Program Studi Sastra Jawa mendapat sambutan yang hangat dari ketua Program Studi Sastra Jawa, Dr. Daru Winarti, M.Hum. beserta dosen pengajar yang lain seperti Nurmalia Habibah, M.A., Imam Prakoso, S.S., M.A., Rudy Wiratama, S.I.P, M.A., dan Bima Slamet Raharja, S.S., M.A. Sesi keprodian tersebut diawali dengan sambutan dari Ibu Daru Winarti dan dilanjutkan dengan pengenalan dosen pengajar, termasuk dosen pengajar yang saat ini sedang menempuh studi di luar negeri seperti Zakaria Pamuji A., S.S., M.A. Beliau-beliau yang saat ini berada di luar negeri ikut serta menyambut mahasiswa baru Program Studi Sastra Jawa melalui media zoom meeting.

Selain sambutan dari dosen pengajar, mahasiswa baru Sastra Jawa juga mendapat sambutan yang hangat dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jawa, yang biasa disebut Kamastawa. Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam pengurus himpunan turut serta meramaikan kegiatan tersebut. Banyak hal yang disampaikan oleh bapak ibu dosen pada sesi keprodian kala itu. Mulai dari pesan untuk terus belajar dengan giat, ikut serta melestarian kebudayaan Jawa, hingga pesan untuk selalu menjaga nama baik Program Studi Sastra Jawa.  Meskipun tergolong singkat, namun kesempatan tersebut menjadi momen yang sangat berharga untuk mahasiswa baru Sastra Jawa.

Gamasutra di Mangayubagya Wisudawan/Wisudawati Program Sarjana FIB UGM Periode IV Tahun Ajaran 2021/2022

Kegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Kamis, 25 Agustus 2022

Yogyakarta – Wisuda menjadi salah satu perayaan final bagi mahasiswa yang berhasil menyelesaikan Pendidikan S1 setelah mengalami manis pahit perjuangan tugas akhir atau skripsi. Pada momen membahagiakan tersebut, Gamelan Mahasiswa Sastra Jawa (Gamasutra) turut memeriahkan dengan mengiringi berlangsungnya acara dari awal hingga selesai. Wisuda Program Sasrjana FIB UGM Periode VI ini diselenggarakan pada Kamis (25/8) di Auditorium Poerbatjaraka.

Gamasutra berkesempatan membawakan gendhing gati, dan beberapa gendhing-gendhing dolanan seperti gendhing kupu kuwi dan menthok-menthok. Acara berlangsung lancar dan khidmat.

Berikut ini adalah mahasiswa yang turut tampil dalam Gamasutra yaitu, Aufa (Kendang, Angkatan 2022), Diky Pringgo (Demung, Angkatan 2020), Laksita Amero (Saron, Angkatan 2021), Faradila (Saron, Angkatan 2021), Maria Ratnasari (Peking, Angkatan 2020), Ghalih Shindu Kirana (Slenthem, angkatan 2020), Kintan (Bonang Barung, Angkatan 2022), Alifah (Bonang Penerus, Angkatan 2021), Bima Wicaksono (Kenong & Kethuk, Angkatan 2022), Pamungkas (Kempul & Snare, Angkatan 2020), Fauzan (Gender, Angkatan 2022), Ayumna Mutmainah (Gong, Angkatan 2020), Vighna Hernawan (Gerong Putri, Angkatan 2020), Anggra Dini (Gerong Putri, Angkatan 2020), Kamilia (Gerong Putri, Angkatan 2018), dan Fadli Mohamad (Gerong Putra, Angkatan 2018).

LONJAKAN JUMLAH MAHASISWA SASTRA JAWA 2022

BeritaMahasiswaSDGS Kamis, 18 Agustus 2022

Dewasa ini, mutu pendidikan Indonesia semakin meningkat. Perlu disadari bahwa banyak generasi muda yang memiliki kualitas serta potensi diri yang tinggi. Hal tersebut memberikan pengaruh terhadap banyaknya kuota penerimaan mahasiswa baru pada setiap perguruan tinggi salah satunya adalah Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ilmu Budaya. Setiap program studi yang ada di Fakultas Ilmu Budaya memiliki peluang untuk menambah jumlah mahasiswa yang akan diterima pada tahun 2022 ini. Peluang tersebut tentu juga dirasakan oleh Program Studi Sastra Jawa yang menjadi bagian dari Fakultas Ilmu Budaya.

Pada akhir waktu pendaftaran ulang mahasiswa baru, jumlah mahasiswa yang dulunya hanya berkisar 35, kini melonjak menjadi 51 orang. Jumlah yang melonjak dengan presentase hampir 100% ini manjadi hal yang mengejutkan karena jumlah tersebut merupakan kali pertama Program Studi Sastra Jawa memiliki mahasiswa baru dengan jumlah melebihi angka 35. Kabar tersebut tentu mengejutkan bagi para dosen yang mengajar di Program Studi Sastra Jawa. Banyak yang tidak menyangka bahwa Program Studi Sastra Jawa diminati oleh banyak mahasiswa baru. Kondisi meningkatnya jumlah mahasiswa baru tersebut juga mengharuskan para dosen pengajar untuk melakukan penyesuaian di dalam pembelajaran di kelas, demi terciptanya atmosfer pembelajaran yang tetap kondusif.

Adanya peningkatan jumlah mahasiswa baru memberikan kebanggan tersendiri untuk civitas academica Sastra Jawa. Beragamnya potensi diri dari setiap mahasiswa memberikan warna baru untuk Program Studi Sastra Jawa, terlebih untuk Fakultas Ilmu Budaya. Terbukti dengan adanya mahasiswa dengan potensi seperti master of ceremony, dalang, sinden, pengrawit, penari, dan lain-lain. Hal tersebut secara tidak langsung juga dapat diartikan bahwa kualitas sumber daya manusia yang ada di Program Studi Sastra Jawa semakin baik dan meningkat dari tahun ke tahun.

Gamasutra di Pembukaan PPSMB Kampung Budaya 2022

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 12 Agustus 2022

Yogyakarta – Serangkaian Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gadjah Mada dilaksanakan mulai dari 1 Agustus 2022 hingga 13 Agustus 2022. Pada tanggal 1 – 2 Agustus 2022 dilaksanakan PPSMB Universitas, 3 – 4 Agustus dilaksanakan PPSMB Fakultas/Sekolah, 5 – 6 Agustus 2022 dilaksaksanakan PPSMB Soft Skills, dan rangkaian terakhir yaitu Action Plan dilaksanakan pada 8 – 13 Agustus 2022. Dalam rangkaian ini, dilaksanakan PPSMB Kampung Budaya yang termasuk PPSMB Fakultas/Sekolah. Pada pembukaan PPSMB Kampung Budaya, Gamelan Mahasiswa Sastra Nusantara (Gamasutra) turut tampil untuk memeriahkan acara tersebut pada Rabu (3/8) di Gedung R. M. Margono Djojohadikusumo Lt.1. read more

SASTRA JAWA BERBAGI DAN SASTRA JAWA MENGAJAR

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 9 Agustus 2022

Sabtu, (6 Agustus 2021), divisi Sosial Masyarakat, Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (Kamastawa) melaksanakan kegiatan Sastra Jawa Berbagi dan Sastra Jawa Mengajar. Kegiatan tersebut merupakan program kerja yang diinisiasi oleh divisi Sosial Masyarakat HMJ Kamastawa. Pada kegiatan tersebut, pelaksanaan kegiatan tidak hanya dilakukan oleh divisi Sosial Masyarakat saja, namun pelaksanaannya dibantu oleh divisi Keilmuan sebagai divisi yang mengimplementasikan bidang ilmunya di program Sastra Jawa Mengajar.

Kegiatan Sastra Jawa Berbagi dan Sastra Jawa Mengajar dilaksanakan di panti asuhan Rumah Buah Hati yang terletak di Gg. Surya No.24, Jomblangan, Banguntapan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Panti asuhan tersebut, memiliki anak asuh sebanyak 23 orang dengan rentang usia balita hingga remaja dan pengasuhnya sebanyak 7 orang. Adapun sebagian besar penghuni panti asuhan Rumah Buah Hati adalah anak-anak yang berasal dari daerah Indonesia timur.

Pada hari tersebut, rangkaian kegiatan dimulai dengan program Sastra Jawa Mengajar. Diawali dengan perkenalan dengan anak-anak panti asuhan, lalu dilanjutkan dengan kegiatan mendongeng, yang dilakukan oleh Maria, salah satu anggota divisi Sosial Masyarakat. Setelah itu, dilaksanakan tanya jawab seputar dongeng yang telah diceritakan kepada anak-anak panti asuhan. Antusias yang diberikan anak-anak panti asuhan sangat terasa dari awal kegiatan mendongeng hingga sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, setelah kegiatan tanya jawab, teman-teman HMJ Kamastawa juga mengajak anak-anak di panti untuk melakukan relaksasi dengan saling memijat antar teman. Selain itu juga juga dilanjutkan dengan tanya jawab seputar cita-cita yang ingin mereka raih dan diakhiri penyerahan bantuan dari HMJ Kamastawa beserta foto bersama.

Antusiasme yang diberikan anak-anak panti tidak hanya terlihat di awal kegiatan saja, namun sampai akhir kegiatan, bahkan sampai teman-teman HMJ Kamastawa berpamitan, mereka masih terlihat bersemangat. Apalagi, dengan hadiah-hadiah kecil yang diberikan untuk setiap mereka yang ada di panti asuhan tersebut yang menambah antusiasme yang mereka tunjukkan. Meskipun bantuan yang diberikan tidak banyak, namun harapan dan doa yang besar dari HMJ Kamastawa selalu ada di setiap hal yang diberikan melalui program kerja Sastra Jawa Berbagi dan Sastra Jawa Mengajar.

Sosialisasi Kartu Rencana Studi (KRS) Mahasiswa Baru 2022 oleh Divisi Keilmuan HMJ KAMASTAWA

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 8 Agustus 2022

Yogyakarta – Pada masa-masa PPSMB UGM tentu mahasiswa baru diperkenalkan mengenai istilah-istilah kampus, lingkungan kampus, bahkan hingga seluk-beluk program studi yang mereka pilih. Pengenalan-pengenalan ini menjadi sangat penting karena berkaitan dengan kelangsungan jalannya perkuliahan hingga lulus nanti. Salah satunya adalah “Sosialisasi Kartu Rencana Studi (KRS) Mahasiswa Baru tahun 2022” yang diadakan oleh divisi Keilmuan HMJ Kamastawa. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (3/8) dan dimulai pada pukul 19.30—selesai. read more

Kursus Singkat Bahasa Indonesia melalui Eksotisme Budaya Jawa

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 27 Juli 2022

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada dengan kerja sama bersama Osaka University yang sudah terjalin sejak tahun 2017. Tahun ini merupakan tahun ketiga kegiatan ini dilaksanakan. 

Kursus singkat bahasa Indonesia memiliki tujuan sebagai pengenalan budaya Jawa sehingga dapat meningkatkan kemampuan softskill berbahasa Indonesia, baik secara lisan dan tulisan dari hasil eksplorasi budaya Jawa di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Deskripsi Kursus. Kursus Singkat Bahasa Indonesia melalui Eksotisme Budaya Jawa ini adalah perwujudan pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA) yang dilaksanakan di Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan mengundang kurang lebih 10 dosen ahli dari Asia, Australia, Eropa, dan Amerika. Kegiatan ini dihadiri oleh 27 mahasiswa Jepang dari Osaka University yang dikhususkan untuk Graduate School of Language and Culture Studies/School of Foreign Studies. Pembelajaran tersebut akan dilaksanakan selama 9 hari. 

Luaran Pembelajaran. Peserta kegiatan diharapkan mampu menunjukkan pemahaman dan mempraktikkan bahasa Indonesia secara aktif, baik dalam bentuk tertulis maupun lisan. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menghasilkan produk tulis baik lisan maupun lisan serta mengembangkan wawasan yang telah didapatkan selama melakukan kursus singkat. 

Metode. Metode pengajaran yang digunakan dalam kursus singkat bahasa Indonesia ini adalah kombinasi dari pertemuan tatap muka dan tatap maya. Sementara itu, proses pembelajaran dilakukan dengan pemaparan, collaborative learning, self learning, dan tugas terstruktur. Pengetahuan secara teoretis disampaikan secara asinkron (dan beberapa topik sinkronus, luring) yang kemudian dilanjutkan dengan ekskursi ke situs-situs warisan budaya. Ada pula sesi wawancara dengan mahasiswa Prodi Jawa sebagai tutor.  

Waktu dan Tempat. Pelaksanaan kursus singkat bahasa Indonesia tersebut dilaksanakan pada 16 - 24 September 2022 di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Jadwal Penyelenggaraan

Jadwal dapat dilihat dan diunduh melalui tautan di bawah ini:

http://bit.ly/JadwalKursusSingkat

Penulis:

Anggra Dini

Vighna Hernawan

PEPUJANING ATI

GeguritanKarya MahasiswaMahasiswa Selasa, 19 Juli 2022

Dening: Ahmad Nur Astha

Nalika sepisan ketemu karo sliramu

Tak sawang esem lan gemuyumu

Sing nambahi kangen sedina ora ketemu

Datan sakedhep yen nyawang netramu

            Tak gandheng tanganmu

            Nyawang ilining banyu

            Tak ungkapake rasaku

            Rasa tresna marang sliramu

Sineksen endahe lampu tengah kutha

Sliramu kandha yen bakal tresna

Nalika wayah wengi sing ngancani ngucap janji

Mendhung ing mega uga melu hanyekseni

            Duh pepujaning ati

            Amung sliramu sing tansah tak anti

            Rina lan wengi

            Tan bisa merem senadyan wus nyandhak madya ratri

LILIN PUTIH

CerkakKarya MahasiswaMahasiswa Rabu, 13 Juli 2022

Dening: Anggra Dini          

Ing sawijining dina, Sinta Dewi, Mbakyu ku sing paling ayu dhewe, ngajak aku menyang daleme Budhe Rini kanggo nyuwun ajar matematika. Mbak Sinta pancen lare sing pinter, dheweke mesthi pikantuk biji sing apik. Saiki Mbak Sinta wis paring yuswa 18 taun. Dheweke sekolah ing SMA 1 Mlati.

          “Tika, ayo melu mbak menyang daleme Budhe Rini.” dhawuhe Mbak Sinta.

          “Mangga Mbak Sin, aku ndherek Mbak Sinta. Nanging, ana apa Mbak kok kesah daleme Budhe?” pitakonku.

          “Mbak kepingin nyuwun warah saka Budhe Rini, amarga biji matematika Mbak wingi mudhun.” wangsulane Mbak Sinta.

          “Nggih Mbak, mangga, aku ndherek Mbak Sinta wae.” clathuku.

          “Aja lali gawe jaket ya Tik, amarga awakedhewe bakal bali bengi. Mbak ya uwis matur marang Bapa karo Ibu yen awakedhewe menyang daleme Budhe Rini.”

          “Siap Mbak Sinta.”

          Dadi adhine Mbak Sinta pancen nyenengake. Dheweke apikan, pangerten marang adhine, lan luhur budine. Ananging, kadhang aku mesakake marang slirane. Saben dina kudu sinau lan ajar bab kang durung bisa dimangerteni supaya ora didukani bapa lan ibu, lan bisa maringi tuladha sing apik marang adhine. Dadi Mbak Sinta pancen ora gampang, ananging dheweke bisa ngadhepi sakabehing prakara.

          Aku lan Mbak Sinta pancen cedhak saka cilik amarga ibu lan bapa nyambut dadi dosen ing Universitas Gadjah Mada, saengga wekdal sing diduweni bapa lan ibu ing omah mung wanci bengi lan nalika prei. Masiya ing omah mung wanci bengi lan nalika prei, ananging bapa lan ibu saestu tresna marang aku lan Mbak Sinta. Apa wae sing dibutuhake putrane mesthi disedyakake. Nanging bapa lan ibu duweni pangajab kanggo putrane. Apa wae sing uwis diparingake kuwi ya kanggo paring semangat ing laku ngangsu kaweruh. Aja nganti kabeh sing wis diparingi malah ndadekake lena ing laku.

          Nalika teka ing daleme Budhe Rini, Mbak Sinta sinau kanthi setiti. Ing kono aku ya ora mung meneng wae, ananging uga melu ngangsu kaweruh.

          “Assalamualaikum Budhe Rini, kula Sinta lan Tika, Budhe.” Mbak Sinta uluk salam nalika teka.

          “Waalaikumsalam Ndhuk, ayo mlebu rene.” Budhe Rini ngutus aku lan Mbak Sinta mlebu daleme Budhe.

          “Inggih Budhe.”

          “Kok dingaren ora karo Bapa lan Ibumu, durung pada bali apa kepiye?” pandangone Budhe Rini.

          “Inggih Budhe, Bapa lan Ibu dereng kondur, saengga kula kaliyan Dhik Tika sowan piyambak.” wangsulane Mbak Sinta.

          “Woalah mangkono ta, yawis dimimik dhisik kuwi es sing wis dak siapake, enak lho kuwi, Budhe dhewe sing gawe.” ngendikane Budhe Rini.

          “Inggih Budhe, kula mimik nggih.” celathuku.

          “Iya wis ta, yen kurang dak gawekake maneh.”

          Sawise mimik es sing wis digawekake Budhe Rini, Mbak Sinta nyuwun ajar bab matematika sing durung bisa dimangerteni dening Mbak Sinta. Aku uga melu sinau lan ajar bab matematika. Budhe Rini pancen wasis bab matematika, amarga dheweke lulusan S3 matematika.

          “Budhe, badhe nyuwun pirsa, menika kok saged pikantuk asil sekawanlikur kados pundi nggih Budhe?” Mbak Sinta tangklet marang Budhe Rini.

          “Sik-sik, dak delenge soale ya Ndhuk… Oalah, ngene lho iki, kene Budhe nyuwun kertas sing isih durung ana isine.”

          “Mangga Budhe kertasipun.” wangsulane Mbak Sinta.

……

          “Ngono Ndhuk cara mangsuli soale kaya ngono. Saiki coba dijajal soal sing padha ya.” ngendikane Budhe Rini marang Mbak Sinta.

          “Inggih Budhe, siap.”

          “Budhe, kula inggih badhe nyuwun ajar bab matematika menika, kula mboten saged nggarap lho Budhe.” celathuku marang Budhe Rini.

          “Kene-kene Ndhuk cah ayu, kaya apa ta angele kok ponakane Budhe iki ora bisa mangsuli?”

          “Woalah, iki carane kaya ngene lho Ndhuk, digatekake yaa.”

……

          “Woalah makaten Budhe, kok gampil nggih hehehe.”

          “Lha iya ta, Tika mung kurang setiti wae nalika ngerjakake. Mula kudu luwih setiti ya. Wis kono dijajal soal sing liyane.”

          “Inggih siap Budhe.” celathuku.

          Sawise ngangsu kaweruh menyang Budhe Rini, aku lan Mbak Sinta pamit arep mantuk amarga ya uwis bengi.

          “Budhe, kula kaliyan Dhik Tika pamit wangsul nggih, benjing kula kaliyan Dhik Tika sowan daleme Budhe malih.” Mbak Sinta pamit marang Budhe Rini.

          “Iya Ndhuk, cah ayu ayu. Ati-ati ya yen bali. Aja lali ngajak bapa lan ibumu ya yen arep rene. Budhe uga titip salam kanggo bapa lan ibumu ya.”

          “Inggi Budhe, siap. Pamit rumiyin nggih Budhe. Assalamualaikum.”

          “Waalaikumsalam Ndhuk.”

          Aku lan Mbak Sinta gegojegan ing sadawane dalan, ananging ana salah sawijining tuladha sing agawe aku trenyuh.

          “Mbak Sinta dhek mau maeme akeh apa ora?”

          “Ora Tik, Mbak Sinta mung maem saithik, amarga masakane Budhe Rini pedhes hehe.”

          “Aku ya iya e Mbak, Tika kepingin tuku ayam kentaki ing cedhak omahe awake dhewe, Mbak Sinta kersa ora?” pitakonku.

          “Wah ayo wae Tik. Sarujuk Aku.”

          “Yeay, mangga Mbak.”

          “Woiya Dhik, Mbak Sinta duwe pesen kanggo Tika.”

          “Apa Mbak?”

          “Saka Mbak Sinta, Tika kan ngerti yen saya suwe lan saya dhuwur olehe ngangsu kaweruh kuwi saya angel lakune. Mbak Sinta pesen marang Tika, kudu tetep bisa lumaku ing dalan sing bener, aja nganti gawe duka bapa lan ibu. Tika kudu bisa dadi lilin putih ing satengahing pawongan akeh.”

          “Lilin putih? Tika ora ngerti maksud ngendikane Mbak Sinta?”

          “Maksude lilin putih kuwi kaya ngene lho Tik, awake dhewe kudu bisa dadi pawongan sing bisa migunani kanggo liyan. Kapinteran sing kok duweni kuwi kudu bisa migunani uga kanggo awakmu utawa kanggo liyan. Aja dadi bocah pinter sing kuminter.”

          “Terus lilin putih kuwi kepiye Mbak?”

          “Maksude mangkene, awake dhewe kudu bisa dadi lilin putih sing migunani, masiya cilik, dheweke bisa madhangi panggonan sing peteng. Wis ngerti saiki?”

          “Woalah nggih Mbak Sinta, Tika ngerti apa maksud ngendikane Mbak Sinta. Yen Mbak Sinta kersa, Tika nyuwun Mbak Sinta terus paring piwulang ya yen Tika rumangsa kangelan utawa Tika ana salah.”

          “Iya Dhik, Mbak Sinta kan tresna marang Tika. Mbak Sinta bakal terus ngelingake Tika yen Tika salah lan bakal ngancani Tika yen Tika butuh Mbak Sinta.”

          “Matur nuwun Mbak Sinta.”

          Kaya sing uwis dak critakake, Mbak Sinta pancen uwong sing apikan lan tresna marang adhine. Mula kuwi, ora mokal yen akeh uwong seneng marang budi luhur sing diduweni Mbak Sinta. Saka Mbak Sinta, aku nyinau akeh bab ing laku salaku.

---Cunthel---

1…1516171819…21

Recent Post

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Rilis Berita

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY