• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Mahasiswa
  • hal. 19
Arsip:

Mahasiswa

Taruna Dharma Jati, Peraih Medali Emas Pimnas Ke-34 Kategori Poster

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 3 Januari 2022

Bagi seorang mahasiswa, memiliki prestasi gemilang pasti menjadi impian yang ingin diwujudkan. Apalagi, prestasi yang berskala nasional bahkan internasional. Akan tetapi, terkadang kesempatan-kesempatan untuk meraih prestasilah yang mungkin terlihat sulit, entah karena pesaing maupun keadaan lainnya.

Seperti kisah dari Taruna Dharma Jati, seorang mahasiswa Program Studi Sastra Jawa, Universtitas Gadjah Mada, yang membawa kabar mengejutkan sekaligus membahagiakan. Pada tahun 2021, Taruna bersama dengan tim yang dibimbing oleh Zakariya Pamuji Aminullah berkesampatan mengikuti Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), yang diadakan oleh DIKTI.

Perjalanannya dimulai dengan adanya ketertarikan dalam dunia PKM. Hal pertama yang membuat ia tertarik dengan PKM adalah keberhasilan yang ia lihat dari seorang kakak tingkatnya, yaitu Syahmu Hidayat, mahasiswa Sastra Jawa angkatan 2017 yang mendapat emas dalam Pimnas, dengan tema yang diangkat adalah sesuai ilmu yang didalami pada program studi Sastra Jawa. Hal itulah yang menjadi pemantik baginya untuk lebih mendalami apa itu PKM. Setelah mendalami apa itu PKM, berdasarkan fenomena yang ada, Taruna dapat memahami bahwa PKM sangat mewadahi dalam bidang apapun, termasuk dalam bidang studi Sastra Jawa.

Ketertarikan mengikuti PKM tidak muncul begitu saja setelah ia melihat fenomena yang ada. Kesempatan yang diberikan kepadanya oleh seorang dosen Sastra Jawa, Zakariya Pamuji Aminullah, yang kerap kali di panggil Mas Zaki itulah yang menjadikan ia dapat berproses lebih jauh lagi. Apalagi, kesempatan itu membawanya untuk menjadi ketua dalam tim tersebut. Untuk mendapatkan sebuah prestasi, tentu ada proses panjang yang harus dilalui oleh Taruna dan tim. Mulai dari persiapan, revisi, pendanaan, proses penelitian, dan masih banyak proses lainnya hingga mengantarkan mereka ke titik akhir.

Menurutnya, PKM merupakan wadah dan ajang bagi mahasiswa untuk menyalurkan gagasan-gagasan yang sangat inovatif dari mahasiswa dalam hal apapun, yang harapannya dapat berguna untuk masyarakat luas.

Pada PKM yang ia ikuti bersama dengan tim, Taruna mengangkat tema tentang wabah dalam prespektif karya sastra Jawa. Untuk data peneliannya, mereka memperoleh dari sekitar Surakarta dan Yogyakarta. Semua hal yang didapat mereka lihat dari perspektif sastra dan budaya, ilmu politik, serta hukum. Kerja keras, perjuangan yang panjang, dan pengerjaan yang total, membawa dirinya bersama dengan tim yang dipimpin untuk memenangkan medali emas pada Pimnas ke-34 pada tahun 2021 dalam kategori poster. Ia yakin bahwa usaha yang mereka lakukan tidak akan mengkhianati hasil yang akan didapatkan.

Menurut Taruna, tantangan terbesar dalam berproses adalah ketika bekerja sama dengan tim, karena adanya latar belakang yang berbeda. Selain itu, materi yang diangkat juga cukup berat, sehingga data yang didapat harus dipadatkan dan disusun sebaik mungkin mengikuti aturan penulisan yang telah ditetapkan. Kontrol waktu yang tepat juga harus benar-benar diperhatikan dalam penyusunan proposal.

Meskipun mengalami banyak tantangan, ia bersama dengan tim dapat mengatasinya. Cara mengatasi tantangan menurutnya adalah dengan melakukan komunikasi yang responsif, berusaha meyakinkan diri masing-masing jika PKM adalah tanggung jawab bersama. Dalam hal pemadatan materi pun dapat teratasi dengan melakukan pengolahan kata serta usaha untuk berpikir lebih keras.

Tidak hanya menghasilkan lelah, menurutnya hal lain yang didapat adalah pengalaman berharga, baik akademik maupun non akademik. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru terutama dalam bidang yang diteliti, serta piwulang atau ajaran dari para narasumber terkait.

Untuk mahasiswa baru yang ingin mengikuti PKM, Ia menyarankan agar mereka tidak perlu ragu, karena PKM merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan ide-ide "gila" terbaik untuk mengangkat nama Sastra Jawa juga.

“Jangan takut untuk memulai, jangan minder, karena mahasiswa Sastra Jawa pun sebenarnya memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan dan dioptimalkan, salah satunya melalui kegiatan PKM ini” (Taruna, 2022).

Webinar “Dunia Kerja Era Digital: Peluang dan Tantangan Lulusan Prodi Sastra Jawa”

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Jumat, 26 November 2021

Jumat, 19 November 2021, pukul 09.00 WIB, program studi Sastra Jawa, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan webinar yang ditujukan untuk mahasiswa prodi Sastra Jawa, khususnya untuk para alumni. Webinar tersebut bertajuk Dunia Kerja Era Digital: Peluang dan Tantangan Lulusan Prodi Sastra Jawa. Webinar ini tentu menghadirkan narasumber yang berpengalaman. Beliau adalah salah satu alumni Sastra Nusantara (Sastra Jawa saat ini), Universitas Gadjah Mada, yaitu Drs. Imam Gunarto M.Hum. Beliau merupakan salah satu tokoh penting yang saat ini menjabat sebagai kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Pada webinar tersebut, Bapak Imam menjelaskan bahwa pada era saat ini, lulusan Sastra Jawa bisa menjadi apapun. Tidak hanya berkutat pada perkejaan sebagai guru atau peneliti, namun Bapak Imam sudah membuktikan bahwa lulusan Sastra Jawa juga bisa menjadi seorang pemimpin. Beliau mengatakan bahwa lulusan Sastra Jawa harus memiliki rasa yang “berbeda” dengan yang lainnya. Selain itu rasa percaya diri juga sangat dibutuhkan untuk mendukung keahlian yang dimiliki.

Hal yang juga tidak boleh dilupakan adalah bahwa saat ini kita juga harus mempersiapkan langkah untuk memasuki dunia 5.0 society. Perencanaan yang matang sejak awal sangat diperlukan untuk menghadapi segala kemungkinan kondisi yang akan terjadi di masa depan. Maka dari itu, untuk menggapai dunia kerja sesuai dengan yang diinginkan, maka penguasaan ilmu interdisipliner juga perlu untuk diperhatikan.

Kondisi yang buruk seperti pandemi yang saat ini sedang terjadi juga mempengaruhi peluang kerja bagi masyarakat. Akibat dari pandemi pun sudah dapat terlihat dengan jelas. Banyak masyarakat yang harus kehilangan pekerjaan mereka karena keadaan yang serba sulit ini. Oleh karena itu, skill sangat diperlukan untuk bertahan di dunia kerja yang semakin hari semakin berat.

Pada webinar Dunia Kerja Era Digital tersebut, Bapak Imam juga menyampaikan bahwa ada berbagai tantangan yang harus dihadapi pada saat ini. Adapun tantangan tersebut meliputi ekosistem kerja, deregulasi, debiroratisasi, format kerja baru, global talent, gap kompetisi antara lulusan perguruan tinggi dan dunia kerja, kapasitas individual, dan sistem diklat yang active learning.

Oleh karena itu, melalui webinar tersebut, Bapak Imam berpesan agar para generasi muda, terutama teman-teman lulusan Sastra Jawa hendaknya memerhatikan kinerja dan kapasitas diri serta kinerja yang baik (how we see the world) dan selalu belajar untuk meningkatkan kapasitas diri (determines what we do) guna mendukung keberlangsungan karir di masa depan.

Selamat! Berikut Para Pemenang Lomba Gugur Gunung 11

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Minggu, 21 November 2021

Perlombaan Gugur Gunung 11 sebagai peringatan ulang tahun Program Studi Sastra Jawa ke-66 tahun telah berhasil dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Segenap panitia Gugur Gunung 11 mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mendaftar perlombaan, di antaranya adalah: Lomba Infografis Kebudayaan Jawa, Lomba Kaligrafi Aksara Jawa, dan Lomba Ndongeng Jawa. Para dewan juri telah berhasil mengerucutkan pemenang-pemenang perkategori tersebut dengan mengambil juara 1, juara 2, dan juara 3.

  read more

Syukuran Ambal Warsa Sastra Jawa Ke-66

Ambal WarsaBeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Kamis, 18 November 2021

Yogyakarta – Acara ulang tahun Program Studi Sastra Jawa (Ambal Warsa) yang ke-66 diperingati dengan dilaksanakannya syukuran bersama melalui kanal zoom meeting pada tanggal 20 September 2021 lalu.

Acara syukuran tersebut diikuti oleh segenap keluarga Sastra Jawa, baik dosen aktif maupun dosen purna tugas, mahasiswa hingga alumni dari berbagai angkatan. Acara tersebut terlaksana dengan sangat baik dikarenakan antusias dari partisipan yang menambah kemeriahan peringatan ulang tahun Program Studi Sastra Jawa ke-66 ini. 

Acara tersebut diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Selanjutnya adalah pemberian sambutan dari Ketua Program Studi Sastra Jawa. Setelah itu, pemberian kesan, pesan, dan harapan oleh perwakilan mahasiswa aktif angkatan 2018, 2019, 2020, dan 2021. Lalu, disambung dengan pembacaan Mading Online, intermezo dari Bapak/Ibu Dosen, serta penampilan persembahan video dari mahasiswa Sastra Jawa. Kemudian, ditutup dengan pembacaan doa serta foto bersama, dan penutupan oleh pembawa acara. 

Berikut adalah cuplikan momen kemeriahan kegiatan Syukuran Ambal Warsa ke-66

Penulis: Vighna Rivattyannur H. dan Anggra Dini

Editor: Anggra Dini

Abhiseka Kramasisya 2021

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 15 November 2021

Abhiseka Kramasisya merupakan acara pengukuhan mahasiswa baru Program Studi Sastra Jawa. Tahun 2021 ini, acara tersebut diselenggarakan pada bulan Oktober dan diikuti oleh 35 mahasiswa baru Program Studi Sastra Jawa. Acara Abhiseka Kramasisya tahun ini mengusung tema yang menarik, yaitu “Manata, Marsudiya, Manunggaling Asta”.

Arti dari tema di atas yaitu “Manata” yang berarti menata atau melakukan persiapan, baik menentukan tujuan ataupun mempersiapkan diri (mental dan fisik), serta mempersiapkan rencana.

 “Marsudiya” merupakan sebuah amanat agar kita berusaha dengan maksimal untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jangan mudah menyerah dan putus asa meskipun melewati rintangan dalam proses yang kita lewati.

Sedangkan, “Manunggaling Asta” berarti menyatukan tangan yang memiliki makna berdoa. Melalui doa kita dapat menyerahkan segala hal yang telah kita kerjakan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan terhadap hasil akhir yang kita terima. “Manunggaling Asta” dapat juga berarti menyatukan tangan. Sebuah kiasan yang artinya mempererat kekeluargaan, baik dengan orang yang lebih muda atau lebih tua. Selain itu, kata “manunggal” yang berarti satu, dan kata “asta” yang berarti dua dapat juga kita sebut sebagai sengkalan untuk tahun 21 atau 2021 ini.

Acara Abhiseka Kramasisya dibagi menjadi tiga rangkaian acara, yaitu acara “Nglaras Memitran dan Seminar Prodi” yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2021, dilanjutkan dengan acara “Nglaras Karsa” yang dilaksanakan pada 24 Oktober 2021, dan diakhiri dengan acara inti yaitu “Pengukuhan Mahasiswa Baru” pada tanggal 30 Oktober 2021.

Pelaksanaan rangkaian kegiatan yang pertama diawali dengan pembukaan acara oleh pembawa acara dilanjutkan dengan peresmian pembukaan kegiatan oleh Ketua Program Studi Sastra Jawa, Dr. Daru Winarti, M.Hum. Lalu, disambung dengan “Nglaras Karsa” yaitu kegiatan perkenalan, baik dari mahasiswa baru maupun Bapak/Ibu dosen serta panitia acara. Setelah itu, ditutup dengan acara yang terakhir “Seminar Prodi”, yaitu pemaparan materi tiga peminatan Sastra Jawa oleh Dr. Hendrokumoro, M.Hum. (peminatan linguistik), Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum. (peminatan filologi), dan Dr. Wisma Nugraha Christianto R., M.Hum. (peminatan sastra). Rangkaian kegiatan pada hari pertama dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Pelaksanaan kegiatan hari kedua diawali dengan pembukaan kegiatan oleh pembawa acara. Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan “Nglaras Karsa” yaitu sebuah talk show bersama alumni Sastra Jawa, yaitu Fajar Wijanarko, S.S. dan Kezia permata S.S. Kedua alumni tersebut memberikan sharing pengalaman serta tips-tips dunia perkuliahan yang sangat menarik untuk diikuti. Pelaksanaan acara hari kedua ini juga dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting.

Sedangkan rangkaian acara hari ketiga dilaksanakan secara luring dan bekerja sama dengan pihak Museum Tembi Rumah Budaya. Pelaksanaan acara pada hari ketiga diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh ketua pelaksana, yaitu Amabilita C. S. Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan jelajah museum yang dipandu oleh petugas Museum Tembi Rumah Budaya. Acara dilanjutkan dengan kegiatan mini games serta acara inti, yaitu pengukuhan mahasiswa baru. Setelah itu, disambung dengan penampilan apresiasi seni oleh teman-teman Sastra Jawa Angkatan 2021, pemberian kesan pesan dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Seluruh rangkaian acara Abhiseka Kramasisya selama tiga hari tersebut diharapkan dapat memberikan pembelajaran serta kesan yang baik kepada teman-teman Sastra Jawa ngkatan 2021. Dengan dikukuhkannya teman-teman Sastra Jawa angkatan 2021 menjadi bagian dari Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (KAMASTAWA), kelak nantinya mereka dapat berdinamika dan berproses bersama-sama untuk menjadi mahasiswa yang berkualitas.

Mahasiswa Sastra Jawa UGM Berhasil Meraih Juara I Lomba Poster Ilmiah Literasi Kebencanaan 2021

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 2 November 2021

Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan diselenggarakan atas inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional, Arsip Nasional Republik Indonesia, U-INSPIRE Indonesia, dan dukungan dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Universitas Syiah Kuala, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana, IABI, Masyarakat Pernaskahan Nusantara (MANASSA), CARI, serta Amcolabora Research Institute. Seminar Internasional ini bertujuan untuk memperkuat misi literasi kebencanaan agar menjadi pembelajaran, pengingat, dan penguat masyarakat dengan kualitas literasi yang baik serta membangun peradaban baru Indonesia yang lebih tangguh menghadapi bencana.

Melalui seminar bertajuk: “Literasi Sejarah Kebencanaan sebagai Warisan Ketangguhan Masa Lalu, Kini, dan Nanti” ini, dilakukan perekatan dan penyusunan kembali berbagai pembelajaran lintas disiplin ilmu, keahlian, dan keterampilan terkait sejarah kebencanaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Ambon pada Rabu - Kamis, 13-14 Oktober 2021.

Gambar: Pengumuman pemenang lomba poster ilmiah digital

di laman resmi BNPB

Dalam rangka penyadartahuan masyarakat khususnya meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai literasi sejarah kebencanaan maka, diperlukan media yang sesuai dan disukai serta mudah dipahami. Pada era digital seperti saat ini, penyebarluasan informasi berbasis digital menjadi medium yang mudah dipahami dan diterima khalayak umum. Media digital berbasis kreativitas menjadi produk yang mudah disebarluaskan melalui portal-portal yang tersedia secara gratis. BNPB juga menyelenggarakan beberapa kegiatan side event berupa lomba yang berkaitan dengan Literasi Sejarah Kebencanaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mempelajari atau mengetahui sejarah kebencanaan dan mendorong kreativitas masyarakat dalam menerjemahkan informasi tersebut ke dalam sebuah karya. Kategori lomba yang digelar ialah sebagai berikut (1) Lomba Penulisan Artikel Literasi Sejarah Kebencanaan untuk setingkat SD yang didampingi oleh guru sejarah di sekolahnya; (2) Lomba Penulisan Artikel Literasi Sejarah Kebencanaan untuk masyarakat umum; (3) Lomba Poster Ilmiah Digital Literasi Sejarah Kebencanaan untuk mahasiswa; (4) Lomba Story Map Literasi Sejarah Kebencanaan.

Di antara banyak mahasiswa yang mengikuti perlombaan, Sahmu Hidayat merupakan salah seorang mahasiswa Sastra Jawa UGM angkatan 2017 yang ikut ambil bagian di dalam kompetisi tersebut. Dirinya berhasil meraih juara I dalam kategori Lomba Poster Ilmiah Digital Literasi Sejarah Kebencanaan.

Gambar: Poster ilmiah digital bertajuk

“Citraléka Bancana: Menggali Memori Kolektif Kebencanaan dalam Naskah Jawa”

Tajuk poster ilmiah yang diusungnya yakni “Citraléka Bancana: Menggali Memori Kolektif Kebencanaan dalam Naskah Jawa”. Hal yang melatarbelakangi idenya yaitu karena banyaknya peristiwa bencana yang kerap melanda Pulau Jawa. Peristiwa-peristiwa lampau berupa kebencanaan menjadi sebuah catatan sejarah yang terekam dalam sebuah memori kolektif tradisional Jawa.  Memori tersebut diabadikan oleh masyarakat Jawa dalam beberapa catatan tradisional berupa naskah.

Menurut pendapatnya, naskah tersebut memuat sebuah citraléka bancana atau semacam petunjuk gambaran bencana di masa lalu. Umumnya naskah kuno tersebut menjelaskan jenis, penyebab, cara menghindari, serta apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam.

Sebagai salah satu contoh yakni Serat Primbon Palintangan Palindhon Pakedutan yang memuat catatan pengetahuan tentang terjadinya gempa bumi pada waktu-waktu tertentu dianggap mengisyaratkan kejadian yang bersifat buruk, baik, netral, maupun campuran, dan berdampak pada manusia, makhluk hidup lain, serta alam. Melalui poster ilmiah yang dibuatnya, dirinya berharap semoga semakin banyak generasi muda yang sadar akan pentingnya pengetahuan tradisional guna menghadapi problematika yang terjadi di tengah arus modernisasi.

 

Penulis: Sahmu Hidayat

Editor: Anggra Dini

Gugur Gunung 11 Labdhasuksma Jawaloka: Peringatan Ulang Tahun Program Studi Sastra Jawa UGM

BeritaMahasiswaSDGS Selasa, 5 Oktober 2021

(Poster Gugur Gunung 11 "Labdhasuksma Jawaloka")

Gugur Gunung merupakan sebuah acara tahunan yang diselenggarakan untuk memeriahkan ulang tahun Program Studi Sastra Jawa. Acara Gugur Gunung kali ini mengusung tema “Labdhasuksma Jawaloka”. Kata labdhasuksma berasal dari dua kata, labdha yang berarti tercapai, dijumpai, dan terdapat. Sedangkan, suksma berarti halus, kecil, dan gaib. Sehingga, ketika dua kata ini digabungkan akan bermakna ‘mendapatkan kehalusan (jiwa)’. Adapun kata jawaloka juga berasal dari dua kata, jawa dan loka yang berarti dunia. Sehingga, jawaloka dapat dimaknai dengan dunia jawa. Rangkaian tersebut akhirnya menjadi satu kesatuan makna “Labdhasuksma Jawaloka” yang dapat diartikan sebagai ‘mendapatkan kelembutan hati dan jiwa manusia di dunia Jawa’.

Menjelang acara puncak yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang, terdapat serangkaian perlombaan bernuansa kesusastraan Jawa, antara lain adalah Lomba Ndongeng Jawa, Lomba Kaligrafi Aksara Jawa, dan Lomba Poster Infografis Kebudayaan Jawa. Untuk memudahan, berikut adalah link ketentuan dan pendaftaran lomba:

  1. Lomba Ndongeng Jawa

Link ketentuan: http://bit.ly/ToRNdongengJawa

Link pendaftaran: http://bit.ly/LombaNdongengJawa

  1. Lomba Kaligrafi Aksara Jawa

Link ketentuan: http://bit.ly/ToRKaligrafiAksaraJawa

Link Pendaftaran: http://bit.ly/LombaKaligrafiAksaraJawa

  1. Lomba Poster Infografis Kebudayaan Jawa

Link ketentuan: http://bit.ly/ToRPosterKebudayaanJawa

Link pendaftaran: http://bit.ly/LombaPosterKebudayaanJawa

 

 

Penulis: Vighna R. Hernawan

Kuliah Umum Bahasa Sanskerta

BeritaMahasiswaSDGS Jumat, 1 Oktober 2021

Pada bulan Sepetember 2021, program studi Sastra Jawa menyelenggarakan kuliah umum Bahasa Sanskerta yang bertajuk “Short Course of Basic Sanskerta”. Kuliah tersebut diselenggarakan dua kali dalam bulan September, yaitu pada tanggal 11 dan 18. Tokoh yang menjadi narasumber pada kuliah umum bahasa sanskerta adalah Prof. Viroopaksha V. Jaddipal. Beliau merupakan seorang professor yang berasal dari India. Adapun peserta dari kuliah umum tersebut adalah masyarakat luas, khususnya mahasiswa program studi Sastra Jawa.

Dari banyaknya materi terkait Bahasa Sanskerta, bahan yang didiskusikan pada pertemuan tersebut adalah materi dasar Bahasa Sanskerta, dua di antaranya adalah cara pengucapan kata berbahasa Sanskerta yang benar dan pengetahuan tentang cara penggunaan kata yang tepat dalam merangkai sebuah kalimat. Kuliah umum tersebut diikuti oleh peserta dengan jumlah yang cukup banyak. Meskipun hampir sebagian besar partisipannya adalah mahasiswa dari latar belakang pendidikan sastra Jawa, tetapi ada juga beberapa partisipan dari luar bidang Sastra Jawa.

Melalui kuliah umum tersebut, banyak hal yang dapat dipelajari. Bukan hanya tentang bagaimana cara belajar Bahasa Sanskerta dengan baik dan benar, namun hal tersebut juga sebagai pengingat bagi kita, bahwa mempelajari bahasa-bahasa lain juga diperlukan untuk mendukung keberhasilan dalam kegiatan belajar. Seperti pengakuan yang dituturkan oleh salah satu mahasiswa program studi Sastra Jawa Angkatan 2020, Muhammad Ikhsan, bahwa dirinya senang bisa belajar bahasa Sanskerta dengan ahlinya secara langsung. Bahasa Sanskerta yang semula dirasa sulit, menjadi cukup bisa dipahami melalui kuliah umum tersebut.

Kemampuan multi bahasa memang bukan hal yang utama untuk masyarakat umum, namun bagi para civitas akademik, khususnya mahasiswa yang ingin menggali ilmu lebih dalam, kemampuan multi bahasa sangat diperlukan. Melalui kemampuan tersebut, akan semakin memudahkan para mahasiswa untuk mempelajari sumber-sumber pengetahuan dalam bahasa-bahasa lain, sehingga mereka akan memiliki pengetahuan yang semakin luas. Dalam hal ini, multi bahasa juga berguna sebagai penunjang karier. Kemampuan multi bahasa menjadi pertimbangan tersendiri bagi perusahaan-perusahaan penyelenggara kerja, apalagi di era yang semakin modern seperti saat ini.

Persembahan Angkatan 2019 dalam Ambal Warsa ke-66 Sastra Jawa UGM

Ambal WarsaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 21 September 2021

Dalam rangka memeriahkan ulang tahun Program Studi Sastra Jawa ke-66 tahun, angkatan 2019 (TRAWAGAMA) mempersembahkan karya unik berupa video dengan menyanyikan lagu Cintaku yang dipopulerkan oleh Chrisye secara bersama-sama. Karya yang sebenarnya juga menjadi realisasi program kerja Divisi Minat dan Bakat Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jawa, Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (KAMASTAWA) ini mengusung konsep bertema pertemuan virtual yang dikemas dengan rapi. Hal yang menjadi daya tarik utama dalam persembahan ini adalah lagu Cintaku oleh Chrisye yang dialihbahasakan ke dalam bahasa Jawa yang berjudul Tresnaku. read more

Sarining Rasa (Ambal Warsa Sastra Jawa ke-66)

Ambal WarsaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Selasa, 21 September 2021

Dalam rangka program kerja Divisi Minat dan Bakat Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jawa, Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (KAMASTAWA) yang sekaligus memeriahkan ulang tahun Program Studi Sastra Jawa ke-66 tahun, angkatan 2020 (RUKMAGAMA) mempersembahkan karya bertajuk Sarining Rasa. Karya ini menghadirkan tampilan tembang Ketawang Widyasmara Pl.5 dengan kreasi geguritan (puisi jawa) di tengah-tengahnya. Sarining Rasa menjadi kejutan penutup acara Syukuran Ambal Warsa Sastra Jawa via zoom meeting tanggal 20 September 2021 lalu. read more

1…1718192021

Recent Post

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Rilis Berita

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY