• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Mahasiswa
  • hal. 20
Arsip:

Mahasiswa

Apa Itu “Gugur Gunung”?

Ambal WarsaBeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 8 September 2021

Gugur Gunung merupakan peringatan hari ulang tahun program studi Sastra Jawa yang menjadi salah satu program tahunan yang rutin dilaksanakan. Acaranya biasa dilaksanakan rutin pada bulan Oktober. Bukan hanya sebagai acara peringatan, namun Gugur Gunung ini juga menjadi jembatan untuk membantu merekatkan tali silaturahmi antar civitas akademika program studi Sastra Jawa. Melalui sederet rangkaian acara yang disiapkan, semua civitas akademika dapat ikut bergabung dan memeriahkan acara tahunan tersebut.

Berbagai acara dirangkai sedemikian rupa sehingga membuat peringatan ulang tahun program studi Sastra Jawa menjadi semakin meriah. Adapun rangkaian acara yang menjadi pelengkap peringatan ulang tahun program studi Sastra Jawa tersebut antara lain, lomba membuat poster bertema kebudayaan, lomba membuat infografis kebudayaan, webinar, dan pada puncak acara diakhiri dengan pentas seni dari mahasiswa program studi Sastra Jawa.

Acara Gugur Gunung menjadi salah satu acara tahunan terbesar yang dilaksanakan oleh program studi Sastra Jawa. Selain memperingati hari ulang tahun program studi Sastra Jawa, Gugur Gunung juga menjadi simbol untuk menghaturkan rasa syukur kepada Tuhan karena program studi Sastra Jawa tetap berjaya hingga saat ini.

Sastra Jawa Berbagi

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Kamis, 2 September 2021

Minggu (22/08/2021), Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa (KAMASTAWA) melakukan sebuah aksi peduli sesama di daerah Kulon Progo, Yogyakarta. Kegiatan peduli sesama tersebut bernama Sastra Jawa Berbagi. Sastra Jawa Berbagi adalah sebuah program kerja KAMASTAWA dari divisi Sosial Masyarakat. 

Melalui Sastra Jawa Berbagi, seluruh civitas akademika program studi Sastra Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, berkesempatan untuk berkontribusi dengan memberikan bantuan berupa dana dan pakaian layak pakai. Penggalangan dana serta baju layak pakai tersebut dilakukan oleh panitia yang dimulai pada tanggal 23 Juli sampai 10 Agustus 2021 dengan hasil uang tunai sebesar Rp 1.050.000,00 dan 10 kantong besar pakaian layak pakai.

Banyak yang mengira bahwa seluruh masyarakat di daerah Yogyakarta mungkin sudah terjamin kesejahteraannya. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan serta kepedulian kita seperti warga Desa Kalirejo, Sangon II, Kec. Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. Tidak hanya satu atau dua orang, tetapi hampir sebagian besar masyarakatnya memiliki keterbelakangan, baik itu secara mental, psikis, maupun ekonomi. 

Kala itu, teman-teman KAMASTAWA berkesempatan untuk mengunjungi secara langsung masyarakat yang berkebutuhan khusus sebanyak kurang lebih tiga puluh keluarga. Kegiatan tersebut juga melibatkan Lembaga Kesejahteraan Sosial "Baitunnajah" Desa Kalirejo Kec. Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta.

Meskipun harus melalui akses jalan yang kurang memadai, namun hal itu tidak menyurutkan niat teman-teman Kamastawa untuk melakukan kegiatan tersebut. Kepedulian serta ketulusan yang diberikan melalui paket kebutuhan bahan-bahan pokok, menciptakan senyum bagi mereka yang menerimanya. Tentu saja hal itu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman Kamastawa yang dapat berkontribusi secara langsung pada kegiatan tersebut.

Penulis & editor : Anggra Dini

Pergantian Nama HMJ KAMASUTRA Menjadi HMJ KAMASTAWA

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 5 Mei 2021

Yogyakarta - Pada hari Senin, 3 Mei 2021, pukul 15.41 WIB, menjadi momen yang bersejarah bagi KAMASUTRA (Keluarga Mahasiswa Sastra Nusantara), sebuah organisasi HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) yang berada di bawah naungan Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (FIB UGM), telah resmi berganti nama menjadi KAMASTAWA (Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa).

Secara etimologis, KAMASTAWA berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari kata ‘kāma’ yang berarti kasih sayang dan loyalitas dan ‘stawa’ yang berarti doa, harapan, dan pujian. Secara keseluruhan, arti Kamastawa merupakan harapan agar Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa untuk senantiasa saling mengasihi, menyayangi dan memiliki jiwa loyalitas yang tinggi terhadap Program Studi Bahasa, Sastra, dan Jawa.

Proses penetapan perubahan nama ini dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, dengan Ketua Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa periode 2021/2022, Na’il Yuwana Firdaus, sebagai penandatangan resmi perubahan nama. Selanjutnya, keputusan ini mendapatkan persetujuan dari pembina Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa, yakni dosen Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dengan bidang studi filologi, Zakariya Pamuji Amirullah, S.S., M.A.

Perubahan ini sejalan dengan Surat Keputusan Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jawa Departemen Bahasa dan Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Nomor 001/KAMASTAWA/IV/2021 tentang Perubahan Singkatan Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa. Alasan di balik pergantian nama ini adalah untuk mencapai keselarasan antara Program Studi Sastra Jawa, Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dengan nama himpunan mahasiswa terkait.

Keputusan ini juga didasarkan pada hasil sidang AD/ART Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa pada 20 Maret 2021 dan Hasil Musyawarah Anggota Khusus Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa periode 2021/2022 pada 4 April 2021, yang keduanya diadakan secara daring melalui Zoom Meeting dan Google Meet.

Selain perubahan nama, terdapat juga perubahan logo Keluarga Mahasiswa Sastra Jawa bagian aksara yang terdapat di atasa lingga-yoni yang telah disesuaikan dengan singkatan baru. Selain itu, aksara yang digunakan pada logo baru adalah aksara Jawa Kuno, menggantikan aksara Dewanagari pada logo lama.

(Logo lama)

(Logo baru)

Dengan pergantian nama yang mencerminkan identitas baru, KAMASTAWA semakin bersemangat dalam memberikan ruang kepada anggota-anggotanya untuk  mempelajari, melestarikan dan menghidupkan warisan kebudayaan Jawa.

Gara-Gara

GeguritanKarya MahasiswaMahasiswa Senin, 19 April 2021

Jagat gonjing, Bawana geger Geger dening ruhara Ndonya wus kebegan kamurkan Muka yaksa, bleger buta, ambeg watak raseksa Ubenging bumi kaya hanyekseni tumangkaring watak candhala, budi nistha Ingkang nekem jagat

Kezia Permata, Alumnus Sastra Jawa Peraih Beasiswa Alphawood di SOAS University of London

AlumniBeritaMahasiswaSDGS Selasa, 30 Maret 2021

Kuliah di luar negeri dengan beasiswa menjadi impian para pelajar karena bisa memperkaya pengalaman hidup serta bisa merasakan suasana pendidikan yang baru dan mumpuni.

Seperti kisah Kezia Permata, alumnus Sastra Jawa UGM angkatan 2016 membawa kabar yang  membanggakan dan penuh inspirasi di tengah adanya pandemi Covid-19 ini. Kelulusannya pada tahun 2020 lalu memberinya banyak kesempatan untuk berkembang, dimulai dari mendapat tawaran untuk bekerja di Pusat Studi Kebudayaan UGM sebagai asisten peneliti dan kesempatan besarnya untuk melanjutkan studi S2 di SOAS (School of Oriental and African Studies) University of London melalui beasiswa Alphawood. read more

Mahasiswa FIB UGM Menyabet 2 Emas dalam Gelaran PIMNAS ke-33: Salah Satu Anggota Timnya Mahasiswa Sastra Jawa

BeritaKarya MahasiswaKegiatan MahasiswaLain-lainMahasiswaSDGS Minggu, 13 Desember 2020

Pengumuman juara oleh pihak panitia PIMNAS 33 melalui siaran langsung YouTube

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional atau biasa disingkat PIMNAS merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (sebelumnya diselenggarakan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) sebagai puncak dari pelaksanaan kegiatan PKM yang diikuti oleh perguruan-perguruan tinggi di Indonesia. Gelaran PIMNAS menjadi ajang yang menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa dari penjuru tanah air.

Pandemi Covid-19 yang melanda sejak akhir tahun 2019 berdampak besar terhadap kebijakan pemerintah di seluruh dunia. Menyikapi kondisi pandemik tersebut, PIMNAS yang sedianya setiap tahun dilakukan secara luring, maka pada tahun 2020 ini terpaksa dilaksanakan secara semi daring. Gelaran PIMNAS yang ke-33 tahun 2020 yang dilaksanakan semi daring ini diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada dengan penerapan protokol pencegahan penyebaran COVID-19.

Dari 435 Perguruan Tinggi yang lolos didanai pada Tahun 2020, UGM berhasil berada di Peringkat 1 dengan 82 proposal yang diajukan oleh kelompok-kelompok mahasiswa UGM dan lolos PIMNAS Ke-33 Tahun 2020. Salah satu tim dari Universitas Gadjah Mada yaitu tim PKM-PSH dari FIB yang beranggotakan Naufal Raffi Arrazaq (Arkeologi), Indah Nurafani Syarqiyah (Arkeologi), dan Sahmu Hidayat (Sastra Jawa). Tim ini berhasil menyabet 2 medali emas dalam kategori presentasi dan poster.

Tim yang diketuai Naufal ini mengangkat kajian tentang jejak katastrofe di Daerah Istimewa Yogyakarta. Latar belakang yang mendasari dilakukannya kajian ini yakni kondisi masyarakat Yogyakarta saat ini yang mulai meninggalkan pengetahuan tradisional mengenai katastrofe atau bencana alam. Masyarakat saat ini lebih percaya pada kajian yang berbasis sains dan teknologi. Aspek-aspek sains dan teknologi memang sangat penting di era modern ini, namun kajian sains dan teknologi tidak mampu menjangkau makna filosofis dari pengetahuan tradisional. Sehingga kajian berbasis sosial humaniora perlu dilakukan untuk mengungkap aspek-aspek yang tidak dapat dijangkau oleh kajian sains dan teknologi.

Berdasarkan berbagai macam aspek tersebut, maka tim ini kemudian merancang konsep kajian sosial humaniora untuk mengidentifikasi dan menganalisis jejak katastrofe kuno di Yogyakarta dalam perspektif filoarkeologi. Pada tahap kajian lebih lanjut, tim ini menyusun rekomendasi kebijakan mengenai strategi implementasi pengetahuan tradisional di dalam upaya mitigasi bencana. Pengimplementasian dalam bidang pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda tentang kebencanaan.

Poster bertajuk Wasita Bañcana yang berhasil menyabet medali emas dalam gelaran PIMNAS 33

Kuliah Umum BPNB Provinsi Bali-UGM-UNUD

BeritaLain-lainMahasiswaSDGS Sabtu, 18 Juli 2020

Jumat, 17 Juli 2020 Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada dan Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana bekerja sama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali menyelenggarakan kuliah umum dengan mengangkat tema kajian “Mantra Ruwat: Relasi Kompendium naskah-naskah di Kraton dan Skriptorium Merapi-Merbabu”. Kuliah umum pada kesempatan tersebut diselenggarakan secara daring menggunakan sarana Webinar dari Cisco Webex dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube BPNB Bali. Kegiatan yang berlangsung hampir 2,5 jam tersebut menghadirkan narasumber Rendra Agusta (Peneliti Naskah-naskah Surakarta) dan Dr. Abimardha Kurniawan (Peneliti Naskah-naskah Merapi-Merbabu) serta dipandu oleh Zakariya Pamuji Aminullah (Dosen Prodi Sastra Jawa). Kuliah umum dimulai pukul 13.00 WIB / 14.00 WITA hingga pukul 17.00 WIB / 18.00 WITA dengan diawali oleh sambutan dari Kaprodi Sastra Jawa UGM kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, tanggapan sekaligus sambutan dari BPNB Provinsi Bali, diskusi dan tanya jawab. read more

Kuliah Umum Webinar UNUD-UGM

BeritaMahasiswa Selasa, 5 Mei 2020

Pada Senin, 4 Mei 2020, Program Studi Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana untuk menyelenggarakan kuliah umum yang bertajuk “Kuliah Umum Webinar UNUD-UGM”. Kuliah umum yang diselenggarakan secara daring melalui perangkat lunak Cisco Webex ini menghadirkan Sugi Lanus sebagai pembicara. Beliau adalah seorang peneliti naskah-naskah lontar sekaligus pendiri Hanacaraka Society. Kuliah umum webinar ini dimoderatori oleh I Gede Gita Purnama selaku dosen Sastra Bali UNUD. Adapun tema yang diangkat adalah “Karya Sastra Majapahit: Menelisik Karya-Karya Sastra Kawi dengan Setting Waktu dan Peristiwa Seputar Kerajaan Majapahit”.

Kuliah umum webinar tersebut diikuti oleh para mahasiswa dan dosen dari Sastra Jawa UGM, para mahasiswa dan dosendari Fakultas Ilmu Budaya UNUD, serta para pecinta karya sastra Kawi. Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi serta tanya jawab. Kegiatan webinar tersebut berlangsung dari pukul 14.00 WIB - 17.00 WIB dengan penuh antusias oleh para peserta.

Terlaksananya kuliah umum tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara kedua program studi serta dapat memberikan sebuah pengetahuan baru mengenai Karya Sastra Kawi. Kuliah umum yang telah terlaksana dengan baik tersebut merupakan bentuk kegiatan untuk mengisi waktu selama masa pandemi Covid-19 serta wujud fasilitasi mahasiswa Sastra Jawa UGM maupun mahasiswa Sastra Bali UNUD dalam hal pengetahuan mengenai Karya Sastra zaman Majapahit. (mufa.)

Tadarus Babad Trunajaya-Surapati GAMASUTRA di JOGLIT 2019

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Senin, 30 September 2019

Pada tanggal 27–30 September 2019, HMJ KAMASUTRA bekerjasama dan Prodi Sastra Jawa UGM menampilkan suatu pertunjukan tadarus naskah dalam undangan acara Jogja Literatur Festival 2019. Acara itu merupakan salah satu panggung kolaborasi pertama GAMASUTRA yang diusung dengan gaya teatrikal modern. Dalam penampilan ini perwakilan GAMASUTRA membaca teks Babad Trunajaya-Surapati (Alih aksara oleh Sudibjo Z.H. dan alih bahasa oleh R.Soeparno).

Kunjungan Kebudayaan Indonesia-Jawa dari Universitas Osaka Jepang di Program Studi Sastra Jawa Tahun 2019

BeritaKegiatan MahasiswaMahasiswaSDGS Rabu, 25 September 2019

Selama sepuluh hari sejak tanggal 10 hingga 20 September 2019, Universitas Osaka, Jepang, bersama dengan Program Studi Sastra Jawa, Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada menggelar program kerjasama kebudayaan. Kegiatan ini merupakan kali kedua diadakannya kunjungan kebudayaan Indonesia-Jawa antara Universitas Osaka dengan Universitas Gadjah Mada semenjak 2017 lalu. Dalam kunjungan ini, Dr. Yumi Sugahara selaku dosen pendamping mahasiswa membawa rombongan mahasiswa sekitar 19 orang. Di awal kunjungan, Ketua Prodi Sastra Jawa, Dr. Sri Ratna Saktimulya, M.Hum. menyambut dengan hangat kunjungan tersebut bersama 26 mahasiswa Sastra Jawa dan calon induk semang pendamping mereka di hotel Winotosastro.

Kegiatan diawali dengan pembukaan acara di Ruang Multimedia lantai 2 Gedung Margono FIB UGM. Acara dibuka oleh dekan FIB, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA dan dilanjutkan dengan presentasi pengenalan kebudayaan Jepang. Selama berada di Yogyakarta, rombongan mahasiswa Osaka belajar di FIB maupun di luar FIB. Kunjungan di beberapa situs kebudayaan seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pura Pakualaman, Kraton Yogyakarta dan Makam Imogiri telah mendorong mereka untuk mempelajari kebudayaan yang terkandung di setiap destinasi. Sebagai contoh, pada saat mengunjungi Pura Pakualaman, mereka mempelajari cara membatik dan jemparingan (olahraga panahan tradisional di Jawa). Selain itu, saat mereka berada di FIB UGM, mereka juga belajar tentang wayang dan cara bermain gamelan Jawa.

Pada saat mereka berada di Yogyakarta, mahasiswa Osaka juga melakukan wawancara guna melatih kelancaran mereka dalam berbahasa Indonesia. Demi mewujudkan tujuan itu, mereka membentuk grup-grup kecil untuk mewawancarai mahasiswa Sastra Jawa dan juga masyarakat di sekitar tempat mereka menginap. Adapun topik-topik wawancara yang diangkat meliputi kehidupan orang-orang Indonesia baik dari pola hidup sehat, berlalu lintas, hingga media pemberitaan di Indonesia. Secara tidak langsung, hal itu mengasah mereka untuk berbicara bahasa Indonesia dengan baik. Hasil wawancara itu kemudian mereka susun ke dalam salindia yang dipresentasikan pada penutupan acara kunjungan mahasiswa Universitas Osaka.

Penutupan acara Kunjungan Kebudayaan Universitas Osaka dilaksanakan pada tanggal 19 September 2019 di Ruang Multimedia Lantai 2 Gedung Margono. Acara penutupan diawali dengan pembagian sertifikat dan nilai mereka selama melakukan pembelajaran di Yogyakarta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan presentasi-presentasi dari mahasiswa Universitas Osaka tentang hasil wawancara mereka. Pascapresentasi, Dr. Nur Saktiningrum, M.Hum. selaku Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan menutup acara tersebut sambil berpesan agar kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dan Universitas Osaka dalam hal tukar kebudayaan ini terus dikembangkan di kemudian hari. Tidak hanya sampai di situ, acara penutupan juga memberikan suguhan penampilan dari mahasiswa Sastra Jawa dan mahasiswa dari Universitas Osaka itu sendiri. Beberapa penampilan itu antara lain: tari tradisional oleh mahasiswa Sastra Jawa; nyanyian dan tarian Jepang oleh mahasiswa Universitas Osaka; lagu berbahasa Indonesia ciptaan mahasiswa Universitas Osaka yang khusus dipersembahkan untuk acara penutupan; dan lagu perpisahan yang dinyanyikan dalam dwibahasa (bahasa Jawa dan bahasa Indonesia) oleh mahasiswa Sastra Jawa dan Universitas Osaka yang diselingi pembacaan puisi oleh mahasiswa Universitas Osaka. Acara pun resmi berakhir dengan berswafoto ria dan makan-makan.

1…18192021

Recent Post

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Rilis Berita

  • Menjaga Tradisi Batik Yogyakarta melalui Karya Aji Setyowijaya, Alumni Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
    Juli 31, 2026
  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Merawat Seni Menjaga Harmoni, Gamasutra Tampil di Festival Karawitan Filsafat UGM 2026
    Juli 20, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY