• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survei Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita
  • Mahasiswa Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Sutradarai Teater Sat-Set dalam Prabusena 2025, Terinspirasi dari Karya Sastra Jawa

Mahasiswa Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Sutradarai Teater Sat-Set dalam Prabusena 2025, Terinspirasi dari Karya Sastra Jawa

  • Berita, Karya Mahasiswa, Kegiatan Mahasiswa, Mahasiswa, SDGS
  • 5 Juni 2025, 12.41
  • Oleh: haryountoro
  • 0

Prestasi yang membanggakan kembali datang dari mahadaya (Mahasiswa Ilmu Budaya). Nurcholish Ramadhan, mahasiswa angkatan 2024 dari Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, sukses memimpin produksi sebuah pementasan teater bertajuk “Sat-Set”. Pertunjukan ini dipentaskan oleh Teater Berdaya dalam gelaran Prabusena (Panggung Apresiasi Budaya, Seni, dan Keislaman PD IPM Bantul) 2025 pada Sabtu malam, 31 Mei 2025 pukul 20.00 WIB, bertempat di Aula Lantai 1 Gedung Dakwah PDM Bantul.

Teater Sat-Set mengisahkan perjalanan cinta Fikar, pria berusia 28 tahun, anak seorang panewu (camat), yang jatuh hati pada Alya—putri dari sahabat almarhum ayahnya. Pertemuan yang tidak sengaja di alun-alun menjadi awal mula kisah cinta Fikar. Setelah mencari tahu, Fikar baru mengetahui bahwa Alya adalah putri dari Paklik Pram, teman lama ayahnya. Kedekatan mereka terjalin selama sebulan, namun Fikar tidak kunjung melamar. Untuk memancing kesungguhan Fikar, Paklik Pram pun menciptakan isu bahwa Alya akan dinikahkan. Rencana itu berhasil. Meski awalnya Fikar hanya mengungkapkan perasaannya di hadapan Paklik dan Bulik Pram, ia akhirnya mendapat restu. Di kemudian hari, Fikar pergi ke taman yang sering ia kunjungi bersama Alya. Disana mereka kembali bertemu setelah beberapa hari tak pernah bertemu. Akhirnya, Fikar mengungkapkan cinta dan langsung mengajak Alya menikah.

Keunikan teater Sat-Set terletak pada sumber inspirasinya. Nurcholish Ramadhan menyampaikan bahwa Sat-Set terinspirasi dari Serat Riyanta, sebuah karya sastra Jawa yang ditulis oleh R. B. Soelardi pada tahun 1918. Dalam wawancara daring yang dilakukan pada 12 Juni 2025, Nurcholish menjelaskan ketertarikannya terhadap serat tersebut bermula dari tugas mata kuliah. “Setelah saya membaca Serat Riyanta dari awal sampai akhir, saya tertarik dan suka dengan ceritanya, sehingga saya memiliki gambaran untuk mengalihwahanakan ke dalam sebuah pementasan,” jelasnya.

Proses produksi pementasan tidak lepas dari berbagai tantangan. Nurcholish menyebutkan bahwa keterbatasan durasi menuntutnya untuk meringkas narasi Serat Riyanta secara efektif, tanpa menghilangkan esensi ceritanya. Selain itu, kendala pendanaan juga menjadi hambatan tersendiri. Meskipun demikian, dirinya bersyukur bahwa pementasan dapat berjalan dengan maksimal.

“Melalui pementasan ini, saya jadi belajar untuk lebih mendalami karya yang diacu ketika diadaptasi menjadi naskah teater. Kemudian, saya merasa bahagia dapat mewadahi potensi dan bakat teman-teman pelajar Muhammadiyah dalam bidang seni,” ujarnya.

Teater Sat-Set menjadi sebuah bentuk nyata dari usaha nguri-uri ‘melestarikan’ dan ngurip-urip ‘menyemarakkan’ kesenian, kesastraan, dan kebudayaan daerah. Karya sastra masa lampau menyimpan kekayaan nilai historis, pengetahuan, ajaran moral dan didaktik, hingga kisah-kisah yang menarik untuk diangkat kembali. Melalui penggalian, pelestarian, dan pemanfaatan khazanah budaya tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat secara berkelanjutan, tetapi juga membangun rasa bangga terhadap jati diri bangsa yang luhur. Sebagaimana disampaikan oleh Nurcholish di akhir wawancara. “Sebuah sejarah dan kebudayaan akan selalu lestari ketika ada insan yang mau nyinau (belajar) dan adum ilmu (berbagi ilmu),” tutupnya.

Penulis             : Haryo Untoro
Editor               : Haryo Untoro

Tags: BAHASA SASTRA DAN BUDAYA JAWA FIB FIB UGM HMJ KAMASTAWA PENGABDIAN MASYARAKAT SASTRA JAWA SDGS 11: KOTA DAN KOMUNITAS YANG BERKELANJUTAN SDGS 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN SDGS 4: PENDIDIKAN BERKUALITAS UGM

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Recent Post

  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026
  • Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa menjadi Pengiring dalam Kirab Pusaka Dalem Mangkunegaran 1 Sura Be 1960
    Juni 17, 2026
  • Ruang Berbagi dan Refleksi dalam Pertemuan Mahasiswa Penerima Beasiswa YAD Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026
    Juni 1, 2026

Kalender

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Rilis Berita

  • Muhamad Rafi Nur Fauzy dan Meifira Arini Pitaloka, Dua Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Terpilih sebagai Penerima Program Fast Track FIB UGM
    Juli 22, 2026
  • Workshop Internasional Membaca Ulang Wayang: Mengenang yang Silam, Menjelang yang Datang
    Juli 10, 2026
  • Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Raih Gelar Doktor melalui Kajian Naskah Jawa Pertengahan Uttarakāṇḍa
    Juli 8, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY