Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Raih Penghargaan dalam Temu Budaya Nusantara XXXII di UNS

Mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (FIB UGM), berhasil menorehkan prestasi dalam Temu Budaya Nusantara (TBN) ke-XXXII Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah Indonesia (Imbasadi) yang diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 12–15 Oktober 2026. Mengusung tema “Muda Berkarya, Kami Bhima Budaya”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan kebudayaan, serta mempererat hubungan antarmahasiswa.

Sebagai kegiatan rutin tahunan Imbasadi, Temu Budaya Nusantara XXXII menyelenggarakan berbagai agenda yang mencakup bidang kebudayaan dan akademik. Kegiatan tersebut meliputi Musyawarah Nasional, seminar kebudayaan, hingga malam puncak yang diisi dengan penganugerahan penghargaan lomba (awarding) serta pelantikan pengurus Imbasadi periode 2026/2028. Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi bahasa dan sastra daerah berkesempatan untuk menjalin silaturahmi, bertukar gagasan, dan memperluas wawasan kebudayaan.

Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM turut berpartisipasi dengan mengirimkan enam delegasi. Keenam mahasiswa tersebut adalah Shabrina Fitra Azzahra (angkatan 2024), Eva Wulandari (angkatan 2025), Yogi Setiyawan (angkatan 2025), Muthiah Rahmadani (angkatan 2026), Januar Aziz Maulana (angkatan 2026), dan Fabiola Anenina Karissa (angkatan 2026).

Partisipasi delegasi UGM dalam TBN XXXII turut diwarnai dengan sejumlah capaian membanggakan. Dua mahasiswa, yaitu Januar Aziz Maulana dan Fabiola Anenina Karissa, berhasil meraih nominasi Runner-Up II Imbasadi 2026. Sementara itu, Muthiah Rahmadani berhasil meraih juara III dalam lomba desain batik. Selain capaian tersebut, Yogi Setiawan juga mendapat amanah sebagai Presiden Imbasadi periode 2026/2027. Berbagai pencapaian ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM dalam mengapresiasi, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya Nusantara melalui kegiatan ilmiah dan kebudayaan. Hal ini sekaligus mencerminkan peran aktif mahasiswa dalam memperkuat kolaborasi serta menjalin hubungan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Temu Budaya Nusantara dan berbagai prestasi yang diraih, diharapkan semangat mahasiswa untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah semakin tumbuh. Kegiatan ini juga diharapkan dapat terus mempererat hubungan antarmahasiswa bahasa dan sastra daerah di seluruh Indonesia.

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap kebudayaan diharapkan terus menjadi landasan bagi mahasiswa untuk berkarya serta berkontribusi dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia.

 

Indonesia beragam, Imbasadi menyatukan.

 

Penulis           : Haryo Untoro
Editor             : Haryo Untoro