• Universitas
  • Portal Akademik
  • Perpustakaan Universitas
  • Webmail
  • Arnawa
  • UM UGM
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Halaman Muka
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Tujuan
    • Keunggulan
    • Prospek Karier
    • Staf Pengajar
  • Akademik
    • Alur Kurikulum
    • Sebaran Mata Kuliah
    • Capaian Pembelajaran
    • Informasi Perkuliahan dan Administrasi
    • KONFERENSI DAN KEGIATAN INTERNASIONAL
    • Kalender Akademik
  • KPPB
    • Kerjasama
    • Pengabdian
      • Pengabdian Masyarakat
      • Siniar (Anarka Lālitya)
    • Penelitian
      • Penelitian Staf Pengajar
      • Arsip Kajian Jawa – Arnawa
    • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
    • Hasil Survey Mahasiswa
    • HMJ Kamastawa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Karya Mahasiswa
    • Kanal Youtube
    • Kanal Instagram
  • Alumni
    • Profil Alumni
  • Kontak
  • Beranda
  • Mahasiswa
  • Mahasiswa Inspirasi : Kintan Dewinta Putri Sebagai Runner-Up 1 Putri IMBASADI 2023-2024

Mahasiswa Inspirasi : Kintan Dewinta Putri Sebagai Runner-Up 1 Putri IMBASADI 2023-2024

  • Mahasiswa
  • 6 Juni 2023, 11.23
  • Oleh: haryountoro
  • 0

(Kintan Dewinta Putri berpasangan dengan Ketut Teguh Virgiawan (UNDIKSA) sebagai peraih posisi runner-up 1 Putra Putri Imbasadi 2023-2024)

Kintan Dewinta Putri, mahasiswa Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa di Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun angkatan 2022, berhasil meraih posisi runner-up 1 Putri Imbasadi dalam acara Sarasehan Nusantara X yang diselenggarakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Pada tahun ini, delegasi UGM mengirimkan Bima Muslih Wicaksono dan Kintan Dewinta Putri sebagai peserta Putra Putri Imbasadi.

Menjadi Putra Putri Imbasadi tidak hanya mengandalkan penampilan yang menawan. Para peserta diharuskan memiliki kecerdasan dan visi misi yang kuat dalam mempelajari serta mempromosikan kebudayaan dan bahasa daerah Indonesia.

Tahapan pertama dalam kompetisi ini adalah menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, diantaranya adalah membuat esai mengenai opini terhadap tema Sarasehan Nusantara Imbasadi, yaitu Pusparagam tradisi nusantara. Selain itu, mereka juga harus membuat video public speaking tentang visi dan misi, motivasi, serta memberikan orasi singkat. Selain itu, para peserta Putra Putri Imbasadi juga harus berkolaborasi untuk menampilkan minat dan bakat mereka dalam satu video.

(Wawancara Putra Putri Imbasadi)

Tahapan kedua adalah wawancara mendalam yang berkaitan dengan diri para peserta Putra Putri Imbasadi sendiri. Kintan mengungkapkan, "Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara lebih seperti studi kasus dan berkaitan dengan cara menghadapi masalah serta kepribadian masing-masing peserta."

(Parade Putra Putri Imbasadi 2023-2024)

Selanjutnya, dilakukan penyisihan menjadi 5 besar melalui parade Putra Putri Imbasadi pada hari Rabu, 31 Mei 2023. Dalam tahap penyisihan menjadi 3 besar, semua calon Putra Putri Imbasadi harus menjawab pertanyaan yang diundi secara acak.

Setelah itu, untuk menentukan siapa yang akan menjadi Putra Putri Imbasadi, peserta tiga besar diharuskan menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris yang kemudian diakhiri dengan penganugerahan gelar Putra Putri Imbasadi 2023-2024 kepada peserta yang terbaik.

Meskipun telah ada yang ditetapkan Putra Putri Imbasadi 2023-2024, namun seluruh Putra Putri Imbasadi baik yang bergelar runner-up ataupun peserta yang belum terpilih, akan tetap berkontribusi dalam memperkenalkan budaya dan bahasa daerah di Indonesia.

Menyinggung program kerja Putra Putri Imbasadi, Kintan menerangkan "Berdasarkan program kerja Imbasadi yang saya ketahui, nantinya para Putra Putri Imbasadi akan terlibat dalam kegiatan pengajaran. Namun, belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai tempatnya. Selain itu, Putra Putri Imbasadi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi lebih dalam komunitas Imbasadi, seperti melestarikan budaya dan kesenian di daerah masing-masing,"

Kintan juga berbagi rencananya ke depan, "Rencana awal saya adalah lebih mengenalkan Imbasadi kepada sesama mahasiswa, termasuk adik tingkat. Selain itu, saya juga akan berusaha menjadi contoh teladan dalam seni dan budaya."

Bagi Kintan, meraih posisi runner-up 1 Putri Imbasadi seperti sebuah anugerah. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian saya sebagai runner-up 1 Putri Imbasadi. Saya tidak menyangka karena saya merasa bahwa usaha dilakukan belum seoptimal yang saya harapkan," ungkap Kintan.

"Dan saya juga merasa bangga bisa berpartisipasi dalam acara Sarasehan Nusantara Imbasadi ke-10. Saya senang mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan tentang budaya dan sastra daerah serta menjalin persahabatan dengan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia," tambahnya.

Tags: Imbasadi

Recent Post

  • Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Raih Penghargaan dalam Temu Budaya Nusantara XXXII di UNS
    Oktober 19, 2026
  • Menggali, Mengenali, serta Memahami Kembali Batik Nusantara Melalui Seminar Nasional Hari Batik 2026
    Oktober 6, 2026
  • Berawal dari Mata Kuliah Tradisi Lisan, Ghibran Arsha Daffa’ Musaffa’ Menghidupkan Kembali Tradisi Gejog Lesung
    September 30, 2026
  • Bersama Titik Renggani, Mahasiswa Diajak Memahami Geliat Sastra Jawa dalam Siaran Radio
    September 28, 2026
  • Abhiseka Kramasisya 2026: Menyambut Mahasiswa Baru melalui Pengenalan dan Ekspresi Seni
    September 20, 2026

Kalender

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Ujian Masuk UGM
  • PPSMB
  • Alumni
  • Jurnal Humaniora
Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Rilis Berita

  • Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM Raih Penghargaan dalam Temu Budaya Nusantara XXXII di UNS
    Oktober 19, 2026
  • Menggali, Mengenali, serta Memahami Kembali Batik Nusantara Melalui Seminar Nasional Hari Batik 2026
    Oktober 6, 2026
  • Berawal dari Mata Kuliah Tradisi Lisan, Ghibran Arsha Daffa’ Musaffa’ Menghidupkan Kembali Tradisi Gejog Lesung
    September 30, 2026
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Departemen Bahasa dan Sastra
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta
Telp : 0274-901134 Ext. 110, Fax : 0274-550451, WhatsApp : 08135932426
Email : nusantara@ugm.ac.id

© 2025 Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa FIB UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY